Ekonomi & TeknologiFeaturedLensa Nusantara

Minyak Goreng Sulit Puluhan Warga Banyuwangi Rela Antri Berjam Jam 

Screenshot_2024-06-16-16-20-23-29_c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

 

BANYUWANGI- Demi mendapatkan minyak goreng curah di salah satu toko pengecer yang berada di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (19/3/2022).Puluhan warga di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, rela ngantre berjam-jam

IMG-20240425-WA0040

Masyarakat datang berbondong-bondong membawa jerigen berbagai ukuran hingga galon mineral untuk mendapatkan minyak goreng curah yang dijual Rp 15.300 per kilonya ini.

Abdul Karim (62) yang ikut membeli, mengaku sudah sangat lama mengantre demi mendapatkan minyak goreng tersebut.

“Saya mulai ngantre sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.50 WIB, berjam-jam sudah dan panas-panasan juga tadi,” kata warga asal Desa Boyolangu, Kecamatan Giri ini.

Pantauan di lapangan, ada juga ibu-ibu yang membawa balitanya rela jauh-jauh datang dari Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, hanya untuk mendapatkan minyak goreng curah tersebut.

iklan dalam

Maryati (32), menurut dia baru pertama kali ini sampai ngantri berjam-jam untuk membeli minyak goreng curah.

“Saya langganan sekitar 2 tahunan disini. Baru sekarang ini ngantre, kalau kemarin tidak sampai setengah jam ngantrinya sudah kita sudah di layani, ” kata Maryati.

Sementara itu hal senada di ucapkan Linda (41), menurutnya minyak goreng kini sulit didapat, sehingga rela mengantre untuk bisa dijual kembali ke konsumen.

“Saya sampai disini sejak pukul 10.00 WiB, dari pagi udah banyak yang ngantri. Kami belinya Rp 15.300, kalau dijual lagi paling ya dapat untung Rp 1.000 per kilonya,” kata warga Kecamatan Kalipuro ini.

Sementara kasir toko pengecer minyak goreng curah, Sinta menyampaikan, rata-rata para pembeli ini adalah pedagang dan penjual gorengan.

“Kita jual per kilonya itu Rp 15.300. Kalau sebelum langka kita jual Rp 12.100,” sebutnya.

Menurutnya, sejak toko dibuka pukul 08.00 WIB sudah banyak warga yang mengantri. Penjualan minyak goreng curah inipun dibatasi agar para pembeli kebagian.

“Kita jualnya per kilo. Tadi dibatasi 60 kilo per orang, karena yang ngantri tambah banyak, kita batasi 20 kilo, supaya kebagian semua,” pungkas dia. (mam)

IMG-20240429-WA0000

Related posts

Sekolah Dasar Negeri 02 Gunungmalang,Nur Aini : Kapan TNI Kesini Lagi

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kodim 0824/Jember Dampingi Panen Padi

LMS Berdikari Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Bantuan Instalasi Rumah

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih