page contents
20 Oktober 2020
tapalkudapost.com
Featured Olahraga

3 Penyebab Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2018

JERMAN secara tidak terduga tersingkir dari Piala Dunia 2018, meski berstatus sebagai juara bertahan. Setelah melalui tiga pertandingan di Grup F, Die Mannschaft –julukan Jerman– hanya mengoleksi tiga angka dan terbenam di dasar klasemen.

Pelatih Jerman, Joachim Low, jadi sasaran utama setelah kegagalan Jerman melaju ke fase knockout. Setidaknya ada tiga penyebab hingga akhirnya Jerman tersingkir di fase grup, sekaligus melanjutkan kutukan juara bertahan yang sudah berlangsung pada tiga edisi terakhir Piala Dunia. Apa saja?

Berikut 3 penyebab Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2018:

3. Minim Kreativitas

Ragam Ekspresi Pemain Jerman Usai Disingkirkan Korsel dari Piala Dunia 2018

Gelandang-gelandang Jerman kurang memiliki kreativitas. Saat dikalahkan Meksiko, Ozil tampil tidak dengan determinasi. Sementara itu saat mengalahkan Swedia 2-1, serangan Jerman terlalu terpaku melalui sayap, karena tak memiliki playmaker murni di laga tersebut.

Begitu juga saat dikalahkan Korsel di laga terakhir. Ozil yang diharapkan dapat menampilkan performa terbaik, kembali melempem. Strategi parkir bus yang diterapkan Korsel benar-benar membuat Jerman kesulitan. Padahal, jika Ozil dapat unjuk gigi, pertahanan Taeguk Warriors –julukan Korsel– bukan tak mungkin dapat ditembus.

2. Low Banyak Ubah Komposisi Pemain

Korea Selatan Singkirkan Jerman dari Piala Dunia 2018 lewat Skor 2-0

Low terlalu banyak mengubah komposisi pemain di Piala Dunia 2018. Setelah Jerman kalah 0-1 dari Meksiko pada laga pertama, Low mencadangkan Sami Khedira dan Mesut Ozil di laga selanjutnya kontra Swedia. Saat itu, posisi kedua pemain senior tersebut digantikan Sebastian Rudy dan Julian Draxler.

Kemudian, langkah lebih ekstrem dibuat Low pada laga ketiga kontra Korea Selatan (Korsel). Low membuat lima perubahan starting XI ketimbang saat menghadapi Swedia! Hasilnya, Jerman takluk 0-2 dari Korsel.

Banyaknya perubahan pemain membuat tim terlihat tidak solid. Padahal, saat Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, hampir di setiap pertandingan Low memainkan pemain-pemain yang itu-itu saja, alias sudah memiliki The Winning Team.

3.Tidak Miliki Penyerang Tangguh

Ragam Ekspresi Pemain Jerman Usai Disingkirkan Korsel dari Piala Dunia 2018

Sebenarnya, masalah di atas sudah dialami Jerman di Piala Dunia 2014. Akan tetapi, saat itu gelandang-gelandang Jerman seperti Ozil, Khedira dan Toni Kroos dapat menutupi kekurangan tersebut dengan beberapa kali mencetak gol-gol penting. Selain itu, Thomas Muller yang berposisi sebagai winger juga tampil apik saat beberapa kali berperan sebagai false nine. Terbukti di Piala Dunia 2014, Muller sanggup mengemas lima gol.

Akan tetapi, keistimewaan yang dimiliki Jerman empat tahun lalu tidak dipunyai mereka saat ini. Dua penyerang utama Jerman, Timo Werner dan Mario Gomez tampil melempem. Bahkan demi memberi tempat kepada Gomez, Werner harus rela bermain agak melebar. Sementara itu, gelandang yang bersinar empat tahun lalu seperti Ozil dan Khedira justru tampil buruk.(Ram)

IklanPost

Related posts

Geladak Kancil Jawara, Inovasi Bondowoso Atasi Anak Putus Sekolah Daerah Pinggiran

Tapalkudapost

17 KK Rapid Test Reaktif di Desa Olean Dapat Bantuan Rp 50 Ribu dan Sembako

Tapalkudapost

Danramil 0822/01 Bondowoso Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RUTILAHU di Desa Kembang

Tapalkudapost