BONDOWOSO – Kabupaten Bondowoso memiliki beragam destinasi wisata alam dengan karakteristik geologi yang unik. Salah satunya Black Lava Bondowoso, yang dikenal pula sebagai Black Lava Plalangan, kawasan bebatuan hitam yang menjadi bagian dari kekayaan geologi Ijen Geopark.
Black Lava Plalangan merupakan kawasan yang menyimpan jejak aktivitas vulkanik masa lalu. Hamparan batuan berwarna hitam di kawasan tersebut dipercaya merupakan sisa aliran lava purba dari letusan Gunung Anyar atau Jabal Kirmit.
Kawasan ini berada di antara Desa Kalianyar dan Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Lokasinya cukup strategis karena berada di sekitar jalur utama menuju kawasan Ijen dengan posisi lahan yang relatif tinggi, sehingga pengunjung dapat menikmati bentang alam pegunungan di sekitarnya.
Secara geologi, kawasan Black Lava Plalangan didominasi hamparan batuan berwarna gelap yang terdiri atas basalt hingga andesit basaltik.
Bentangan material vulkanik tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena memperlihatkan secara kasatmata jejak aktivitas gunung api pada masa lampau.
Kawasan batuan hitam ini membentang sekitar 10,51 kilometer persegi, dari kawasan Gunung Anyar hingga Blawan. Bentang alam tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi bagian penting dari kekayaan geologi yang dikembangkan melalui konsep geowisata di kawasan Ijen.
Menawarkan Lanskap Kaldera Ijen Purba
Selain keunikan batuannya, Black Lava Plalangan juga menawarkan panorama alam yang menarik. Dari kawasan ini, wisatawan dapat melihat bentang alam serta dinding raksasa Kaldera Ijen Purba yang menjadi salah satu lanskap geologi khas kawasan Ijen.
Hamparan bebatuan hitam yang berpadu dengan perbukitan dan vegetasi di sekitarnya juga menjadikan lokasi ini menarik sebagai tempat menikmati panorama alam maupun mengabadikan momen melalui fotografi.
Baca juga : Topeng Kona, Warisan Budaya yang Mampu Menguatkan Identitas Ijen Geopark Menuju Revalidasi UNESCO
Menuju Revalidasi UNESCO, Pemkab Bondowoso Susun Langkah Terukur Demi Selamatkan Status Ijen Geopark
Surga Tersembunyi Dilereng Ijen Bondowoso
Air Terjun Tancak Kembar, Pesona Surga Wisata Alam Bondowoso dan Kisah Legenda Dewi Rengganis
Pada sore hari, kawasan tersebut juga menawarkan suasana yang berbeda. Posisi yang relatif terbuka membuat Black Lava Plalangan menjadi salah satu lokasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam.
Keberadaan Black Lava Plalangan sekaligus memperlihatkan bahwa potensi wisata Bondowoso tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga pada kekayaan geologi yang memiliki nilai edukasi.
Melalui pengembangan Ijen Geopark, jejak aktivitas vulkanik masa lalu tersebut dapat diperkenalkan kepada masyarakat dan wisatawan sebagai bagian dari perjalanan panjang pembentukan bentang alam Ijen.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ijen, Black Lava Plalangan dapat menjadi salah satu destinasi alternatif untuk mengenal lebih dekat jejak vulkanisme sekaligus menikmati lanskap alam Bondowoso dari sudut pandang yang berbeda.














