FeaturedLensa NusantaraPolitik & Pemerintahan

Sekda Bondowoso : ASN Harus Netral dalam Pelaksanaan Pemilu 2024

Screenshot_2024-06-16-16-20-23-29_c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

Bondowoso -Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah serentak di tahun 2024 sudah semakin dekat. Untuk menjamin terjaganya netralitas aparatur sipil negara (ASN), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Jawa Timur melakukan sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Netralitas ASN, TNI & POLRI Senin  ,5/12/2022 di Hotel JW Marriot Surabaya

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri juga oleh Bupati Bondowoso KH.Salwa Arifin ,Kapolres, Dandim, Kajari, Sekda , Bakesbang Satpol PP, BKPSDM , DPMD dan Bawaslu Bondowoso.

IMG-20240425-WA0040

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Bambang Sukwanto mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu Propinsi Jawa Timur  guna melakukan sosialisasi terkait netralitas ASN dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

“Ya terkait Netralitas ASN, TNI dan POLRI dalam Pemilu merupakan suatu kewajiban, ASN tidak boleh berpolitik praktis, namun memiliki hak pilih, ASN Boleh berpolitik setelah masuk usia pensiun. Kita berharap tidak ada yang mencederai pelaksanaan pemilu 2024, baik pemilu legislatif maupun pilpres 2024” tegas orang nomer satu di jajaran ASN Bondowoso ini setelah mengikuti sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Netralitas ASN, TNI & POLRI

Dijelaskan bahwa konsep netralitas ASN diatur dalam Undang-undang Pemilu, Undang-undang ASN, dan Undang-undang TNI/POLRI, dalam Peraturan Pemerintah PP 94/2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, ASN dilarang memberikan dukungan kepada Caleg, Cagub/ Cawagub, Capres dan Cawapres

iklan dalam

Lebih lanjut  Bambang menegaskan bahwa ASN dilarang untuk melakukan dukungan pada media sosial, baik komentar, share ataupun cuma sekedar like pada postingan calon yang ikut kontestasi politik.

Ditambahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso, Haeriyah Yulianti yang mengikuti sosialisasi tersebut bahwa narasumber menyampaikan sebagai ASN wajib untuk bersikap netral, tidak boleh ada yang memihak dan tergabung dalam partai politik karena hal tersebut sudah diatur dalam Undang-undang.

“Seluruh ASN ikut mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 dengan menjaga netralitas sebagai ASN,”imbuhnya.

Senada PLT Kepala Bakesbangpol
Aries Agung Sungkowo menyampaikan bahwa Mewujudkan Pemilu Serentak Tahun 2024 berdasarkan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan peraturan Perundangan-undangan yang berlaku harus ditaati oleh setiap ASN.

“Yang mendasar  menjaga Netralitas ASN, TNI dan Polri dan tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenang untuk mendukung peserta pemilu dalam Pemilu Serentak 2024,”tegasnya.

Diharapkan ASN mewujudkan Pemilu tahun 2024 yang damai dengan semangat merawat kebhinekaan serta  menjaga martabat dengan menolak dan melawan hoaks, ujaran kebencian dan politik uang.

“Tentunya juga dalam menggunakan media sosial dengan bijak, tidak digunakan untuk mendukung partai peserta pemilu dan pemilihan tertentu dan tidak melakukan kampanye hitam (black campaign) menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) serta berita bohong,”pungkasnya.

IMG-20240429-WA0000

Related posts

Simbolis,Bupati Terima 1000 Sertifikat Aset Pemkab Bondowoso

TMMD 106 Malang Terus Dikebut, Bangun MCK Tingkatkan Kesehatan Warga

Bantu Petani Dapat Pupuk Subsidi, PJ Bupati Pastikan Triwulan Kedua Kartu Tani Rampung

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih