page contents
25 Oktober 2020
tapalkudapost.com
Featured Lensa Nusantara Peristiwa

Tolak Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Lakukan Teatrikal Bakar Keranda di Depan Gedung DPRD Bondowoso

 

BONDOWOSO – Kantor DPRD Bondowoso kembali luruk masa penolak Omnibus Law Cipta Kerja .

Aksi tersebut datang dari berbagai organisasi mahasiswa seperti HMI, GMNI, IMM, IPM dan GSNI.

‘Seruan Aksi Bondowoso Memanggil’ tiba di gedung DPRD Bondowoso pukul dan teaterikal membakar keranda yang menggambarkan kesengsaraan rakyat akibat UU Cipta Kerja.

Usai membakar keranda sebagai tanda matinya akal sehat anggota DPR, mereka meminta masuk gedung DPRD untuk menggelar sidang rakyat. Melantangkan penolakan Omnibus Law kepada anggota DPRD.

Kendati mahasiswa memaksa masuk ke gedung DPRD , mereka dihadang polisi beratribut pengamanan lengkap. Sejumlah kendaraan water canon dan pagar berduri juga disiapkan guna menghadang jika mahasiswa memaksa masuk.

Ikalan Didalam

“Kenapa kami tidak diperbolehkan masuk? Padahal kita mau menyampaikan keluh-kesah rakyat,” teriak sanh orator.

Kedatangan ratusan mahasiswa tersebut ditemui oleh Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir dan , aliansi mahasiswa meminta DPRD Bondowoso untuk mendesak Presiden Jokowi maupun DPR-RI mencabut UU Cipta Kerja sesuai dengan mekanisme hukum.

Dhafir memastikan seruan penolakan yang dilakukan telah ditampung untuk kemudian dilaporkan ke DPR-RI. Menurutnya, dalam hal ini pihaknya tidak punya wewenang sedikitpun atas disahkan UU tersebut. Melainkan hanya bisa menampung aspirasi untuk kemudian disampaikan kepada DPR-RI.

“Kita tidak punya wewenang untuk menolak, tapi kita punya tanggung jawab untuk menerima aspirasi dari masyarakat” pungkasnya.

IklanPost

Related posts

Siapkan ke Tingkat Provinsi, Kejuaraan Drum Band Kapolres Bangkalan Cup 2019 di Gelar

Tapalkudapost

Babinsa Petung dan BPBD Bagikan Logistik Warga yang Rumahnya Roboh

Tapalkudapost

IKTIKAF BERSAMA KHR AZAIM  IBROHIMY DI MASJID JAMI’ BAITURRAHMAN BESUKI

Tapalkudapost