page contents
11 Agustus 2020
tapalkudapost.com
Featured Politik & Pemerintahan

Fraksi PKS Memandang Perlu Ada Perbaikan Kualitas Perencanaan Target PAD

 

Bondowoso,Mencermati Pertanggungjawaban Pelaksanaaan APBD Tahun 2019 pada Pos Pendapatan, Fraksi PKS memberikan apresiasi atas terjadinya peningkatan pendapatan Daerah dari tahun ke tahun yang cukup signifikan.

Anggaran Pendapatan pada tahun 2019 direncanakan sebesar Rp.2.159.622.459.362,57 sedangkan realisasinya adalah sebesar Rp.2.156.958.262.466,15 atau sebesar 99,88%, jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2018, realisasi pendapatan pada tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp. 62.009.645.353,97 atau sebesar 2,96%.

Namun, ada Pos Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat atau Dana Perimbangan yang tidak mencapai target yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) dianggarkan Rp 423.736.691.000,00 terealisasi sebesar Rp. 382.507.638.462,00 atau sebesar 90,27%.

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bondowoso mengalami peningkatan yang cukup tinggi dari tahun ke tahun. Fraksi PKS memberikan apresiasi dan berharap agar upaya optimalisasi peningkatan PAD terus dilakukan secara maksimal sesuai potensi yang ada, yang masih sangat potensial untuk bisa ditingkatkan dengan tidak memberatkan dunia usaha dan masyarakat.

Anggaran Pendapatan Asli Daerah Tahun 2019 adalah sebesar Rp. 211.134.843.997,57 terealisasi sebesar Rp. 218.538.009.619,15 atau 103,51%, jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2018, realisasi pendapatan pada tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar Rp. 15.298.801.900,97 atau sebesar 7,53%.

Dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) ada beberapa pos yang tidak mencapai target antara anggaran dan realisasi diantaranya sebagai berikut :
Pajak Bumi dan Bangunan dianggarkan sebesar Rp. 15.690.000.000,00 terealisasi Rp. 12.070.352.422,00 atau 76,93%.

Retribusi Pelayanan Kesehatan dianggarkan sebesar Rp. 19.486.316.729,00,00 terealisasi Rp. 16.573.655.775,00 atau 85,05%

Ikalan Didalam

Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus dianggarkan sebesar Rp. 2.000.000,00 terealisasi Rp. 1.750.000 atau 87,50%

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah – Ruangan dianggarkan sebesar Rp. 24.350.000,00 terealisasi Rp. 10.300.000,00  atau 42,30%

Retribusi Tempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa dianggarkan sebesar Rp. 16.000.000,00 terealisasi Rp. 6.500.000,00 atau 40,63%

Retribusi PKB — Mobil Penumpang — Minibus dianggarkan sebesar Rp. 1.506.000,00 terealisasi Rp. 1.158.500,00 atau 76,93%

Retribusi Tempat Rekreasi dianggarkan sebesar Rp. 139.505.000,00 terealisasi Rp. 71.654.179,00 atau 51,36%
Retribusi Pemberian Izin Trayek kepada Orang Pribadi dianggarkan sebesar Rp. 360.000,00 terealisasi Rp. 0,00 atau 0%

Hasil Penjualan Drum Bekas dianggarkan sebesar Rp. 1.200.000,00 terealisasi Rp. 0,00 atau 0%
Hasil dari Pengelolaan Dana Bergulir dianggarkan sebesar Rp. 49.008.113,29 terealisasi Rp 0,00 atau 0%

‘Dengan adanya beberapa pos Pendapatan Asli Daerah yang tidak mencapai target yang cukup besar bahkan ada yang nihil antara anggaran dan realisasi sebagaimana tertera di atas, Fraksi PKS memandang perlu ada perbaikan kualitas perencanaan di dalam penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu dengan cara yang benar, cermat dan profesional yang didasarkan pada perhitungan dan asumsi yang rasional ,” hal tersebut disampaikan  juru bicara Fraksi PKS  Fathorasi dalam pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda tentang pelaksanaan pertanggung jawaban terhadap APBD 2019 di DPRD Bondowoso,Jum’at 10/07/2020.

IklanPost

Related posts

Kapolres Situbondo Lepas Rombongan “Muhibbah Ummat III “ Sebagai Ikhtiar Memakmurkan Masjid Menangkal Radikalisme “

Tapalkudapost

Awak Media Dilarang Meliput di Dalam Ruangan Sidang Vonis Aman Abdurahman

Tapalkudapost

Ciptakan Bondowoso Aman ,Tentram dan Damai, Dandim 0822 Bondowoso Safari Tahajud dan Zikir Bersama di Cremee

Tapalkudapost