Beranda Lensa Nusantara Bupati Bondowoso Tekankan Pendidikan sebagai Pilar Peradaban Bangsa pada Hardiknas 2026

Bupati Bondowoso Tekankan Pendidikan sebagai Pilar Peradaban Bangsa pada Hardiknas 2026

1784696982808

Bondowoso – Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa hakikat pendidikan merupakan proses mencerdaskan kehidupan sekaligus membangun peradaban bangsa.

Hal tersebut disampaikan usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-alun RBA Ki Ronggo, Bondowoso, Senin (4/5/2026).

Bupati menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia, sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan memiliki kepribadian utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah. Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan, termasuk melalui pemerataan tenaga pendidik dan kependidikan, serta penyediaan fasilitas yang memadai.

Menurutnya, pemetaan distribusi guru menjadi langkah strategis agar tenaga pendidik dapat bekerja lebih optimal, termasuk melalui kebijakan zonasi yang diharapkan mampu mendekatkan tempat tugas dengan domisili tenaga pendidik.

“Kami berharap kualitas pendidikan di Bondowoso terus meningkat, sehingga sumber daya manusia, khususnya peserta didik, mampu mengikuti perkembangan zaman dan siap menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

1785517338444

Bupati juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran. Ia menilai tantangan pendidikan saat ini adalah bagaimana mendidik generasi masa depan dengan pendekatan yang relevan di tengah perubahan zaman yang cepat.

“Pendidikan itu unik, karena kita belajar dari masa lalu, hidup di masa kini, dan mendidik anak-anak untuk masa depan. Oleh karena itu, adaptasi, inovasi, dan kecerdasan guru sangat diperlukan,” tegasnya.

Peringatan Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.

Filosofi logo Hardiknas tahun ini menggambarkan siluet manusia yang bergerak dinamis sebagai simbol keterlibatan aktif seluruh elemen dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.

Warna biru melambangkan kepercayaan, kecerdasan, profesionalisme, serta masa depan yang cerah, sementara garis lengkung mencerminkan gerak maju, perlindungan, dan kesinambungan.
Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan.

“Tidak ada alasan untuk pesimis. Mari kita manfaatkan seluruh sumber daya dan jaringan yang ada untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Bondowoso menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521