Perkuat Kepedulian Sosial, Pemkab Bondowoso Salurkan Santunan untuk 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa
Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.
Melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bondowoso, pemerintah daerah menyalurkan santunan kepada 1.500 anak yatim dan dhuafa. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Pendopo Raden Bagus Assra, Kabupaten Bondowoso, Senin (16/3/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fatur Rozi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial selain memperkuat hubungan spiritual kepada Tuhan.
“Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan dan rahmat. Pada bulan ini kita tidak hanya meningkatkan hubungan vertikal dengan Sang Pencipta, tetapi juga mempererat hubungan horizontal melalui kepedulian sosial kepada sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu ciri orang yang bertakwa adalah kesediaan untuk berbagi kepada orang lain, baik dalam kondisi lapang maupun sempit.
“Ciri orang bertakwa adalah mereka yang mampu menafkahkan sebagian hartanya, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Melalui kegiatan ini, kita berupaya menumbuhkan nilai-nilai tersebut agar menjadi fondasi karakter masyarakat Bondowoso yang lebih humanis dan peduli,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan PDAM Bondowoso, Diki Erfan, menjelaskan bahwa pada tahun ini PDAM menyalurkan sebanyak 1.500 paket santunan yang berisi kebutuhan pokok serta bantuan uang tunai.
Ia menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan melalui dua mekanisme agar dapat menjangkau masyarakat secara luas, termasuk hingga wilayah pelosok.
Sebanyak 1.000 paket santunan disalurkan melalui unit pelayanan PDAM yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Sedangkan 500 paket lainnya diberikan secara simbolis dalam acara puncak yang digelar di Pendopo Kabupaten Bondowoso.
Diki mengungkapkan, total dana yang dialokasikan dalam kegiatan sosial tersebut mencapai ratusan juta rupiah yang bersumber dari berbagai kontribusi internal PDAM.
Adapun rinciannya yakni dana operasional PDAM sebesar Rp150 juta, operasional tukang karya PDAM sebesar Rp100 juta, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PDAM sebesar Rp125 juta.
“Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan kami”
Pihaknya berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di bulan Ramadan, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara kita kaum dhuafa di seluruh wilayah Bondowoso,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama PDAM berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.



















