Beranda blog Halaman 84

Diduga Merugikan Negara 350 Juta, Mantan Kades Ditetapkan Jadi TSK oleh Kajari Bondowoso

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bondowoso akhirnya menahan mantan Kepala Desa (Kades) Maskuning Kulon (Maskul) UR.

Ia menjadi tersangka dugaan korupsi bantuan sosial alat mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor roda 4 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2016.

Hal itu disampaikan oleh Dwi Hastaryo, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bondowoso saat menggelar peress realis di kejari setempat, Rabu (12/6/2024)

Menurutnya bantuan sosial Alsintan berupa traktor roda 4 itu awalnya memang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI kepada kelompok tani Tani Maju II di Desa Maskul.

“Berdasarkan SK Penetapan CPCL Penerima Bantuan Alsintan TA. 2016 Nomor : 551/SK.430/B.K/06/2016 tanggal 16 Agustus 2016, di Kabupaten Bondowoso terdapat 4 (empat) kelompok tani yang ditetapkan memperoleh bantuan sosial Alsintan berupa traktor roda 4, salah satunya adalah Kelompok Tani Maju II di Desa Maskuning Kulon, Kecamatan Pujer,” paparnya.

Selanjutnya dilaksanakan proses penyaluran dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia ke Kelompok Tani tersebut, yang pada saat itu penyerahannya melalui Dinas Pertanian Bondowoso.

Dikatakan Alsintan traktor roda 4 itu diserahkan langsung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso atas nama H. Hendarto kepada Ketua Kelompok Tani Maju II atas nama ketuanya Sri Mulyani.

“Setelah bantuan Traktor Roda 4 tipe Yanmar Model EF 393 T, Motor Penggerak Merk Yanmar Model 3TNV88 (39HP) Nomor Rangka: 600589 Nomor Mesin: 03943A diterima oleh Sri Mulyani dari Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, kemudian Traktor R4 tersebut diambil dengan secara melawan hukum oleh tersangka yang saat itu menjabat sebagai Kepala Desa Maskuning Kulon,” imbuhnya.

Namun setelah traktor R4 tersebut sudah di rumah mantan Kades maskul itu, kemudian selanjutnya sekitar bulan Maret tahun 2017, UR memindah tangankan traktor Roda 4 bantuan milik Kelompok Tani Maju II kepada seseorang yang belum diketahui identitasnya, di Desa Pengarang dengan dijual atau disewa untuk kepentingan pribadi .

FB_IMG_1773966750014

Padahal aturannya, bantuan Traktor Roda 4 tidak diperkenankan untuk dialihkan, dipindah tangankan, diperjualbelikan, atau digadaikan. Namun kenyataanya bantuan Alsintan itu dijual oleh oknum mantan kades Maskul kepada pihak lain, sehingga kelompok Tani Maju II tidak dapat mendapatkan manfaatnya.

“Dalam kurun waktu antara tanggal 26 Agustus 2016 sampai dengan saat ini, Kelompok Tani Maju II, selaku penerima bantuan sosial Traktor Roda 4 tipe Yanmar Model EF 393 T, Motor Penggerak Merk Yanmar Model 3TNV88 (39HP) Nomor Rangka: 600589 Nomor Mesin: 03943A, tidak pernah menguasai, menerima manfaat atas bantuan tersebut karena diselewengkan mantan Kades Maskuning Kulon,” ujarnya.

Diterangkan bahwa dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bondowoso, penyidik berhasil mengamankan dan menyita Traktor Roda 4 dari penguasaan UR pada tanggal 06 Mei 2024 yang beralamat di Jalan Maskuning Timur, Kecamatan Pujer.

Tak tanggung-tanggung, akibat perbuatan oknum mantan Kades Maskul tersebut, total kerugian negara dari kasus penggelapan bantuan Alsintan tersebut mencapai Rp 350 juta.

Saat ditanya apakah UR menyebut orang lain saat diperiksa? Tegas Dwi Hastaryo menjawab ,”Dia Manusia dan tidak bisu,kita tunggu fakta dipersidangan,” katanya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang sudah ada di kejaksaan pihaknya menyebut nomer mesin BB terindikasi masih gelap dan pihaknya berjanji akan menyampaikan jika ditemukan bukti-bukti baru

“Atas perbuatannya, Unang Raharjo dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 tahun 1999 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan badan. Untuk informasi maupun pendalaman selanjutnya nanti akan dibuktikan di persidangan,” pungkasnya.

Pihaknya mengimbau kepada para kades jangan melakukan kegiatan diluar undang-undang ,namun jika ditemukan melakukan hal diluar undang-undang pihaknya tidak segan-segan bertindak tegas.

images (15)

Kadispendik Minta Operator Dapodik Selalu Update Data

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso Haeriyah Yuliati meminta Operator Dapodik untuk selalu update data .

Pasalnya kata Perempuan yang juga menjabat PJ Sekda Bondowoso ini menghawatirkan bila operator Dapodik jarang Update data Dapodik ada program dari kementrian terlewati.

“Untuk saat ini ,seluruh program di Dinas Pendidikan harus melalui aplikasi jadi harus melalui dapodik dulu, entah itu berupa bantuan ataupun rehab tidak bisa secara manual ,”tegasnya saat diskusi di acara A Beg Rembeg di Hutan Pelangi Kecamatan Sumberwringin , Rabu 12/06/2024.

Menurutnya tidak seperti dulu lagi mengirimkan proposal

FB_IMG_1773966750014

” Semuanya harus on line melalui dapodik , jadi tingkat kerusakan itu menjadi tolak ukur untuk bisa segera direalisasi, maka sekolah melalui operator itu harus selalu update jangan sampai waktu yang diberikan oleh kementrian terlewat begitu saja,”paparnya.

Ia juga membahas terkait absen ,sebenarnya kebijakan tersebut sudah lama karena managemen ASN itu berlaku juga bagi guru sebagai ASN.

” Ketika siswa tidak masuk sekolah tidak boleh kosong ,masalah absen ya harus absen karena itu kewajiban, yang penting sekolah tidak boleh kosong silahkan diatur kami sudah begitu luwes, diatur bagaimana baiknya sewaktu waktu ada kunjungan tetap ada aktifitas dan bertanggung jawab intinya tidak menyalahi aturan,”pungkasnya.

images (15)

Jelang Idul Adha, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Bondowoso Stabil

Oplus_2
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Menjelang Iduladha, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Bondowoso terpantau relatif stabil.

Hal itu diketahui ketika PJ Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto,PJ Sekda Haeriyah Yuliati dan Kepala Diskoperindag Munandar beserta jajaran meninjau di Pasar Induk Bondowoso,Pasar Wonosari dan pasar desa Sukosari ,Rabu 12/06/2024.

Dari pantauan saat sidak pasar ,harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil seperti harga beras curah yang masih di harga Rp 12-13 ribu per kilogram. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya yang harganya stabil yakni minyak goreng kemasan maupun minyak goreng curah dan gula pasir.

FB_IMG_1773966750014

“Jelang Iduladha, beras dan minyak masih stabil, tutur, pedagang Pasar Sukosari

Meskipun sejumlah komoditas bahan pokok terpantau stabil, namun pedagang mengaku daya beli masyarakat cenderung turun sebab bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah. Masyarakat cenderung membeli kebutuhan bahan pokok dengan cara mengecer.

Sementara itu Kepala Diskoperindag Bondowoso yang turut hadir memantau langsung membenarkan harga kebutuhan pokok memang masih stabil.

images (15)

Naik Jeren Kencak Hingga Wacana Pelantikan di Tempat Wisata Warnai Acara A Beg Rembeg

Oplus_0
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO –Hadiri A Beg Rembeg PJ Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto disambut Kesenian Jeren Kencak

Untuk diketahui Jeren Kencak sendiri serapan dari Bahasa Madura, yang artinya kuda jingkrak. Kesenian ini biasanya dipertontonkan saat pesta perkawinan, selamatan desa, sunatan, karnaval, serta berbagai macam perayaan dan selamatan yang lain.

Biasanya, kuda dalam atraksi Jeren Kencak tersebut dipasangi aksesoris berupa sayap buatan. Sehingga tampak seperti Pegasus atau kuda bersayap, seperti yang ada dalam mitos Yunani.

Dipandu oleh seorang pawang, Jeren Kencak biasanya menunjukkan atraksinya dengan cara berjingkrak-jingkrak, sambil diikuti musik tradisional gong, gendang, dan dipadukan dengan alat musik tradisional lainnya.

Tak hanya berjingkrak, juga bisa menunjukkan atraksi yang lain. Misalnya berdiri, duduk, bersujud (nyempe), dan bergendong ke pawangnya.

Untuk sampai di lokasi A Beg Rembeg PJ Bupati Bondowoso menunggangi Jeren Kencak selanjutnya menuju stand UMKM dan melakukan Diskusi bersama petani.

FB_IMG_1773966750014

Keluhan petani antara lain infrastruktur, dikatakan bahwa pihaknya berupaya memperbaiki infrastruktur.

“Kita akan coba dari CSR bank agar bisa menambah perbaikan infrastuktur selain dari APBD maupun APBN,”tegasnya.

Selain itu dalam acara A Beg Rembeg ,Rabu 12/06/2024 muncul wacana bahwa pelantikan pejabat tidak harus di pendopo.

“Tujuannya adalah mempromosikan wisata seperti hutan pelangi ini kan layak dijadikan pilihan,kenapa tidak ,”pungkasnya.

 

 

images (15)

Arokat Petik Kopi Tanda Kebangkitan BRK Reborn

Oplus_2
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar acara Arokat Petik Kopi.Acara tersebut menandakan bahwa Pemkab Bondowoso masih peduli untuk kembali membangkitkan Bondowoso Republik Kopi (BRK) setelah beberapa tahun fakum.

Pj Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto menginisiasi untuk menghidupkan kembali BRK dengan sebutan BRK Reborn.

Pihaknya bersama BI, Forkopimda, Bank Jatim, Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) dan instansi terkait lainnya mengikuti acara Arokat Petik Kopi , dengan memanen dan minum kopi bersama di Dusun Darungan Desa/Kecamatan Sumberwringin, Rabu (12//2024).

Dikatakan panen kopi bagian dari upaya menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Bumi Ki Ronggo merupakan daerah penghasil kopi terbaik.

“Ada arabica, robusta, bahkan varietas yang memang jarang ada di daerah lain seperti blue mountain dan yellow caturra,” ungkapnya.

Ditegaskan bahwa penikmat kopi tidak bisa disebut penikmat jika belum menikmati Kopi Java Ijen Raung.

Untuk itu ,pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan untuk petani kopi Bondowoso. Mulai dari hulu atau petani, memberikan pendampingan untuk proses tanam, panen, dan pascapanen, termasuk juga memberikan bantuan peralatan.

FB_IMG_1773966750014

“Kami juga bekerja sama Bank Indonesia, Perhutani, APEKI, saya ingin melanjutkan kerjasama tujuh pihak,” katanya.

Selain bantuan peralatan pihaknya juga memfasilitasi melalui dinas terkait untuk pameran dan event lainnya.

“Saya ingin menghidupkan kembali dengan istilah BRK Reborn,”ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data BI Wilayah Jawa Timur, baru ada tujuh desa devisa penghasil kopi di Jatim. Enam diantaranya ada di Bondowoso.

“Kami menargetkan di Bondowoso lebih dari enam, tergantung nanti luasan lahan kopinya baik arabica maupun robusta,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, secara geografis Kabupaten Bondowoso diuntungkan dengan pertanian kopi, karena berada lereng Gunung Ijen-Raung dan Pegunungan Arguporo.

Lereng Ijen-Raung dan Lereng Argopuro sudah mendapatkan sertifikat indikasi geografis (IG) untuk pertanian kopi. Bahkan kopi dari dua wilayah Bondowoso tersebut, khususnya Ijen-Raung sudah berkualitas ekspor, dengan brand Java Ijen Raung.

images (15)

Ribuan Masyarakat saksikan Peluncuran SIKONA maskot Pilkada Bondowoso 2024

Oplus_131072
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – KPU Bondowoso menetapkan maskot pemilihan Bupati dan wakil Bupati Bondowoso “Sokona”.

Peluncuran maskot tersebut dilaksanakan di Alun-alun RBA Kironggo disaksikan ribuan Masyarakat Bumi Kironggo,Selasa 11/06/2024 malam.

Komisioner KPU Bondowoso Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sunfi Fahlawati menyampaikan bahwa pihaknya mengakomodir seniman-seniman lokal Bondowoso.

“Saya hanya ingin mengakomodir temen-temem seniman Bondowoso,ada 8 orang ketuanya ketuanya pak Fandy ,”ungkapnya.

Menurutnya di Bondowoso begitu banyak seniman yang berpotensi,jika di Bondowoso ada mengapa harus ambil diluar kota.

Sementara itu Fandy menyampaikan bahwa maskot Sikona terinspirasi dari kebudayaan desa Blimbing Topeng Kona .

Fendi juga menjelaskan makna dari maskot tersebut.

tentang sekolah yang sudah dipilih sebagai maskot Pilkada penjurusan ini terinspirasi dan digali dari aset budaya yang berasal dari Desa blimbing Kecamatan klabang Kabupaten Bondowoso asli asli insya Allah seluruh masyarakat ini ditemukan di desa tersebut di mana ada

FB_IMG_1773966750014

Menurutnya figur Sikona dimasa lalu pernah membabat Desa belimbing dan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.

*Topeng warna ini ada beberapa ornamen yang kita kenal yang kita lihat di belakang Ini yang memiliki filosofi yang pada hakekatnya bagaimana visual dari topeng berwarna ini dapat menumbuhkan kecerdasan spiritual bagi kita semua sehingga siapapun pemimpin Bondowoso akan mengambil makna dan hakikat dari simbol-simbol yang ditampilkan ,”harapnya.

Pertama kata Dia ada 3 lekuk gelung seperti yang biasa digunakan oleh seorang Adipati tetapi karena perjalanan dari Mataram menuju Desa Blimbing Sang penemunya yaitu seng atau mbah orang yang dituakan yang pertama itu menunjukkan kewibawaan seseorang sehingga berpengaruh pada tingkah lakunya.

” Yang kedua ,pada tingkat kedua itu menunjukkan bahwa yang bersangkutan atau siapapun yang memimpin pada masanya dan hingga pada masa kini adalah orang yang beribadah, budaya Jawa disebut berkepribadian nyagere (madura-red) keluasan cakrawala,”imbuhnya.

Didepan belukuk kelapa yang masih muda mengisyaratkan bahwa kaderisasi berjalan berkesinambungan bahwa satria yang bakal dipilih.

Kemudian Melati menyimpulkan bahwa seorang pemimpin memiliki kewajiban dari hati untuk ditularkan kepada masyarakat.

“Gungseng di kaki kanan ,sebagai karaktee mengerincing maka kekuatan yang akan diambil oleh langkah-langkah selanjutnya generasi yang akan memimpin kedepan, akan mengambil langkah keadilan yg berjalan secara berkesinambungan,”pungkasnya.

 

images (15)

Pukul Kentongan Tanda Dimulainya Tahapan Pilkada Bondowoso 2024

Oplus_131072
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso berkolaborasi dengan Pemkab setempat melakukan dimulainya tahapan pilkada, jingle dan maskot Pilkada 2024 yang berlangsung di Alun-alun RBA Kironggo ,Selasa 11/06/2024.

Peluncuran tersebut ditandai pemukulan kentongan oleh Komisioner KPU dan Forpimda Bondowoso.

Ketua KPU Kabupaten Bondowoso Junaidi menuturkan,27 November mendatang Kabupaten Bondowoso akan menghadapi Pilkada 2024 salah satu persiapannya yakni tahapan peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bondowoso yang baru saja diluncurkan bersama KPU Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan kali ini ia juga meminta dukungan penuh dari pemangku kepentingan Pemdakab Bondoeoso dan semua pihak untuk mendukung Pilkada 2024, sebab pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Bondowoso bukan hal yang mudah mengingat luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk Kabupaten Bondowoso.

“Kami ucapkan sekali lagi terima kasih banyak peran serta dari KPU provinsi yang dalam hal ini memberikan support system kepada kami lebih-lebih sekretariatan yang banyak memberikan kami saran dan kritik sehingga kami bisa melaksanakan Pemilu dengan baik,”ungkapnya.

Diharapkan pada tanggal 27 November akan melaksanakan gawe besar untuk Kabupaten Bondowoso untuk memilih bupati dan wakil bupati Kabupaten Bondowoso hanya 5 menit tapi 5 menit di tangan akan mempengaruhi 5 tahun yang akan datang .

“Jangan sampai salah coblos jangan sampai uang ataupun money politik yang ada di Kabupaten Bondowoso terjadi ,jika ada yang seperti itu ambillah uangnya tapi cobloslah dengan hati ,”tegasnya.

FB_IMG_1773966750014

Acara yang dimeriahkan Letto tersebut juga diwarnai peluncuran jinggle dan maskot sikona untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur,bupati dan wakil bupati Bondowoso 2024.

Ditempat yang sama Habib Rohan KPU provinsi Jawa Timur juga memberikan tagline dalam pelaksanaan Pilgub atau Pilkada 2024 Jawa Timur adalah “Gembira Memilih Langsung” .

Mari kita ajak masyarakat Kabupaten Bondowoso menyukseskan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Bondowoso.

Kami atas nama KPU Provinsi Jawa Timur juga mengaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Bondowoso karena pada pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar bahkan tingkat partisipasi masyarakat meningkat.

 

 

 

images (15)

Gaungkan Slogan “Reng Sareng Ka Pong Lompong” KPU Bondowoso Gelar Apel Kesiapan Pilkada 2024

oplus_2
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Gaungkan “Nyara Areng Sareng ke Pong Lompong KPU Bondowoso Gelar Apel Kesiapan Pilkada 2024 di Alun-alun RBA Kironggo ,Selasa 11/06/2024.

Ketua KPU Bondowoso ,Junaedi mengajak segenap penyelenggara Pemilukada menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupatí Bondowoso
Tahun 2024 dengan peran, kewajiban tugas, dan fungsi masing-
masing.

“Kegiatan ini sebagai langkah awal untuk bersinergi dan meningkatkan kolaborasí dalarn penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 yang akan diselenggarakan pada 27 Novermber 2024.,”ungkapnya.

Menurutnya ini mencerminkan sínergi,
kolaborasi, toleransi, dan gotong royong menuju Pemilihan Bupatí
dan Wakil Bupati Bondowoso dengan tagline “Reng Sareng Ka Pong
Lompong”.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak
komponen masyarakat Bondowoso untuk bersama-sama, bahu
membahu menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Mari kita
menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan baik.
Namun, hal itu perlu ditambah dengan komunikasi yang baik
sehingga kekurangan tugas kita bisa dilengkapi dengan saran yang
membangun. Tantangan kita semakin banyak di antaranya adalah
bagaimana menangani berita hoax dalam Pilkada Seretak 2024,”paparnya.

Kita juga patut bersyukur, bahwa seluruh pimpinan daerah begitu
peduli dan perhatian dengan penyelenggaraan Pilkada Serentak
2024 demi mewujudkan Pemilihan kepala Daerah yang demokratis
secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat,
konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa.

FB_IMG_1773966750014

“Saya mengajak seluruh pemangku
kepentingan untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga
kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalarn nilai-nilai
Pancasila. Semoga Apel ini menjadi salah satu langkah awal untuk
mewujudkan Pemilihan Bupati Bondowoso 2024 lancar, aman dan
damai,

Ditempat yang sama PJ Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto mengatakan bahwa penyelenggara jangan pernah takut atas tekanan atau intimidasi dari pihak manapun.

“Jangan takut diintimidasi , makanya tadi saya mengajak Forpimda foto bersama sebagai bentuk kesiapan bahwa Forpimda siap bersama penyelenggaran mensukseskan pemilu tanpa ada tekanan dari pihak manapun,tegasnya.

Ia berharap pemilukad di Bondowoso berjalan aman ,damai ,kondusif .

Bambang juga menegaskan bahwa ASN wajib netral dalam pelaksanaan pemilu .

“Bismillah saja ,”pungkasnya.

images (15)

Pastikan Kualitas Aspal dan Peralatan Baik,Dinas BSBK Bondowoso Uji Coba Trial AMP

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Guna mengetahui kualitas aspal dan peralatan pengaspalan yang baik, Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso melakukan uji coba (Trial) unit produksi campuran aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP) bagi perusahaan penyedia AMP.

Uji coba tersebut dilakukan di wilayah kecamatan Tlogosari pada kerusakan sepanjang jalan Pujer-Tlogosari.

Adapun jenis hotmix yang di uji coba, di antaranya Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan Hot Roller Sheet (HRS).

Menurut PLT Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, Ansori , bahwa uji coba AMP tersebut merupakan aspal dengan kwalitas yang baik.

“Aspal ini bahan bakunya lebih bagus, selain itu prosesnya juga cepat sehingga pengerjaannya lebih cepat dan evektif, sehingga lebih menjamin kwalitas mutunya saat di uji lab,” katanya, Selasa ,11/06/2024).

Untuk permohonan sendiri, AMP memang mengajukan permohonan untuk mengadakan trial, dimana AMP itu layak dan masih dalam perusahaan sehat, jadi harus mengacu pada spek yang kita gunakan untuk pekerjaan tahun sekarang.

Ia menambahkan bahwa ada 3 AMP yang mengajukan trial, maka kita tempatkan pada posisi titik-titik kerusakan parah.

Untuk kelanjutannya, dirinya juga akan memprioritaskan jalan yang khususnya konektifitas terhadap jalur-jalur yang berpotensi di beberapa titik.

FB_IMG_1773966750014

Pemkab Bondowoso membutuhkan penyedia hotmix. Maka AMP yang telah melakukan trial akan menjadi salah satu rekomendasi.

“Tidak ada previlege (hak istimewa, Red), karena mereka sudah melakukan trial. Baik itu menyangkut kepanasan maupun ketebalan dengan standar yang disyaratkan,” ungkapnya.

Sementara itu PJ Bupati Bondowoso yang meninjau langsung Trial tersebut menyampaikan bahwa memang bagi AMP yang ingin aspalnya digunakan dalam pembangunan infrastruktur di Bondowoso wajib mengikuti Trial.

“Ini tadi saya lihat langsung bagus ketebalan 40 cm dengan lebar jalan 4,5 m dan panjang 80 m dengan aspal 60 ton,”tegasnya.

Trial ini kata PJ Bupati menunjukan bahwa Pemkab Bondowoso melalui BSBK sudah siap melakukan pekerjaan mulai bulan Juni -Juli 2024.

“Bismilah semua untuk kepentingan masyarakat makanya saya turun langsung kelokasi untuk memastikan AMP yang ikut Trial layak untuk digunakan.

 

images (15)

Melalui Dinsos P3AKB Pemkab Bondowoso Kuatkan Sinergitas Satgas PPA

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pemkab Bondowoso melalui Dinas Sosial P3AKB melakukan Penguatan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Bondowoso di Pendopo Bagus Asra ,Selasa (11/6/2024)

Kepala Dinas Sosial P3AKB Anizatul Hamidah menyampaikan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bondowoso terus menjadi perhatian serius. Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, terhitung dari Januari sampai mei yakni total 31 kasus,

Kekerasan terhadap Anak 21 kasus, kekerasan terhadap perempuan 8 kasus dan TPPO 2 kasus, total semua 31 kasus

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas kolaborasi lintas sektor baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan dan Desa dalam upaya identifikasi memberikan perlindungan pelayanan terhadap korban kekerasan pada Perempuan atau Anak, serta pencegahan pernikahan usia dini pada Anak,”ungkapnya.

FB_IMG_1773966750014

Adapun kolaborasi satgas PPA tingkat Kecamatan mulai dari Camat, Danramil, Kapolsek, Ketua TP. PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas serta Kepala KUA se-Kecamatan Bondowoso tersebut nantinya diharapkan pula dapat meminimalisir kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto menyampaikan sebagai wujud dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi kelompok Anak secara optimal, Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan pemberdayaan dan perlindungan kepada kelompok Perempuan terlebih dalam kondisi rentan, korban kekerasan, dan berkebutuhan khusus.

“Semoga dengan diselenggarakan nya kegiatan ini, kedepan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi Perempuan dan Anak korban kekerasan dapat dilakukan sesuai dengan SOP layanan mendasar cepat, akurat, kompresif, dan terintegrasi,”pungkasnya.

 

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih