Beranda Lensa Nusantara Pendapatan Retribusi Wisata Bondowoso Belum Capai Target, DPRD Dorong Penguatan SDM dan...

Pendapatan Retribusi Wisata Bondowoso Belum Capai Target, DPRD Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga di Kabupaten Bondowoso pada tahun 2025 tercatat masih di bawah target. Capaian tersebut berada di angka 65,45 persen.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius, terutama di tengah ruang fiskal daerah yang semakin terbatas. Berbagai langkah strategis dinilai perlu segera dilakukan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

Beberapa upaya yang direkomendasikan antara lain penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan kualitas sarana dan prasarana objek wisata, diversifikasi produk paket wisata, serta pengembangan layanan berbasis digital.

Secara umum, DPRD menilai kinerja Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) pada tahun 2025 telah berjalan cukup baik. Namun, untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan capaian ke depan, diperlukan sejumlah penguatan di berbagai aspek.

Pertama, pengembangan dan perluasan rasio wirausaha muda dinilai penting untuk mendorong keterlibatan angkatan kerja dalam sektor produktif, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kedua, peningkatan daya saing di bidang olahraga perlu didorong melalui kebijakan yang tepat serta pengawasan yang berkelanjutan dalam proses pembinaan atlet.

FB_IMG_1773966750014

Ketiga, DPRD mendorong pengembangan potensi budaya megalitikum yang lebih berorientasi pada aspek edukasi dan riset, sehingga tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga sumber pengetahuan.

Keempat, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, perlu dilakukan melalui penguatan destinasi unggulan yang dikemas dalam label wisata “UGG Ijen”. Upaya ini diharapkan didukung dengan penyusunan paket wisata yang unik serta strategi pemasaran berbasis digital.

Kelima, pengembangan pariwisata berbasis aglomerasi juga dinilai penting, dengan mengedepankan kolaborasi lintas daerah dan integrasi potensi destinasi wisata.

Melalui sejumlah rekomendasi tersebut, DPRD berharap sektor pariwisata Bondowoso dapat menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan PAD sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Hal tersebut merupakan salah satu dari 57 rekomendasi DPRD Bondowoso dalam Rapat Paripurna Penyerahan LKPJ ke pada Bupati Bondowoso tahun 2026 Anggaran tahun 2025.

images (15)