Beranda Lensa Nusantara Golkar Bondowoso Gaspol Konsolidasi Akar Rumput, Struktur Desa Dibidik Jadi Mesin Politik...

Golkar Bondowoso Gaspol Konsolidasi Akar Rumput, Struktur Desa Dibidik Jadi Mesin Politik Menuju 2029

1784696982808

BONDOWOSO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bondowoso mulai mengencangkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Pendidikan politik yang dirangkai dengan Musyawarah Desa (Musdes) digelar secara bertahap pada 3–8 Agustus 2026 di wilayah Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, dan Wonosari.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai berlambang pohon beringin itu memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan mesin partai di tingkat desa dan kelurahan tetap bergerak.
Mewakili DPD Partai Golkar Bondowoso, Sandi Ikromah Aulia Mochtar mengatakan, pendidikan politik dan Musdes bukan sekadar agenda administratif.

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum untuk membangun kembali soliditas organisasi hingga lapisan terbawah.

“Prinsipnya, kami sukses memberikan bimbingan di tingkat desa. Ada pengurus yang berganti dan ada yang tetap,” kata Sandi, Sabtu (8/8/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian Musdes diawali dengan tahapan pra-Musdes di masing-masing desa. Setiap forum melibatkan sekitar 20 hingga 25 peserta untuk membahas sekaligus menata kepengurusan di tingkat desa.

Menurut Sandi, dinamika kepengurusan di tubuh Partai Golkar Bondowoso saat ini mengalami perubahan cukup signifikan. Regenerasi menjadi salah satu perhatian, dengan semakin banyaknya generasi milenial dan kelompok perempuan yang masuk dalam struktur internal partai.

“Ini bagian dari penyesuaian organisasi terhadap perkembangan zaman. Kami ingin struktur partai tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki energi baru dari generasi muda dan perempuan,” ujarnya.

Sisa Wilayah Dikebut DPD Partai Golkar Bondowoso menargetkan seluruh wilayah yang belum melaksanakan Musdes segera dituntaskan. Setelah struktur kepengurusan desa dan kelurahan terbentuk, proses selanjutnya diarahkan pada pelantikan secara resmi sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Konsolidasi kemudian tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan. Golkar Bondowoso juga menyiapkan pembentukan Kelompok Karya (Pokkar) secara masif di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

1785517338444

Strategi tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi partai mulai diarahkan lebih detail, dari struktur desa hingga titik pemungutan suara.

Sandi juga menilai kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, memberikan penekanan kuat terhadap soliditas dan konsolidasi organisasi.

“Tipikal pemimpin memang berbeda, setiap pemimpin ada zamannya. Alhamdulillah, kepemimpinan Cak Kries lebih mengutamakan soliditas dan konsolidasi di tingkat bawah, mulai desa, kelurahan hingga pos TPS,” katanya.

Ia menegaskan, konsolidasi yang dibangun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan agar struktur partai bekerja secara masif, terstruktur, dan sistematis.

“Ketua DPD menginginkan adanya konsolidasi yang masif, terstruktur, dan sistematis,” tegas Sandi.
Bidik 2029

Penguatan struktur hingga tingkat desa dan TPS menjadi bagian dari strategi jangka panjang Partai Golkar Bondowoso menghadapi kontestasi politik mendatang.
Dengan konsolidasi yang lebih terstruktur, DPD Partai Golkar Bondowoso optimistis mampu meningkatkan performa politik pada Pemilu 2029. Targetnya bukan sekadar mempertahankan eksistensi, tetapi mendongkrak perolehan suara sekaligus menambah jumlah kursi di parlemen.

Kini, pekerjaan rumah Golkar Bondowoso adalah memastikan konsolidasi tersebut benar-benar berjalan di lapangan. Struktur yang terbentuk harus mampu diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang nyata hingga tingkat pemilih.

Jika seluruh tahapan konsolidasi berhasil dituntaskan, mesin politik Golkar Bondowoso diproyeksikan semakin rapat dari tingkat desa hingga TPS sebagai fondasi menghadapi pertarungan politik 2029.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521