Beranda Ekonomi & Teknologi Pawai Budaya HARJABO ke-207 Diikuti 4.125 Pelajar, Bupati Bondowoso Ajak Generasi Muda...

Pawai Budaya HARJABO ke-207 Diikuti 4.125 Pelajar, Bupati Bondowoso Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Geopark

1784696982808

BONDOWOSO – Semarak Hari Jadi ke-207 Kabupaten Bondowoso (HARJABO) terasa meriah melalui gelaran Pawai Budaya yang dibuka dan dilepas langsung oleh Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, di Alun-Alun Ki Bagus Asra, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Budaya dan Geopark Menuju Indonesia Berdaulat” ini diikuti sebanyak 4.125 pelajar dari 30 satuan pendidikan, mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bondowoso.

Setiap kontingen menampilkan beragam kekayaan budaya daerah melalui busana adat, tarian tradisional, musik khas, hingga peragaan seni budaya yang menjadi identitas masyarakat Bondowoso.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Gede Budiawan, mengatakan bahwa penyelenggaraan pawai budaya tidak sekadar menjadi agenda peringatan hari jadi daerah, tetapi juga sarana menanamkan rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap daerah, serta nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, memperkuat sektor pariwisata daerah, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Gede Budiawan dalam laporannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bondowoso atas arahan dan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut, serta kepada seluruh panitia, instansi terkait, kepala sekolah, guru pendamping, dan para peserta yang telah mempersiapkan pawai budaya dengan baik.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa Pawai Budaya HARJABO ke-207 merupakan momentum untuk memperkuat jati diri daerah sekaligus mewarisi semangat para pendiri Bondowoso.

1785517338444

Menurutnya, sejarah Bondowoso tidak dapat dipisahkan dari sosok Raden Bagus Asra atau Ki Bagus Asra, pemimpin pertama Bondowoso yang dikenal memiliki semangat keberanian, kerja keras, dan kearifan dalam membangun daerah.

“Semangat pantang menyerah Ki Bagus Asra harus terus diwarisi dalam membangun Bondowoso yang berkelanjutan, berdaya saing, sejahtera, dan berkah,” kata Bupati.

Bupati menegaskan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan Ijen UNESCO Global Geopark sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bondowoso 2025–2029, yakni mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing global, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan.

Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah, termasuk seni tradisi seperti Tari Singo Ulung dan Tari Topeng Khonah.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keselamatan selama rangkaian kegiatan HARJABO berlangsung.

“Perayaan HARJABO ke-207 harus menjadi pengingat untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan. Mari kita dukung seluruh peserta dengan tertib serta menjaga kebersihan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Pawai Budaya HARJABO ke-207 menjadi salah satu agenda utama peringatan hari jadi Kabupaten Bondowoso yang tidak hanya menampilkan kekayaan seni dan tradisi, tetapi juga memperkuat identitas daerah serta mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521