Beranda blog Halaman 21

Bupati dan Warga Bersatu,Bondowoso Gaungkan Komitmen Bersih dari Korupsi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Inspektorat Kabupaten Bondowoso menggelar aksi pembubuhan tanda tangan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan korupsi.

Sebuah spanduk berukuran sekitar 2 x 1 meter dibentangkan di depan Pendopo Raden Bagus Asra dan menjadi ruang bebas bagi warga untuk menyampaikan aspirasi serta unek-unek terkait isu korupsi.

Dalam spanduk tersebut, masyarakat menuliskan berbagai pesan tegas. Beberapa di antaranya berbunyi, “Beri hukuman untuk tikus-tikus berdasi,” serta “Kapan negara maju jika tetap korupsi, korup hilang keadilan datang.” Aspirasi tersebut menggambarkan kuatnya harapan warga agar penanganan kasus korupsi dilakukan secara serius dan transparan.

Kegiatan ini turut mendapat perhatian Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid dan Sekretaris Daerah Fathur Rozi. Keduanya ikut membubuhkan tanda tangan sebagai simbol komitmen pemerintah daerah dalam memerangi praktik korupsi.

FB_IMG_1773966750014

Inspektorat Bondowoso berencana mengirimkan spanduk berisi ratusan tanda tangan dan pesan warga tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini dimaksudkan sebagai bukti bahwa masyarakat dan pemerintah daerah bersatu dalam mendorong pemberantasan korupsi di semua lini.

Kuncoro, salah seorang warga yang ikut menandatangani spanduk, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut.
“Semoga saja tidak dipandang sebelah mata, dan apa yang kita sampaikan ini benar-benar mampu menyentuh hati para koruptor untuk bertobat,” ujarnya.

Usai kegiatan, Bupati bersama jajaran mengikuti seluruh rangkaian Jalan-Jalan Sehat (JJS),Hari Kesehatan Nasional, kemudian berbaur bersama masyarakat menikmati sarapan nasi pecel di Warung Bu Supan, Alun-Alun Bondowoso.

images (15)

Selain Penghargaan Tingkat Nasional ,Bondowoso Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Lewat Program SIMANIS

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Setelah meraih penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional, Kabupaten Bondowoso kembali menorehkan prestasi membanggakan. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Bondowoso berhasil masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik (KIPP/Kovablik) tingkat Provinsi Jawa Timur.

PLT Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Arif Sudibyo, menyampaikan bahwa inovasi SIMANIS (Sistem Informasi Mapping Tuberkulosis) yang dikembangkan daerah ini berhasil menembus jajaran 45 besar KIPP Jawa Timur.

“Ini menunjukkan komitmen Bondowoso dengan inovasi terbaik dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik lewat program-program kreatif sebagaimana harapan Bupati KH. Abdul Hamid Wahid,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Inovasi Revolusioner untuk Perangi TBC

Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, memaparkan bahwa SIMANIS merupakan terobosan penting yang digagas UPTD Puskesmas Kotakulon untuk mengatasi tantangan serius dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Tantangan tersebut mencakup tingginya penolakan saat investigasi kontak, serta stigma yang menyebabkan keterlambatan deteksi dini.

SIMANIS hadir sebagai solusi komprehensif yang mengubah pendekatan penanganan TBC di Bondowoso. Sistem ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menyajikan pemetaan zona risiko TBC secara akurat tanpa mengungkap identitas pasien.

Melalui fitur pencarian berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), masyarakat dapat mengetahui status zona tempat tinggal mereka—apakah termasuk zona aman atau zona merah (berisiko tinggi). Jika berada di zona merah, sistem otomatis memberikan rekomendasi untuk segera menjalani skrining.

Teknologi yang Menjaga Privasi dan Tingkatkan Respons Cepat

Salah satu keunggulan utama SIMANIS adalah kemampuannya mengurangi stigma terhadap pasien TBC karena seluruh informasi pribadi tetap terlindungi.

FB_IMG_1773966750014

Selain itu, SIMANIS dilengkapi dengan berbagai fitur modern, antara lain:

Integrasi Data Nasional: Terhubung dengan SITB Kemenkes, P-Care BPJS, eTIBI Jawa Timur, dan Google Maps sehingga pelaporan kasus dan tindak lanjut dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Konsultasi Digital: Masyarakat dapat mengakses layanan konsultasi kesehatan melalui WhatsApp yang terhubung langsung dengan petugas.

Keberadaan SIMANIS mengubah pendekatan penanggulangan TBC dari yang semula reaktif dan penuh hambatan stigma menjadi lebih proaktif, berbasis data geospasial, dan tetap menjaga etika serta kerahasiaan pasien.

Komitmen Bondowoso Tingkatkan Layanan Publik

Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bawah kepemimpinan KH. Abdul Hamid Wahid terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada solusi atas persoalan masyarakat.

Partisipasi Bondowoso dalam KOVABLIK Jawa Timur 2025 menjadi momentum penting untuk membagikan praktik terbaik serta mendorong daerah lain menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi Indeks Kualitas Masyarakat (IKM) dan kesehatan publik.

Dengan capaian ini, Bondowoso semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang progresif dalam menghadirkan inovasi kesehatan demi masa depan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

images (15)

Program Cek Kesehatan Gratis Bondowoso Terus Digenjot, Target 30 Persen Penduduk

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperluas layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat dan pelajar. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. Arif Sudibyo, menegaskan bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan masyarakat.

“Kesehatan itu merupakan salah satu hal paling penting, sebuah investasi jangka panjang. Jika kita sehat, harapannya masa depan kita menjadi lebih baik,” ujarnya.

Menurut dr. Arif, progres layanan cek kesehatan gratis menunjukkan peningkatan signifikan. Pemerintah menargetkan 30 persen dari jumlah penduduk mengikuti program tersebut tahun ini.

Cek Kesehatan Gratis di Semua Jenjang Sekolah

Sejak September, Dinas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Program ini mencakup pemeriksaan jasmani, tensi darah, kesehatan paru-paru, jantung, kecenderungan penyakit menular, serta kesehatan jiwa.

“Kita juga menemukan beberapa kasus hipertensi dan diabetes, tetapi tidak banyak. Rata-rata kasus yang paling sering muncul adalah hipertensi,” jelasnya.
Selain itu, kelainan mata atau gangguan ketajaman penglihatan juga menjadi temuan umum di kalangan pelajar.

Untuk siswa kelas 6 SD dan SMP, Dinas Kesehatan juga melakukan pemeriksaan kebugaran fisik. Sementara untuk masyarakat dewasa, kebugaran dinilai melalui tes jalan cepat atau lari jarak jauh sejauh 1,6 km, yang kemudian diukur berdasarkan waktu tempuh.

FB_IMG_1773966750014

“Guru-guru juga kita periksa kesehatannya secara lengkap,” tambahnya.

Raih Penghargaan Kabupaten Sehat

Dalam kesempatan yang sama, dr. Arif mengungkapkan bahwa Kabupaten Bondowoso baru saja meraih beberapa penghargaan bergengsi, salah satunya Penghargaan Swasti Saba dari Kementerian Kesehatan.

“Penghargaan ini prosesnya panjang karena melibatkan semua OPD dan kecamatan. Intinya adalah bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk ditinggali,” jelasnya.

Bondowoso juga mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait profil kesehatan daerah yang dinilai akurat dan lengkap.

Dengan berbagai capaian tersebut, Dinas Kesehatan Bondowoso berkomitmen terus memperkuat layanan promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan sebagai fondasi kehidupan.

images (15)

Bondowoso Peringati HKN ke-61: Bupati Tekankan Kesehatan sebagai Investasi Masa Depan Generasi Emas 2045

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan rangkaian kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan, Minggu 7/12/2025.

Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa kesehatan merupakan investasi paling berharga bagi masa depan bangsa.

“Kesehatan adalah investasi terbesar bagi kita semua. Dua puluh tahun ke depan, anak-anak kita akan menjadi generasi produktif. Karena itu tugas kita hari ini adalah memastikan mereka tumbuh sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan, khususnya menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati.

Bupati Hamid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Ia turut berterima kasih kepada dunia usaha, akademisi, media, organisasi masyarakat, serta para kader kesehatan yang selama ini aktif berkolaborasi.

“Izinkan saya mengapresiasi panitia, Dinas Kesehatan, serta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan hari ini. Peringatan HKN menjadi pengingat dan peneguhan bagi kita untuk menjaga kualitas kesehatan diri dan generasi kita — sehat lahir batin, sehat jasmani dan rohani,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan HKN: Donor Darah, Pasar Sehat, hingga Pemeriksaan Gratis

FB_IMG_1773966750014

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, Arif Sudibyo, menyampaikan bahwa tema HKN ke-61 yaitu “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” menjadi pesan penting bahwa kualitas kesehatan masa kini sangat menentukan kemajuan generasi di masa mendatang.

“Upaya peningkatan derajat kesehatan hari ini akan sangat mempengaruhi kualitas generasi kita di masa depan. Generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter akan menjadi penerus bangsa yang hebat,” jelasnya.

Arif memaparkan bahwa peringatan HKN ke-61 di Bondowoso diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya ,Donor darah ,Basar sehat,Pemeriksaan kesehatan gratis,Pertandingan olahraga (badminton dan mini soccer)
Bakti sosial oleh berbagai organisasi profesi.

Sejumlah organisasi profesi ikut berkontribusi, termasuk IDI, PPNI, PPDI, PTMI, dan lainnya. Beberapa kegiatan sosial yang digelar antara lain ,Pengeboran air bersih di Desa Cermin Pelayanan kesehatan anak sekolah oleh TTV,Sunat massal
Penyuluhan kesehatan,Pembagian sembako

“Hari ini adalah wujud kolaborasi Dinas Kesehatan, seluruh rumah sakit, Puskesmas, organisasi profesi, serta dukungan berbagai pihak lainnya. Terima kasih atas kontribusi dan kerja samanya,” tutup Arif.

Peringatan HKN ke-61 di Bondowoso menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, sebagai fondasi menuju generasi emas Indonesia

images (15)

Mengawal Program PKPA Beasiswa Peradi Utama, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat Batch 1

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Jakarta — Program PKPA Beasiswa PKPA Peradi Utama untuk 2.000 kader KOPRI PMII dan 3.000 kader PA-GMNI terus berlanjut. Pada Batch 1 pertemuan keempat, para peserta mendapatkan materi Tata Acara Pengadilan Pidana yang disampaikan oleh Dr. Jamalih. Kegiatan ini diikuti oleh hampir 140 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Dalam pemaparan materinya, Dr. Jamalih menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai proses peradilan pidana sebagai fondasi bagi penegakan hukum yang profesional. Ia menyampaikan bahwa calon advokat harus memiliki perspektif yang komprehensif dari tahap penyidikan hingga proses persidangan.

“Program beasiswa PKPA ini digulirkan sebagai upaya untuk mencetak kader-kader muda yang siap berkontribusi dalam memperkuat supremasi hukum dan keadilan di Indonesia. Melalui rangkaian materi yang diberikan secara bertahap, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi hukum serta memiliki integritas dalam menjalankan profesi advokat,”jelasnya ,Sabtu 6/12/2025 malam.

FB_IMG_1773966750014

Panitia penyelenggara Michael, S.H., CTA, menyebutkan bahwa tingginya antusiasme peserta dari berbagai provinsi menunjukkan besarnya minat kader organisasi mahasiswa dalam memperdalam ilmu hukum. Program ini juga diharapkan menjadi ruang kaderisasi hukum yang memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan nasional.

Pertemuan selanjutnya direncanakan akan kembali menghadirkan narasumber ahli di bidang hukum lainnya sebagai bagian dari komitmen penyelenggara dalam memastikan kualitas pendidikan profesi bagi seluruh peserta.

images (15)

Menggema di Aula DPD Golkar Bondowoso ,Sholawat jadi Ikhtiar Spiritual untuk Negeri

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — DPD Partai Golkar Bondowoso menggelar kegiatan “Golkar Bersholawat” dengan pembacaan 4.444 Sholawat Nariyah di Aula DPD Golkar Bondowoso, Jumat malam (5/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan bangsa serta wujud syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Syaihona Kholil, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Jenderal Purnawirawan Soeharto.

Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Bondowoso, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kebermanfaatan partai bagi masyarakat.

“Sesuai teladan kita bersama, Partai Golkar harus menjadi organisasi yang keberadaannya bermanfaat bagi lingkungan dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Golkar tidak hanya hadir dalam ranah politik praktis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan.

FB_IMG_1773966750014

“Partai Golkar didirikan bukan sekadar untuk merebut kekuasaan, tetapi untuk menjaga Pancasila dari rongrongan komunisme serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bondowoso,” tegasnya.

Ady Kriesna menekankan bahwa kegiatan sholawat ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ia berharap nilai-nilai keteladanan Nabi dapat diteruskan melalui kiprah Partai Golkar di berbagai bidang.

“Kita mengetahui dari sejarah Rasulullah SAW banyak teladan kecil yang dapat kita contoh. Dari situlah saya berharap melalui Golkar Bersholawat ini kita bisa meneruskan nilai-nilai yang telah dicerminkan dari kepribadian beliau,” katanya.

Kegiatan Golkar Bersholawat ini turut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bondowoso, Toga dan Tomas ,kader,serta masyarakat yang ikut memadati aula untuk bersama-sama melantunkan doa dan sholawat.

images (15)

Wabup As’ad Yahya Safi’i: Haul Ki Ronggo Jadi Momentum Meneguhkan Semangat Bondowoso Berkah

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i menyampaikan Haul Ki Ronggo menjadi momentum penting untuk merefleksikan sejarah panjang peradaban di Bumi Ki Ronggo. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa fondasi pemerintahan dan tata wilayah Bondowoso saat ini tidak terlepas dari perjuangan para leluhur yang telah membuka, membangun, serta menanamkan nilai-nilai luhur bagi generasi penerus.

Disebutkan bahwa pembangunan yang dilakukan para pendahulu bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga mencakup ritualitas, moralitas, serta penguatan karakter masyarakat. Semangat perjuangan, kebijaksanaan, kegigihan, dan ketaatan para leluhur tercermin dalam pesan luhur mereka tentang pentingnya berbuat kebaikan sebagai bekal kehidupan.

Nilai-nilai tersebut, menurut pemerintah, merupakan warisan yang harus dijaga dan diteruskan oleh seluruh masyarakat Bondowoso.

FB_IMG_1773966750014

“Semangat beliau dalam membuka dan menata wilayah hendaknya menginspirasi kita untuk melanjutkan pembangunan daerah. Saat ini kita bersama-sama mengimplementasikan visi Bondowoso Berkah, yang menempatkan keberkahan Allah SWT sebagai dasar dari setiap ikhtiar dan kerja keras,” demikian disampaikan dalam sambutan resmi Haul Kironggo tersebut.

Pada momentum bersejarah ini, masyarakat Bondowoso diajak untuk memperkuat persatuan, merawat kearifan lokal, serta membangun kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Dengan meneladani nilai-nilai perjuangan Ki Ronggo, diharapkan Bondowoso dapat terus berkembang sebagai daerah yang membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi seluruh warganya.

“Insyaallah, dengan meneladani perjuangan para pendahulu, kita dapat mewujudkan Bondowoso Berkah yang membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso,” tutupnya

images (15)

Dinsos P3AKB Bondowoso Gelar Pemilihan Duta GenRe 2025, Siapkan Remaja Jadi Teladan dan Agen Perubahan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — dr M.Imron Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso melalui Kepala Bidang Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Partisipasi Perempuan dan Keluarga Berencana (Kabid KS-PP-PPKB), Ani Farmadiani, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2025.

Ani menjelaskan bahwa Duta GenRe merupakan figur teladan bagi remaja yang bertugas memberikan wawasan terkait kesehatan reproduksi, pencegahan narkoba, seks bebas, dan HIV/AIDS. Selain itu, mereka juga menjadi agen perubahan dalam menyiapkan perencanaan kehidupan berkeluarga yang sehat dan bertanggung jawab. Program ini berada di bawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Duta GenRe diharapkan mampu menginspirasi remaja lainnya. Mereka tidak hanya menjadi contoh, tetapi juga menjadi penyampai informasi penting terkait kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta upaya menghindari pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Ani.

Ia menambahkan, pemilihan Duta GenRe bertujuan untuk mewujudkan generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual. Melalui program ini, remaja akan mendapatkan edukasi, layanan konseling, dan pembekalan kecakapan hidup.

FB_IMG_1773966750014

Program GenRe sendiri merupakan program nasional yang dikembangkan BKKBN untuk menyiapkan remaja menghadapi masa depan dan kehidupan berkeluarga. Melalui program ini, remaja didorong memahami pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi sejak dini.

Proses pemilihan Duta GenRe 2025 nantinya akan melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari administrasi, wawancara, hingga presentasi gagasan. Seleksi ini dirancang untuk memilih figur remaja yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku positif, baik sebagai individu maupun sebagai calon anggota keluarga.

Para Duta GenRe terpilih akan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan seperti sosialisasi di sekolah, penyuluhan kepada masyarakat, layanan konseling, hingga kampanye edukasi melalui media sosial.

Dengan terselenggaranya Pemilihan Duta GenRe 2025, Dinsos P3AKB berharap semakin banyak remaja Bondowoso yang berperan aktif dalam membangun generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing demi mewujudkan Bondowoso BERKAH.

images (15)

Jawab Tantangan Kualitas Hidup Para Lansia,Dinsos P3AKB Bondowoso Perkuat Komitmen Selantang

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok lanjut usia (lansia).

Salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang digelar di Kecamatan Tenggarang, Rabu (3/12/2025).

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, dr. M. Imron, melalui Kepala Bidang Keluarga Sejahtera, Pemberdayaan Partisipasi Perempuan dan Keluarga Berencana (Kabid KS PP PPKB), Ani Farmadiani, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya pendidikan nonformal yang diberikan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.

“Sekolah Lansia Tangguh adalah bentukmenjawab tantangan ,bagaimana saat lansia tetap berdaya tentunya dengan pendidikan sepanjang hayat bagi lansia, yang dirancang agar mereka tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” ujar Ani.

Selantang ini kata Ani menjadi pendidikan nonformal di kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) untuk mewujudkan lansia SMART — Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, serta bermartabat dalam tujuh dimensi lansia tangguh.

Dikatakan bahwa misi program ini dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dengan kegiatan BKL.

“Ya betul ,menggunakan kurikulum komprehensif untuk membentuk lansia SMART dalam tujuh dimensi lansia tangguh,”ungkapnya.

Selain itu kata Ani ,menyelenggarakan pembelajaran sesuai profil lansia, kebutuhan masyarakat, serta kondisi dan potensi wilayah.

“Tak kalah pentingnya ,membangun kerja sama lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program,”tegasnya.

FB_IMG_1773966750014

Ani memaparkan bahwa Program Sekolah Lansia Tangguh memiliki sejumlah tujuan, antara lain yaitu neningkatkan kualitas kegiatan kelompok BKL dalam mewujudkan lansia tangguh.

Kemudian meningkatkan pemahaman lansia mengenai konsep SMART dalam tujuh dimensi lansia tangguh: spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial, profesional/vokasional, dan lingkungan.

“Ini juga penting yaitu ,meningkatkan pengetahuan lansia tentang proses menua, baik dalam keadaan sehat maupun sakit,”tuturnya.

Lebih lebih kata Ani ,Lansia bisa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku lansia terkait kesehatan fisik dan mental.

Selain itu dapat meningkatkan kemampuan lansia dalam bidang sosial dan ekonomi.Membentuk perilaku lansia yang peduli terhadap lingkungan yang mendukung kehidupan mereka.

“Juga meningkatkan imunitas tubuh dengan cara menciptakan lingkungan yang membuat lansia selalu bahagia,”katanya.

Ani berharap melalui Sekolah Lansia Tangguh, para lansia di Bondowoso dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri dan mampu berperan aktif dalam keluarga maupun masyarakat.

“Harapan kami, para lansia tetap sehat, berdaya, dan bahagia. Karena lansia yang bahagia akan memiliki imunitas yang lebih baik,” pungkasnya.

images (15)

HUT Korpri ke-54, Bondowoso Mantapkan Pengabdian ASN Lewat Aksi Sosial dan Peningkatan Kompetensi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 tahun 2025. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini disusun untuk memperkuat nilai pengabdian Korpri sekaligus meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN), Senin (1/12/2025).

Peringatan HUT Korpri diawali dengan upacara sebagaimana arahan Dewan Pengurus Nasional Korpri. Sebelum pelaksanaan upacara puncak, jajaran Pemkab Bondowoso juga melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

Selain itu, Korpri Bondowoso kembali melaksanakan kegiatan berbagi dengan anak yatim, sebuah agenda sosial yang telah menjadi tradisi tahunan. Sekda Fathur Rozi menegaskan bahwa Korpri berkomitmen hadir langsung untuk memberikan semangat kepada anak-anak yatim.

“Ini adalah komitmen kami. Bukan anak yatim yang datang ke Korpri, tetapi Korpri yang mendatangi mereka agar bisa memberi semangat secara langsung,” ujar Fathur Rozi.

Pada momentum HUT ke-54 ini, Sekda juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terkait tugas dan fungsi ASN, terutama sebagai penggerak sekaligus teladan bagi masyarakat. Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten.

FB_IMG_1773966750014

Di samping kegiatan sosial, Korpri Bondowoso juga menggelar donor darah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat serta bagian dari aksi bakti sosial.

Fathur Rozi turut mengungkapkan sebuah inisiatif baru yang mulai diwujudkan tahun ini, yakni pembentukan paduan suara Korpri khusus untuk menyanyikan Mars Korpri. Gagasan tersebut muncul setelah melihat masih banyak ASN yang belum menghafal maupun memahami makna lagu tersebut.

“Mars Korpri bukan hanya untuk dihafal. Ada nilai-nilai yang harus dimaknai dan diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat. Pada akhirnya, semua kegiatan ini bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Korpri Bondowoso berharap dapat memperkokoh semangat pengabdian ASN serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih