Bondowoso — Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Kantor Cabang (KC) Bondowoso menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, dalam sambutannya menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa Bondowoso masih tertinggal dalam hal elektronifikasi transaksi keuangan dibanding daerah lain.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan digitalisasi transaksi. Kami telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK agar Bondowoso mendapat prioritas dalam edukasi dan sosialisasi elektronifikasi transaksi,” ujarnya di Pendopo Bagus Asra ,Kamis 2304/2026.
Menurut Bupati, kolaborasi dengan perbankan, khususnya Bank Jatim, menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di daerah.
Ia berharap upaya ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan sekaligus mendorong penggunaan layanan perbankan digital secara luas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas kontribusinya melalui program CSR.
Ia menilai CSR tidak hanya sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.
“Program CSR ini diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jatim Bondowoso, Heru, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pihaknya menyalurkan CSR berupa pembangunan tugu batas kota di Kecamatan Curahdami.
Bantuan tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk mendukung penataan dan estetika wilayah.
“CSR ini kami harapkan dapat memperindah tata kota sekaligus menjadi simbol identitas daerah,” ungkapnya.
Selain penyerahan CSR, Bank Jatim juga terus mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi mobile banking. Heru menyebutkan, aplikasi tersebut memiliki berbagai fitur unggulan yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi, seperti transfer, pembayaran, hingga akses berbagai produk keuangan dalam satu platform.
Ia menambahkan, proses aktivasi layanan mobile banking kini semakin mudah dan fleksibel, termasuk dengan penggunaan fitur keamanan seperti sidik jari dan pengenalan wajah.
“Kami mengajak masyarakat Bondowoso yang telah memiliki rekening Bank Jatim untuk segera mengaktifkan layanan mobile banking agar dapat menikmati kemudahan transaksi secara digital,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Bank Jatim sepakat bahwa penguatan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Dengan sinergi yang solid, keduanya optimistis dapat mewujudkan Bondowoso yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.











