page contents
6 Desember 2019
tapalkudapost.com
Featured Lensa Nusantara Olahraga

Srikandi Glingseran Bawa Pulang Medali Kejuaraan Pencak Silat Internasional

Bondowoso – Tak banyak diketahui masyarakat bahwa Bondowoso memiliki bibit atlet Pencak Silat potensial. Masih sangat muda, namun mengantongi banyak pengalaman , baik nasional maupun internasional.


Pesilat muda berbakat itu Nur Sasmitha. Setelah . Mulai dari Kejuaraan Nasional Pencak Silat, Malang Championship hingga internasional. Prestasi yang sangat membanggakan bagi Masyarakat. Bondowoso diraihnya di ajang Bali International Championship yang diselenggarakan di di Pulau Bali pada 26-28 Juli 2019.


Atlet muda asal Desa Glingseran Kecamatan Wringin,Bondowoso Jawa Timur ini menyukai olahraga tersebut sejak masih duduk di Bangku SD.

Dukungan keluarga membuatnya semangat untuk bergabung ke Perguruan Kera Sakti guna mengasah kemampuan. Tak cukup di situ, pemudi yang akrab disapa Nur ini juga rutin menjalani latihan di rumah dan sering pula menonton berbagai pertandingan Pencak Silat.


Hasilnya, ia mendapatkan medali perunggu di Kejuaraan Nasional Pencak Silat, Malang Championship . Prestasi tersebut tidak lantas membuatnya puas. Pengalaman bertanding itu terus mengasah kemampuan supaya lebih bagus dalam bermain dan kini Nur kembali memperoleh medali perunggu pada ajang Bali International Championship.


Meski tak mendapatkan medali emas namun sang pelatih dari Perguruan Pencak Silat Kera Sakti Samsul, menyampaikan bahwa rasa haru yang sangat mendalam.
“Saya terharu sekali menyaksikan Nur Sasmita bertanding dan memperoleh medali .Menjadi atlet bukan hanya harus memiliki skill dan kemampuan yang tinggi. Tapi, semangat, ketekunan, kesabaran, mental, dan pengalaman juga dibutuhkan. Itu bisa didapatkan dengan belajar atau membaca buku,” ujarnya.


Dia berharap, prestasi tersebut bisa menjadi dorongan bagi atlet muda Bondowoso untuk lebih semangat berlatih agar bisa meraih juara.Juga menjadi pemicu bagi KONI Bondowoso pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.


“Selama ada kemauan, kata dia, tekad yang kuat dan berdoa, prestasi itu akan datang dan bisa didapatkan,Terimakasih juga kepada Kepala Desa Glingseran yang memeberikan suport penuh kepada segenap atlet yang kami bawa ke Bali, mengingat atlet berasal dari beberapa desa, dan hanya Kepala Desa Glingseran yang antusias mulai dari persiapan hingga usai pertandingan,” ungkapnya.


Terpenting, kata Samsul , harus tetap rendah hati, tidak sombong, dan tidak cepat puas dengan prestasi yang sudah kita dapatkan.” Saya yakin banyak atlet di Bondowoso yang bisa berprestasi perlu dukungan.Beberapa waktu lalu saya dan pak Kades sudah berupaya menghubungi KONI terkait hal ini namun hingga berangkat tidak ada tanggapan,” tegasnya.


Sementara itu Kepala Desa Glingseran Sulaedi mengungkapkan, ”Karena saya sebagai kepala desa sebagai orang tua saya hanya bisa berdoa dan mendukung agar Nur tak patah semangat dan terus berlatih untuk mengharumkan nama Bondowoso khususnya dan Indonesia pada umumnya di kancah internasional. Harapan saya beberapa tahun yang akan datang,akan mampu meraih medali emas,” ungkapnya.


Setiap Nur ikut turnamen, hal yang paling dipesan ialah supaya menjaga kesehatan, istirahat cukup, belajar, dan jangan sampai meninggalkan salat. Dia juga meminta Nur menjadi pribadi yang baik, tidak sombong, dan menghormati guru, teman, serta orang yang lebih tua darinya.


”Sebenarnya saya khawatir pendidikannya akan tertinggal. Tapi syukur, pihak sekolah mendukung prestasi Nur ,Oh ia terimakasih untuk teman-teman RSB Dewata yang dikomandan Rudy yang juga telah memberikan suport hingga Nur bisa meraih juara di Bali International Championship,” ucapnya.

IklanPost

Related posts

Usai Pimpin Upacara Penutupan TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Pangdivif 2 Kostrad Tanam Pohon Bersama

Tapalkudapost

Mantan KS SMKN 1 Banyuputih Terancam Dilaporkan

Tapalkudapost

Deklarasi #2019GantiPresiden di Banyuwangi Batal Digelar

Tapalkudapost