Beranda Lensa Nusantara Dinsos P3AKB Bondowoso Gas Pol Monitoring Data Siapkan Lomba Rumah DataKu

Dinsos P3AKB Bondowoso Gas Pol Monitoring Data Siapkan Lomba Rumah DataKu

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso terus menggencarkan monitoring data kependudukan di seluruh wilayah. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan mengikuti lomba Rumah Data Kependudukan (RDK)

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, dr. M. Imron, melalui Kabid KSPPKB Ani Farmadiani,S.ST,Bdn,M.M menjelaskan bahwa Rumah Data Kependudukan dan Informasi Keluarga (Rumah DataKu) memiliki peran strategis di tingkat desa atau kelurahan, khususnya di Kampung KB.

“Rumah DataKu merupakan pusat data sekaligus pusat intervensi berbagai permasalahan kependudukan di tingkat mikro,” ujar Ani usai melakukan monitoring di Balai KB Kecamatan Maesan, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, fungsi utama Rumah DataKu adalah mengelola data kependudukan secara valid dan mutakhir, meliputi aspek demografi, keluarga berencana, hingga pembangunan keluarga.

Data tersebut menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, intervensi stunting, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Ani, monitoring dilakukan secara rutin dan bergantian di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas data tetap terjaga.

“Setiap hari kami melakukan monitoring secara bergiliran agar data yang tersedia selalu akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa fungsi utama Rumah DataKu, di antaranya sebagai pusat pengumpulan dan pembaruan data yang dilakukan oleh kader desa secara rutin, baik data primer, sekunder, maupun administrasi kependudukan.

Selain itu, Rumah DataKu juga berfungsi sebagai pusat analisis dan penyajian data. Data yang terkumpul diolah menjadi grafik, peta, atau tabel yang mudah dipahami oleh pemerintah desa dalam pengambilan keputusan.

“Data tersebut menjadi dasar penentuan sasaran program, seperti percepatan penurunan stunting melalui program DASHAT serta penanggulangan kemiskinan ekstrem,” tegas Ani.

FB_IMG_1773966750014

Rumah DataKu juga berperan sebagai media edukasi bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman terkait wawasan kependudukan.

Dalam operasionalnya, Rumah DataKu dikelola oleh kelompok kerja (Pokja) di bawah Kampung KB dan dibina oleh Penyuluh KB.

Kader secara berkala melakukan pemutakhiran data yang kemudian dilaporkan melalui aplikasi New SIGA (Sistem Informasi Keluarga) milik BKKBN.

Adapun data yang dikelola meliputi data demografi seperti jumlah penduduk, struktur usia, dan jenis kelamin; data keluarga berencana seperti cakupan akseptor KB dan pasangan usia subur; serta data pembangunan keluarga, termasuk balita stunting, remaja, dan lansia.

Ani menegaskan bahwa keberadaan Rumah DataKu sangat penting dalam mendukung kebijakan berbasis data (evidence-based policy) di tingkat desa.

“Monitoring ini bukan semata-mata karena lomba, tetapi karena data merupakan hal yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan,” pungkasnya.

Untuk diketahui Bondowoso akan menyertakan dua kecamatan yaitu Kecamatan Maesan dan Kecamatan Wonosari.

Bondowoso tahun ini untuk Rumah Dataku mempersiapkan 2 kecamatan  Maesan dan Wonosari

Penulis : adhex

images (15)