Beranda Ekonomi & Teknologi Baznas Bondowoso Salurkan Bantuan Puluhan Juta  untuk UMKM Besek Ikan dan Beasiswa

Baznas Bondowoso Salurkan Bantuan Puluhan Juta  untuk UMKM Besek Ikan dan Beasiswa

1784696982808

BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso bersama Kementerian Agama (Kemenag) Bondowoso menyalurkan dana sebesar Rp50 juta untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pendidikan di Kecamatan Binakal.

Dana tersebut dialokasikan untuk membantu permodalan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perajin besek ikan atau bernyik, serta memberikan beasiswa bagi siswa-siswi tingkat MI/SD dan MTs/SMP di wilayah Kecamatan Binakal.

Program tersebut disalurkan melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA. KUA Kecamatan Binakal menjadi salah satu penerima program tersebut.

Kepala Kemenag Bondowoso, Ali Masyhur, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Kemenag dan Baznas Bondowoso dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pendidikan.

“Kebetulan yang terpilih adalah KUA Binakal. Jadi, Baznas Bondowoso dan Kemenag mengucurkan dana sebesar Rp50 juta untuk permodalan perajin besek ikan atau bernyik dan pemberian beasiswa,” kata Ali Masyhur, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Binakal.
Ali berharap geliat ekonomi masyarakat semakin tumbuh melalui dukungan permodalan bagi pelaku UMKM. Di sisi lain, bantuan pendidikan diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga penerima manfaat agar tetap memperoleh akses pendidikan.

1785517338444

“Harapannya, kondisi ekonomi masyarakat Binakal semakin tumbuh. Anak-anak atau siswa di Binakal juga semakin pintar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Bondowoso KH Ahmadi mengatakan, pihaknya terus memperkuat kerja sama dengan Kemenag Bondowoso dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Ia menyebut Kemenag Bondowoso turut berkontribusi dalam penghimpunan dana ZIS yang kemudian dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Apalagi, Kemenag Bondowoso setor zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp35 juta setiap bulannya,” kata KH Ahmadi.

Menurutnya, dana ZIS yang dihimpun Baznas tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi dan sektor pendidikan.

“Karena itu, pihak Baznas Bondowoso terus berusaha menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Baznas Bondowoso dan Kemenag dalam mengoptimalkan dana ZIS agar memberikan manfaat yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi dan pendidikan. (Eko)

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521