Beranda Lensa Nusantara Air Terjun Tancak Kembar, Pesona Surga Wisata Alam Bondowoso dan Kisah Legenda...

Air Terjun Tancak Kembar, Pesona Surga Wisata Alam Bondowoso dan Kisah Legenda Dewi Rengganis

1784696982808

Bondowoso – Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, memiliki banyak destinasi wisata alam yang menawarkan panorama memukau.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Air Terjun Tancak Kembar, wisata alam di lereng timur Pegunungan Argopuro yang menyuguhkan keindahan alam sekaligus kisah legenda yang masih hidup di tengah masyarakat.

Berada di Desa Andungsari, Kecamatan Pakem, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bondowoso, Air Terjun Tancak Kembar berdiri di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut.

Lokasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan yang masih alami dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Namun, keindahan tersebut harus ditebus dengan perjuangan.Pasalnya didominasi jalan makadam yang cukup menantang, terutama saat musim hujan karena licin.

Dari permukiman terakhir, pengunjung sekarang tidak harus jauh berjalan kaki karena untuk mencapai air terjun sudah ada tempat parkir kendaraan baik roda dua ataupun roda 4.

Meski lumayan jauh dari kota Bondowoso , rasa lelah akan terbayar lunas begitu tiba di lokasi. Dua aliran air terjun yang menjulang berdampingan dengan ketinggian sekitar 70 meter menyuguhkan panorama yang memukau.

Air yang jernih mengalir deras di antara rimbunnya pepohonan, menghadirkan suasana sejuk dan tenang.

Nama Tancak Kembar berasal dari dua aliran air terjun yang berjarak sekitar 20 meter dan memiliki tinggi yang hampir sama.

Dalam bahasa Madura, tancak berarti air terjun. Masyarakat setempat juga memaknai kedua aliran tersebut sebagai simbol laki-laki dan perempuan.

Selain pesona alamnya, Air Terjun Tancak Kembar juga dikenal karena legenda yang berkembang secara turun-temurun.

Masyarakat meyakini kawasan ini berkaitan dengan kisah Dewi Rengganis, seorang putri yang dalam cerita rakyat disebut pernah menjadikan kawasan Argopuro sebagai tempat pelarian dan bermukim setelah terjadinya peperangan pada masa lampau.

Kepercayaan tersebut melahirkan tradisi yang masih dijumpai hingga kini. Pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang atau selama bulan Muharram (Suro), sejumlah pengunjung datang untuk melakukan ritual adat maupun mandi di bawah air terjun.

1785517338444

Seorang warga Desa Andungsari mengatakan, pengunjung yang datang untuk tujuan tersebut tidak hanya berasal dari Bondowoso, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Saat bulan Suro, banyak pengunjung dari Madiun, Magetan, dan daerah sekitarnya yang datang ke sini,” ujarnya,,Sabtu ,25/7/2026.

Sebagian masyarakat mempercayai mandi di Air Terjun Tancak Kembar dapat membawa keberkahan atau membuat seseorang tampak awet muda.

Namun, kepercayaan tersebut merupakan bagian dari tradisi dan cerita rakyat yang berkembang di masyarakat serta belum memiliki dasar ilmiah.

Terlepas dari berbagai legenda yang menyertainya, Air Terjun Tancak Kembar tetap menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan Bondowoso.

Keindahan panorama, udara pegunungan yang segar, serta tantangan menuju lokasi menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan pencinta petualangan maupun keluarga yang ingin menikmati pesona alam yang masih asri.

Mitos yang berkembang adalah sosok Dewi Rengganis yang sering mandi di tempat tersebut. Dan bahkan diyakini telah mendirikan kerajaan kecil di puncak gunung Argopuro. Air terjun tersebut memang berada di kawasan Gunung Argopuro.

Dan apabila mandi di tempat tersebut, diyakin akan awet muda. Dua air terjun itu memang terlihat seperti menggambarkan simbol laki-laki dan perempuan.

Karena mitos tersebut, banyak pengunjung yang makin penasaran dan ingin melihat langsung suasana air terjun Tancak kembar*)

 

 

 

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521