Beranda blog Halaman 845

6,5 Kg Sabu-sabu Senilai Rp 7 Miliar Berhasil Diamankan Polda Jatim

IMG-20250408-WA0090

Surabaya – tapalkudamedia.com

Unit Reserse Narkoba Polda Jatim berhasil mengamankan barang haram jenis sabu-sabu seberat 6,5 kilogram dan apabila dirupiahkan setara dengan Rp 7 miliar.  Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera menyatakan, sabu-sabu tersebut disita dari tujuh tersangka dari jaringan berbeda.

Wakil Direktur Narkoba Polda Jatim Teddi Suhandiawan menyatakan tujuh tersangka yang diamankan adalah RY, DH, IM, Nguyen, H, HM dan RD.  Sementara modus operandi yang dilakukan para tersangka bermacam-macam, tersangka RY yang diketahui sebagai kurir ini menyembunyikan narkoba di dalam baskom yang direkatkan menjadi satu.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka RY adalah sebanyak 2,950 kilogram,” ujarnya.

Baca Juga : 

Door !!! Dua Pengedar Sabu Melawan Ketika Hendak Ditangkap  

Selain itu ada juga tersangka dari Vietnam yakni Nguyen yang menguasai 1,175 gram yang menyimpan sabu-sabu pada dinding koper. ” Tujuannya biar nggak terdeteksi mesin X-Ray,” tambahnya. Petugas juga berhasil mengamankan jaringan Batam, yakni dari tersangka H yang menguasai 1.012,78 gram sabu-sabu. Tersangka tersebut membawa barang haram ini dari Batam ke Surabaya. Dalam pengembangan, petugas mendapatkan HM dan RD dengan BB 914 gram yang ditemukan di rumah tersangka RD.

Dari tujuh tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah bandar. Untuk upah yang diterima para kurir ini antara Rp 10 juta sampai Rp 25 juta. Para tersangka dijerat pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba (red)

1744129950993

KPK Kembali Periksa 5 Anggota DPRD Kota Malang Tersangka Suap APBD-P

IMG-20250408-WA0090

JAKARTA – tapalkudamedia.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa lima anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019. Lima anggota DPRD itu merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015.

“Lima anggota DPRD Kota Malang ini akan diperiksa sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (6/4/2018).

Mereka yang dipanggil adalah Abdul Hakim, Imam Fauzi, Sulik Lestyowati, Syaiful Rusdi, dan Tri Yudiani. Berdasarkan pantauan, Sulik Lestyowari dan Tri Yudiani telah tiba di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan pada pukul 10.30 WIB.

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara suap APBD-P sebelumnya. Dalam perkembangannya, KPK menetapkan Mochamad Anton dan 18 Anggota DPRD Malang sebagai tersangka kasus suap pemulusan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015.

Baca Juga : 

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang  

18 Anggota DPRD Malang yakni, Suprapto, HM. Zainudin, Sahrawi, Salamet, Wiwik Hendri Astuti, Mohan Katelu, Sulik Lestyawati, Abdul Hakim, Bambang Sumarto, Imam Fauzi, Syaiful Rusdi, Tri Yudiani, Heri Pudji Utami, Hery Subianto, Ya’qud Ananda Budban, Rahayu Sugiarti, Sukarno, dan H. Abdul Rachman.

Mochamad Anton menjanjikan fee Rp700 juta kepada Ketua DPRD Malang Mochamad Arief Wicaksono mdilansir dari okezone untuk memuluskan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2015. Uang itu diserahkan melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Jarot Edy Sulistiyono.

Setelah menerima uang sekira Rp600 juta, Mochamad Arief Wicaksono langsung membagi-bagikan kepada sejumlah anggota DPRD Malang.

Baca Juga :

KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Malang dan 18 Anggota DPRD Tersangka Suap  

Atas perbuatannya Mochamad Anton disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sedangkan 18 anggota DPRD disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

1744129950993

Jadwal MotoGP Argentina 2018

IMG-20250408-WA0090

RIO HONDO – tapalkudamedia.com

Gelaran MotoGP 2018 telah memasuki seri kedua yang akan berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina pada Senin 9 April 2018 dini hari WIB. Sejumlah pembalap dipastikan akan saling berebut posisi takhta teratas untuk bisa menjaga asa meraih gelar juara dunia pada MotoGP musim ini.

Seluruh rangkaian gelaran MotoGP Argentina 2018 akan dimulai pada hari ini Jumat (6/4/2018) malam WIB. Sesi dari kelas MotoGP yang akan dilakoni pada malam ini adalah latihan bebas pertama yang akan dimulai pukul 20.55 – 21.40 WIB.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi latihan bebas kedua yang akan berlangsung pada Sabtu 7 April 2018 pukul 01.05 – 01.50 WIB. Sesi latihan bebas ketiga akan digelar pada hari yang sama, namun akan dimulai pada pukul 20.55 – 21.40 WIB.

Kemudian sebelum kualifikasi dimulai, sesi latihan bebas empat akan dilangsungkan pada Minggu 8 April 2018 pada pukul 00.30 – 01.00 WIB. Setelah itu langsung berlanjut ke sesi kualifikasi satu yang akan berlangsung pukul 01.10 – 01.25 WIB. Sementara kualifikasi dua dimulai pada pukul 01.35 – 01.50 WIB.

Sebelum race MotoGP Argentina 2018 akan diadakan warm up pada hari Minggu 8 April 2018 pukul 20.40 – 21.00 WIB. Sementara race akan berlangsung pada Senin 9 April 2018 pukul 01.00 WIB.

Pada seri perdana sebelumnya, pembalap Tim Ducati Corse yakni Andrea Dovizioso tampil menjadi pemenang setelah bersaing ketat melawan Marc Marquez. Runner-up MotoGP 2017 itu tentu ingin melanjutkan kegemilangannya dengan meraih kemenangan di Argentina.

Namun jika berbicara mengenai catatan terakhir. Para pembalap Ducati termasuk Dovizioso selalu gagal bersinar kala mentas di sirkuit sepanjang 4,8 km itu. Sementara dalam empat tahun terakhir, sejak Argentina kembali menjadi ditunjuk menjadi tuan rumah pada 2014, pembalap Honda dan Yamaha tampil dominan.

Khususnya bagi Marc Marquez yang sejak pertama kali tampil di Argentina selalu dominan. Baik saat kualifikasi mau pun race. Dilansir dari okezone Selama empat tahun MotoGP Argentina berlangsung, Marquez secara berturut-turut selalu menempati pole position. Tetapi ia tercatat hanya mampu memenangi balapan dua kali yakni pada 2014 dan 2016.

Lalu siapakah yang akan berjaya pada MotoGP Argentina pada musim ini. Berikut jadwal lengkap MotoGP Argentina 2018:

Jumat, 6 April 2018

20.55 WIB – 21.40 WIB : Latihan Bebas 1

Sabtu, 7 April 2018

01.05 WIB – 01.50 WIB : Latihan Bebas 2

20.55 WIB – 21.40 WIB : Latihan Bebas 3

Minggu, 8 April 2018

01.10 WIB – 01.25 : Kualifikasi

Senin, 9 April 2018

01.00 WIB : Balapan

(fmh)

1744129950993

Serunya Menjelajah Budaya Di Tapal Kuda Bagian II

IMG-20250408-WA0090

Direpublik Kopi Bisa Nikmati Indahnya alam dan Seduhan Kopi Khas serta berwisata Religi

HINGGA saat ini air terjun masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Banyaknya objek wisata yang bisa dijelajahi membuat wisatawan merasa tidak pernah cukup, untuk menghabiskan waktu liburan di di gemercik air yang sejuk.
Daerah tapal kuda l merupakan daerah yang banyak dikunjungi wisatawan. Dimana wisatawan dapat menemukan pantai maupun air terjun yang menyegarkan. Kali ini kami aak anda mengenai salah satu air terjun yang berada diwilayah tapal kuda.
Di Kecamatan Sumber wringin, tepatnya di Desa Suko Sawah atau masyarakat sering menyebutnya dengan (Kosabeh), terdapat salah satu air terjun yang wajib dikunjungi, Air terjun Pelangi .

Keistimewaan air terjun yang tingginya kira – kira 50 meteran ini adalah bias pelanginya, karena itulah ia dinamakan Air terjun Pelangi. Masih belum banyak yang mengetahui keberadaan air terjun pelangi, jika ingin kesana mintalah tolong pada komunitas pecinta alam yang ada di Bondowoso seperti Komunitas Jejak Petualang Bondowoso, MTMA Bondowoso ataupun komunitas lain.

Udara yang sejuk siap menyambut wisatawan ketika mereka memasuki area wisata menggunakan kendaraan pribadi. Bagaimana tidak, sepanjang perjalanan dipenuhi berbagai pepohonan. Seperti air terjun pada umumnya, di sekitar Air Terjun Pelangi ini terdapat tebing yang menjulang dengan ketinggian mencapai 50 meter. Debit air yang mengalir cukup deras sehingga meskipun tidak langsung menceburkan diri ke dekat air terjun, wisatawan masih bisa merasakan gemericik air. Terlebih air juga cukup melimpah karena berasal dari sumber mata air yang belum tercemar.

Wisatawan yang datang ke sana tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk berfoto dan menangkap momen-momen indah. Ada pula yang memilih untuk mandi merasakan sejuknya air terjun ini. Selain keindahan panorama, masih ada hal yang membuat wisatawan tertarik datang ke air terjun. Apalagi kalau bukan karena mitos yang beredar di masyarakat. Konon nama air terjun diambil dari nama air terjun pelangi, tempat mandi para bidadari bak dongeng jaman dulu. Ya, masyarakat percaya jika dulunya air terjun tersebut merupakan tempat mandi para bidadari , sehingga yang membasug mukanya dipercaya bisa awet muda.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, keindahan air terjun menjadi hal yang paling menarik. Belum lagi sebelum menuju air terjun pelangi ini anda bisa menikmati kopi Khas Keluncing Menikmati aroma kopi dan puncak Ijen dari lerengnya sangat mudah dari kawasan Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin menjadi salah satu spot untuk menikmatinya.
Dari kebun kopi bisa dikembangkan agrowisata alam. Diharpkan Pemkab memetakan kembali potensi kopi yang bisa diperluas, Betapa tidak Tren minum kopi muncul di kota dan desa. Dengan minum kopi bergairah, darah mengalir, budaya minum kopi harus ditingkatkan sebagaimana kita tahu Bondowoso salah satu Kabupaten diwilyah Tapal Kuda yang sudah mendeklarasikan sebagai Republik Kopi.

Republik Kopi Berawal dari seorang anak yang bernama Raden Bagus Assra, ia adalah anak Demang Walikromo pada masa pemerintahan Panembahan di bawah Adikoro IV, menantu Tjakraningkat Bangkalan, sedangkan Demang Walikoromo tak lain adalah putra Adikoro IV.

Tahun 1743 terjadilah pemberontakan Ke Lesap terhadap Pangeran Tjakraningrat karena dia diakui sebagai anak selir. pertempuran yang terjadi di desa Bulangan itu menewaskan Adikoro IV, Tahun 1750 pemberontakan dapat dipadamkan dengan tewasnya Ke Lesap. Terjadi pemulihan kekuasaan dengan diangkatnya anak Adikoro IV, yaitu RTA Tjokroningrat. Tak berapa lama terjadi perebutan kekuasaan dan pemerintahan dialihkan pada Tjokroningrat I anak Adikoro III yang bergelar Tumenggung Sepuh dengan R. Bilat sebagi patihnya. Khawatir dengan keselamatan Raden Bagus Assra, Nyi Sedabulangan membawa lari cucunya mengikuti eksodus besar-besaran eks pengikut Adikoro IV ke Besuki. Assra kecil ditemukan oleh Ki Patih Alus, Patih Wiropuro untuk kemudian di tampung serta dididik ilmu bela diri dan ilmu agama.

Usia 17 tahun beliau diangkat sebagai Mentri Anom dengan nama Abhiseka Mas Astruno dan tahun 1789 ditugaskan memperluas wilayah kekuasaan Besuki ke arah selatan, sebelumnya beliau telah menikah dengan putri Bupati Probolinggo. Tahun 1794 dalam usaha memperluas wilayah beliau menemukan suatu wilayah yang sangat strategis untuk kemudian disebut Bondowoso dengan diangkatnya beliau sebagi Demang di daerah yang baru dengan nama Abhiseka Mas Ngabehi Astrotruno.

Demikianlah dari hari ke hari Raden Bagus Assra berhasil mengembangkan Wilayah Kota Bondowoso dan tepat pada tanggal 17 Agustus 1819 atau hari selasa kliwon, 25 Syawal 1234 H. Adipati Besuki R. Aryo Prawirodiningrat sebagai orang kuat yang memperoleh kepercayaan Gubernur Hindia Belanda, dalam rangka memantapkan strategi politiknya menjadikan wilayah Bondowoso lepas dari Besuki, dengan status Keranggan Bondowoso dan mengangkat R. Bagus Assra atau Mas Ngabehi Astrotruno menjadi penguasa wilayah dan pimpinan agama, dengan gelar M. NG. Kertonegoro dan berpredikat Ronggo I, ditandai penyerahan Tombak Tunggul Wulung.

Masa Beliau memerintah adalah tahun 1819 – 1830 yang meliputi wilayah Bondowoso dan Jember. Pada tahun 1854, tepatnya tanggal 11 Desember 1854 Kironggo wafat di Bondowoso dan dikebumikan di atas bukit kecil di Kelurahan Sekarputih Kecamatan Tegalampel, yang kemudian menjadi Pemakaman keluarga Ki Ronggo Bondowoso,berziarah ke Makam Ki Ronggo ini. Makam yang terletak di Sekarputih, Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur ini memang sangat cocok digunakan untuk pecinta wisata religi. Bagi yang ingin berlibur bersama keluarga dan ingin mencoba berziarah ke makan ini, coba deh berkunjung ke makam yang satu ini.

Makam Ki Ronggo sendiri memang sangat cocok untuk liburan bernuansa religi, dan makam yang satu ini memang sudah terkenal karena memang ini adalah makam keturunan wali songo. Disini bisa berziarah dan mendoakan beliau supaya diterima di sisiNya, bagi yang penasaran, langsung aja deh pergi ke makam yang satu ini. Dijamin liburanmu religimu akan semakin berkesan. Dan jangan lupa icipi kopi khas Bondowoso, Seiring berkembangnya zaman Bondowoso terus merangkak dikancah Nasional maupun Internasional dengan Kopinya
(red)

1744129950993

Habisi Nyawa Janda, Divonis 20 Tahun Penjara

IMG-20250408-WA0090

BATAM – tapalkudamedia.com
Khaidir, nekat menghabisi nyawa Lia Astuti, seorang janda yang merupakan mantan tetangganya di Perumahan Taman Harapan Indah Blok I No 01, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada 26 Agustus 2017 lalu.

Perbuatannya tersebut diganjar dengan hukuman penjara selama 20 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Kamis (5/4/2018).Perbuatan Khaidir tergolong sadis. Ia menghabisi nyawa Lia menggunakan pisau yang telah dipersiapkannya. Sebanyak empat tusukan di bagian dada, perut, ketiak, dan pinggang mengakibatkan nyawa Lia tak dapat diselamatkan.

Perbuatan pembunuhan yang dilakukan Khaidir bermula ketika ia berniat untuk menggasak perhiasan emas yang kerap digunakan Lia. Niat tersebut dilanjutkan dengan mempersiapkan sebilah pisau stainless yang disimpan terdakwa di dalam tas sandang.

“Dulu, terdakwa ini pernah ngontrak di dekat rumah korban. Jadi, dia tahu betul kebiasaan korban yang sering menggunakan perhiasan emas cukup banyak dan juga tahu kalau korban ini tinggal sendiri di rumah itu,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang, usai persidangan putusan.

Terdakwa yang telah mempersiapkan senjata tajam langsung menuju rumah Khaidir menggunakan ojek. Setibanya di sana, Khaidir berpura-pura meminta bantuan korban dengan alasan istrinya sedang sakit.

“Terdakwa bilang ke korban kalau istrinya sedang sakit dan terus menyebut nama korban. Akhirnya, korban mengajak terdakwa ke rumah seorang ustad untuk meminta air yang sudah didoakan. Saat itu, terdakwa memperhatikan perhiasan yang digunakan korban,” kata Rumondang lagi.

Setelah keduanya pulang dari rumah ustad, lanjut Rumondang, terdakwa sempat memperhatikan korban yang menyaksikan acara HUT RI di perumahan dari pos sekuriti. Dan sebelum korban pulang ke rumahnya, terdakwa lebih dulu masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat pagar tembok rumah korban.

Tak lama kemudian, korban yang masuk ke dalam rumah dan hendak membuka pintu langsung disodori pisau dan membungkam mulut korban. Saat itu, terdakwa meminta korban untuk menyerahkan seluruh perhiasannya. Namun, korban berteriak dan pelaku yang ketakutan langsung menusuk korban menggunakan pisau.

“Korban ditusuk pertama kali di bagian pinggang, setelah korban terjatuh, ditusuk lagi di perut, dan karena korban masih berteriak meminta tolong, terdakwa menusuk korban di bagian dada dan ketiak,” kata Rumondang.

Ilhami, tetangga korban yang mendengar teriakan korban langsung mendatangi rumah tersebut. Setelah melihat terdakwa yang mengancamnya menggunakan pisau, Ilhami langsung menendang tangan terdakwa hingga pisau tersebut terjatuh. Tak lama, terdakwa melarikan diri ke arah jurang belakang rumah korban dan dikejar oleh Ilhami hingga akhirnya berhasil diamankan polisi.(wal)

1744129950993

Aktivitas Lempeng Bumi Meningkat, Mentawai Diguncang 11 Kali Gempa dalam Sehari

IMG-20250408-WA0090

PADANG – tapalkudamedia.com
Aktivitas gempa di zona megathrust di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat yang diprediksi para ahli akan terjadi gempa besar, pada hari ini di daerah tersebut telah terjadi 11 kali gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Mentawai.

Gempa pertama terjadi pada pukul 00:16:35 WIB dengan kekuatan 4.3 SR, selanjutnya diikuti gempa gempa yang kekuatan dibawah 5 SR, hingga pukul 19:00 telah terjadi sebanyak 11 kali gempa bumi, kekuatan gempa tersebut berkisar antara 2.3 SR – 4.8 SR.

“Kesebelas gempa bumi tersebut berada di sekitar Kepulauan mentawai, dan dua diantaranya merupakan gempabumi yang dirasakan, yaitu yang terjadi pada pukul 00: 16:35 WIB dengan kekuatan 4.3 RS dan dirasakan di pulau Siberut, serta gempa yang terjadi pada pukul 06:46:05 WIB dengan kekuatan 4.8 dan dirasakan di Siberut dan Tuapeijat, Sipora, namun dampak kedua gempa tersebut tidak ada laporan kerusakan,” terang Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Silaing Bawah, Kota Padang Panjang Rahmat Triyono, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, gempa-gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai tersebut diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng di Samudera Hindia sebelah barat kepulauan Mentawai, jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia memanjang dari pantai barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara.

Pada sistem subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non vulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano). Lempeng India-Australia menunjam ke bawah lempeng Benua Eurasia dengan kecepatan ±50-60 mm/tahun.

“Ini menunjukkan bahwa wilayah pantai barat Sumatera termasuk daerah yang aktivitas kegempaannya tinggi. Meskipun energi gempa yang kelepaskan di kepulauan Mentawai relatif kecil dengan kekuatan dibawah 5 SR namun hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tektonik diwilayah kepulauan Mentawai, “ jelasnya.

Sehubungan dengan peningkatan aktivitas kegempaan pada zona Megathrust Mentawai masyarakat dihimbau tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan karena gempabumi setiap saat dapat terjadi dan hingga saat ini belum dapat diprediksi.

“BMKG Padang Panjang akan selalu memonitor dan meng-update perkembangan terhadap peningkatan aktivitas kegempaan diwilayah kepulauan Mentawai,” pungkasnya.

(kha)

1744129950993

Wakapolri Tegaskan Akan Berantas Peredaran Miras Oplosan

IMG-20250408-WA0090

JAKARTA – tapalkudamedia.com
Wakapolri Komjen Syafruddin mengintruksikan jajarannya untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) oplosan, dimana sudah memakan korban jiwa belakangan ini.

“Ya kita akan tindak,” ujar Syafruddin di kantor DMI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018).

Secara tegas, Syafruddin juga mengatakan akan melakukan penindakan kepada siapa pun dan di mana saja bagi para pelaku yang menyebarkan miras opolosan ini.

“Pembuat mirasnya, siapa yang menjadi distributornya, siapa yang menjadi pelakunya,” tegas dia.

(Baca juga: Ada 1 Wanita dari 7 Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Bekasi)

Polisi Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Perayaan Natal

Selanjutnya, kata dia, para pelaku baik pembuat, penjual dan distributor akan diberikan hukum yang sesuai dengan aturan hukum yang saat ini berlaku.

“Semua akan dihukum sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya diketahui, akhir-akhir ini banyak korban tewas akibat miras oplosan. Kasus korban tewas akibat miras oplosan itu terjadi di beberapa wilayah, seperti Duren Sawit, Jakarta Timur; Jagakarsa, Jakarta Selatan, Beji, Depok, dan Jatiasih, Bekasi.

(Baca juga: Polisi Tangkap 6 Pelaku Terkait Miras Oplosan yang Menewaskan 31 Orang)

Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan, sampai hari ini sudah ada 31 orang yang tewas akibat minuman keras (miras) oplosan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“31 satu orang yang tewas itu dari berbagai wilayah, yaitu Bekasi, Depok, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya. (wal)

1744129950993

Gadaikan Mobil Dosen yang Disewanya Pria ini Diringkus

IMG-20250408-WA0090

BANYUWANGI – tapalkudamedia.com
Aksi tipu-tipu mengantarkan Eko Yulianto (41) ke balik jeruji besi penjara. Warga Dusun Andalas, Kelurahan Singoturunan, Kecamatan Banyuwangi, itu ditangkap menyusul adanya laporan dari Adul Hadi S. Pd. I, MPD (58) warga Dusun Krajan Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Minggu (1/4/2018) Pukul 15.00 WIB.

Korban yang merupakan seorang dosen tersebut melaporkan tindakan pria itu, karena mobil Toyota Avanza Nopol P 938 VQ Tahun 2013 Type G miliknya usai disewa malah digadaikan ke seorang warga berinisial R, berdomisili di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Gara-gara tindakan pria yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut, keberadaan mobil milik Abdul Hadi, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Akibatnya, Abdul Hadi mengalami kerugian sebesar Rp. 165 juta.

Kapolsek Kabat AKP Supriyadi menjelaskan, kasus ini bermula pada Senin (26/3/2018) Pukul 18.00 WIB. Pemilik mobil tersebut menerima telepon dari Afandi (42) yang merupakan orang kepercayaannya sekaligus tetangganya.

Dalam sambungan telepon itu, Afandi seorang saksi kasus ini mengatakan, jika mobil milik Abdul Hadi ada yang mau menyewa. Karena percaya, Abdul Hadi pun mengijinkan.

Karena saat itu tengah berada di wilayah Banyuwangi Kota, tanpa curiga Abdul Hadi menuyuruh saksi itu untuk mengambil mobil di rumahnya. Ketika mengambil mobil tersebut Afandi bertemu dengan anak korban bernama Ahmad Lukman.

Selanjutnya, mobil itu diserahkan ke pelaku. Setelah berjalan tiga hari mobil milik Abdul Hadi, tak kunjung dikembalikan. Malahan pelaku ini minta tambahan waktu sewa selama dua hari.

Karena sampai jatuh tempo pengembalian mobil pelaku tetap tidak mengembalikan mobil itu, Abdul Hadi mulai curiga. Kemudian dia mencari pelaku bersama Afandi. Tak disangka setelah bertemu, pelaku mengaku mobil itu telah digadaikan. Saat itu pelaku meminta waktu dua hari lagi untuk mengembalikan mobil milik Abdul Hadi. Namun tetap saja, mobil yang disewanya itu tak kunjung dikembalikan.

“Pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Kabat. Pelaku mengakui perbuatannya. Keberadaan mobil korban, masih dalam pencarian. Warga berinisial R, kita masukan ke Daftar Pencarian Orang (DPO). Dari perbuatan itu, pelaku kita jerat Pasal 372 dan atau Pasal 368 KUHP tentang penggelapan dan atau penipuan,” tegas Kapolsek Kabat AKP Supriyadi, Kamis (5/4/2018).

Pelaku dijebloskan ke sel tahanan, karena mengakui perbuatannya. Kasus ini diperkuat barang bukti berupa 1 lembar nota tanda terima sewa mobil dari saksi Afandi kepada pelaku. Foto copy STNK dan BPKB mobil milik korban.(red)

1744129950993

Astaga …Hamil 8 Bulan Diciduk Satpol PP Saat Mesum

IMG-20250408-WA0090

BANYUWANGI – tapalkudamedia .com

Empat pasangan tidak resmi berhasil diciduk tim Satpol PP Banyuwangi di dua hotel berbeda. Satu pasangan diciduk di Garden Cottage di wilayah Kecamatan Cluring, sedangkan tiga pasangan lainnya diciduk di Hotel Duta Jajag, Kecamatan Gambiran, Selasa (3/4/18) kemarin sebagaimana dilansir dari info terkini Banyuwangi.

Pasangan yang diciduk di Garden Cottage Cluring yakni Nur Kholil (43) warga Dusun Tosari RT 03 RW 04 Desa Blambangan, Kecamatan Muncar dengan Nur Hayati (39) warga Dusun Cemetuk RT 01 RW 03 Desa/Kecamatan Cluring.

Sedangkan tiga pasangan yang diciduk di Hotel Duta Jajag di antaranya Riko Dwi R (29) warga Dusun Lidah RT 03 RW 01 Desa/Kecamatan Gambiran bersama Yayuk Rahayu (46) warga Dusun Temurejo RT 07 RW 01 Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng.

Kemudian pasangan Hari Setyadi (52) warga Dusun Bulurejo RT 03 RW 01 Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, bersama Mila Ismawati (20) warga Dusun Plaosan RT 01 RW 01 Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo.

Kasatpol PP Banyuwangi Edy Supriyono SH melalui Kabid Penegakan Perda Joko Sugeng Raharjo SH MH mengatakan, keempat pasangan tersebut berhasil dipergoki petugas sedang berduaan di dalam kamar hotel. Saat dimintai surat-surat identitas diri, ternyata mereka bukan pasangan suami istri.

“Mereka yang berhasil diciduk kami wajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Karena hal itu melanggar norma agama. Masing-masing pasangan membuat surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani keduanya,” tutur Joko Sugeng kepada media ini.

Yang membuat petugas mengelus dada, dari keempat pasangan tersebut, ternyata ada salah seorang wanita yang dalam kondisi hamil 8 bulan.

“Jujur, kita sampai tidak habis pikir. Dalam kondisi hamil tua, kok bisa-bisanya berbuat mesum dengan lelaki lain yang bukan suaminya,” pungkasnya.(red)

1744129950993

Gantung Diri di Gubuk Sawah

IMG-20250408-WA0090

BANYUWANGI – tapalkudamedia
Seorangenek bernama Sukiyem asal Dusun Rogojampi Utara, Desa/Kecamatan Rogojampi ditemukan tewas gantung diri di area persawahan setempat, Kamis (5/4/2018) pagi.

Yahya mengatakan, jasad Sukiyem ditemukan menggantung dengan seutas tali tampar di gubuk sawah miliknya.

“Seperti biasa, setiap pagi saya pergi ke sawah. Dari kejauhan saya lihat kok ada orang-orangan yang menggelantung di gubuk milik saya itu. Setelah saya dekati ternyata itu Mbah Jinem (sebutan Sukiyem) gantung diri,” jelas Yahya, saat ditemui di rumah duka.

Yahya yang terkejut langsung memanggil warga sekitar, menghubungi ketua RT setempat, dan melapor ke kepolisian setempat.

Kapolsek Rogojampi Kompol Suharyono menjelaskan, hasil olah tempat kejadian dan pemeriksaan dari Tim Identifikasi Polres Banyuwangi menyimpulkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh nenek berusia 55 tahun itu.

“Di sekitar lokasi juga tidak ditemukan jejak adanya bekas penganiayaan. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi,” ungkapnya.

Dari pengakuan beberapa warga, dalam beberapa hari terakhir almarhum Mbah Sukiyem menunjukkan gelagat layaknya orang stres.

“Mbah Sukinem tinggal cuma numpang karang di tanah milik pak Katiman. Tapi sudah lama, sekitar sepuluh tahunan. Beberapa hari ini memang seperti orang stres,” ungkap tetangga korban, Hj Nisah.(red)

1744129950993
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih