Bondowoso — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, melakukan evaluasi terhadap capaian target kinerja serta realisasi belanja pada Triwulan I Tahun 2026. Evaluasi ini merupakan bagian dari kegiatan rutin pemerintah daerah untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.
Fathur Rozi menyampaikan bahwa evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari capaian target kinerja perangkat daerah, realisasi belanja, hingga indikator lain seperti Pendapatan Bumi dan Bangunan (PBB).
“Secara umum, dari bulan pertama ini kita bersyukur masih on the track, meskipun tetap diperlukan peningkatan kinerja,” ujarnya,Rabu,15/04/2026.
Ia menegaskan bahwa awal tahun menjadi fase penting untuk melihat arah capaian kinerja ke depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya percepatan dan perbaikan sejak dini, khususnya dalam hal realisasi anggaran.
Menurutnya, realisasi belanja menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah pun menekankan strategi percepatan realisasi belanja agar dampaknya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Realisasi belanja ini menjadi bagian penting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi, sehingga perlu terus didorong,” katanya.
Dalam evaluasi tersebut, Pemkab Bondowoso juga memetakan perangkat daerah dengan capaian terendah sebagai bahan perbaikan. Meski demikian, secara keseluruhan kinerja masih dinilai berada pada jalur yang direncanakan.
Adapun realisasi belanja hingga Triwulan I tercatat sekitar 17 persen. Angka tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar target tahunan dapat tercapai secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kinerja dan mempercepat pelaksanaan program, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.











