FeaturedLensa Nusantara

Jurnalis dan LSM Aksi Solidaritas Wartawan yang Diduga Rekayasa Kriminalisasi

Screenshot_2024-04-05-09-17-02-02_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Banyuwangi – Gabungan jurnalis dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seluruh Kabupaten Banyuwangi Mendatangi mapolsek giri (markas kepolisian sektor giri , Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/8/2020).
Kedatangan para jurnalis dan aktivis LSM ini guna memberikan dukungan dan solidaritas terhadap Teguh Prayitno jurnalis media online seblang.com dan Margito jurnalis media cetak dan online mingguan Patroli yang diduga ada rekayasa kriminalisasi.
“Kami bersama teman-teman jurnalis dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) seluruh Kabupaten Banyuwangi memberikan dukungan dan solidaritas kepada Margito dan Teguh Prayitno,” terang Muhammad Helmi Rosyadi, Ketua Aliansi Rakyat Miskin (ARM) saat ditemui di Mapolsek Giri, Rabu (26/08/2020).
Dugaan rekayasa kriminalisasi tersebut bermula dari panggilan telpon yang dilakukan oleh salah satu kontraktor berinisial MA yang mengerjakan proyek pemerintah yang anggarannya bersumber dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuwangi. MA mengajak pertemuan di salah satu Cafe di Jalan Simpang Gajah Mada, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi.
“Saya ditelpon oleh kontraktor berinisial MA untuk diajak pertemuan di salah satu cafe. Di situ ada anggota GMBI yang menuduh saya memeras kontraktor tersebut. Padahal saya tidak meminta uang seperser pun namun di sana disiapkan amplop yang telah disiapkan untuk menjebak saya. Namun alhamdulillah saya bersama Teguh tidak mau menerima amplop tersebut. Kami tahu itu untuk menyuap supaya kami tidak memberitakan pengerjaan proyek yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan telah jatuh tempo,” terang Margito.
Sebelumnya Margito jurnalis media cetak dan online mingguan Patroli, Teguh Prayitno jurnalis seblang.com , Nanang Firmansyah jurnalis bidiknews.co.id, Muhibut jurnalis suararerdeka.id atas laporan dari masyarakat melakukan investigasi atas dugaan pengerjaan proyek pembangunan plengsengan kali Sukowidi di Lingkungan Sukowidi RT.04 RW.02 Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi .
Proyek yang bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran (TA) 2020 nilai kontrak Rp. 196.254.000,- (seratus sembilan puluh enam juta dua ratus lima puluh emat ribu rupiah) dengan pelaksana CV. Anugrah Jaya Utama
“Saya mendesak kepada Kapolsek Giri maupun Kapolresta Banyuwangi untuk tidak memproses hukum laporan dugaan kontraktor tersebut dan mendesak LSM GMBI Distrik Banyuwangi dibubarkan karena belum memilik Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,” pungkas Helmi.(mam)

Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231105_173709_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231031_205414_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_082045_0000
Salinan dari Salinan dari Salinan dari Black Modern Music News Headline Instagram Post_20231029_071344_0000

Related posts

Dandim 0822 Bondowoso Berharap Masyarakat Tidak Terpancing Issu Yang Bisa Memecah Belah Persatuan

Sebuah Cafe dan Hotel di Situbondo Terbakar

Banjir Bandang Terjang Beberapa Daerah di Banyuwangi

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih