page contents
30 Oktober 2020
tapalkudapost.com
Featured Lensa Nusantara Life Style Pendidikan

Rasakan Kehebatan 8 Kalimat Thayyibah Ini

Secara umum, yang dimaksud dengan kalimat thayyibah adalah kalimat yang baik tentang Allah subhanahu wa ta’ala yang menenteramkan hati.Rasakan kehebatannya dalam kehidupan anda jika selalu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari

Menurut para ulama, kalimat thayyibah berfungsi sebagai seruan pada kebajikan dan mencegah kemunkaran.

Kalimat thayyibah yang dimaksud antara lain salam, basmalah, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, al-hauqalah, dan istighfar.

1. Salam

Kalimat thayyibah salam yaitu as-salamua’laikum ( السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ )  yang berarti semoga keselamatan dan kasih sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.

Kalimat ini diucapkan ketika bertemu dengan sesama muslim, bertamu, memulai suatu pertemuan atau majelis, dan berpisah.

2. Basmallah

Kalimat thayyibah basmalah yaitu bismillah (بِسْمِ اللّه) atau  bismillahirrahman nirrahiim ( بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ) berarti dengan nama Allah atau dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kalimat ini diucapkan ketika melakukan berbagai macam amalan ibadah, melakukan sesuatu, diniatkan untuk mendapatkan keberkahannya, saat keluar rumah, saat berkendaraan, saat belajar, bersenggama dan lain-lain.

3. Tasbih

Kalimat thayyibah tasbih yaitu subhanallah ( سُبْحَانَ اللَّه ) artinya Maha Suci Allah dari berbagai macam hal yang tidak pantas bagi-Nya.

Merujuk pada beberapa hadits shahih, kalimat ini diucapkan ketika berada dalam situasi berikut.

berdzikir

ketika melakukan kesalahan di suatu majelis

setelah berwudhu

4. Tahmid

Kalimat thayyibah tahmid yaitu alhamdulillah (الْحَمْدُ لِلَّهِ ) atau segala puji bagi Allah. Kalimat tahmid yang lengkap adalah alhamdulillahirabbil ‘alamin yang berarti segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Kalimat ini diucapkan sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan rasa terima kasih kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala apa yang diterima.

Merujuk pada beberapa hadits shahih, kalimat tahmid biasanya diucapkan pada situasi berikut.

saat mendapatkan rezeki dari Allah subhanahu wa ta’ala

mendapat kebahagiaan

ketika melihat orang yang tertimpa musibah

ketika melihat sesuatu yang tidak disukai

mengerjakan shalat

berdoa

setelah makan dan minum

ketika bersin

selesai mengerjakan suatu pekerjaan

5. Tahlil

Kalimat thayyibah tahlil yaitu laa ilaha ilallah ( لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ) yang artinya tiada Tuhan selain Allah. Kalimat tahlil merupakan kalimat tauhid yang membedakan antara iman dan kekafiran.

Merujuk pada beberapa hadits shahih, kalimat thayyibah tahlil diucapkan ketika berada dalam situasi berikut.

berdzikir

ketika dihadapkan pada bencana, tertimpa musibah atau kesusahan, contohnya kisah Nabi Yunus ditelan ikan

menjawab adzan karena hukum menjawab adzan adalah sunnah

ketika sakit

saat pagi atau petang

sebelum bangkit dari shalat Maghrib dan Subuh saat kedua kaki masih dalam keadaan tasyahhud

ketika masuk pasar

ketika terbangun tengah malam

berwudhu

ketika menjelang ajal.

6. Takbir

Kalimat thayyibah takbir yaitu Allahu Akbar (الله أَكْبَر) yang artinya Allah Maha Besar dan paling besar dari segala yang besar dan kebesaran-Nya tak terbatas.

Merujuk pada beberapa hadits shahih, kalimat thayyibah takbir diucapkan ketika berada dalam situasi berikut ini.

saat mendengar adzan

ketika mengerjakan takbiratul ihram dalam shalat

ketika ruku’, mengangkat kepala dari ruku’, dan saat bangkit dari dua sujud dalam shalat

ketika mengangkat dan menurunkan tangan dalam shalat

ketika shalat jenazah bertakbir sebanyak empat kali

ketika memulai shalat malam

ketika shalat dua hari raya

setelah mengerjakan shalat

ketika hendak tidur

ketika melihat bulan

ketika menyembelih hewan

ketika mendengar hal yang menggembirakan

ketika beradzan di telinga bayi yang baru lahir

ketika bepergian

saat menaiki kendaraan

ketika mengerjakan ibadah haji

saat melempar jumrah

ketika bertahlil dan bertakbir saat di Mina dan Arafah

ketika bertakbir pada dua hari raya

7. Al-Hauqalah

Kalimat thayyibah al-Hauqalah yaitu laa haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adziim (لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ ) yang artinya tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali atas kehendak Allah.

Merujuk pada beberapa hadits shahih, kalimat ini diucapkan ketika kita berada dalam situasi berikut.

memohon pertolongan kepada Allah subhaanahu wa ta’ala,

ketika keluar dari rumah

setelah mendengar muadzin mengucapkan ‘Hayya ‘alash shalaah, hayya ‘alal falaah.

8. Istighfar

Kalimat thayyibah istighfar yaitu astaghfirullah ( أستغفرالله ) yang artinya aku memohon ampun kepada Allah. Maksudnya adalah memohon kepada Allah subhaanahu wa ta’ala agar segala dosa seorang hamba diampuni.

Sebagai manusia yang tak luput dari dosa, kita dianjurkan untuk selalu beristighfar di beberapa waktu berikut.

ketika sahur karena waktu sahur adalah salah satu waktu terkabulnya doa

pada sepertiga malam terakhir

ketika sedang mengerjakan dan setelah shalat

ketika hendak mengakhiri sebuah majelis

ketika menjelang ajal

setelah melakukan perbuatan dosa

ketika terjadi gerhana bulan dan matahari

ketika terjaga di malam hari di atas tempat tidur

ketika bangun malam untuk melaksanakan shalat tahajjud

ketika keluar dari kamar mandi atau WC

ketika mengerjakan rukun Islam kelima yakni haji.

IklanPost

Related posts

Marcell Akan Semarakkan Jazz De Ijen 2019 di Arabika Homestay

Tapalkudapost

Wakil Ketua DPRD Bondowoso Tekankan Masyarakat Wajib Menjalankan Protokol Kesehatan Dalam Melakukan Kegiatan Ekonomi Maupun Berwisata

Tapalkudapost

Kakek ini Luka Parah Akibat Kompor Meledak

Tapalkudapost