BONDOWOSO – Upaya memperkuat ekosistem perkopian di Kabupaten Bondowoso mendapat dukungan dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Lembaga tersebut memastikan Bondowoso menjadi bagian dari project fase 3 tahun 2026 dengan komoditas kopi sebagai salah satu fokus utama.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman, mengatakan pihaknya menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, program itu diharapkan tidak hanya menyentuh satu atau dua pihak, tetapi mampu melibatkan berbagai elemen yang selama ini bergerak dalam ekosistem kopi Bondowoso.
“Alhamdulillah, sudah ada keputusan final bahwa ILO akan mendukung Bondowoso untuk project fase 3 tahun 2026 dengan komoditas kopi,” ujar Aris saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (4/9/2026) malam.
Aris menegaskan, keterlibatan berbagai pegiat kopi menjadi penting agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak lebih luas.
Karena itu, pihaknya akan melakukan proses kurasi terhadap pihak-pihak yang dinilai memiliki kapasitas dan peran dalam pengembangan ekosistem kopi.
“Nanti akan dikurasi. Harapan kami, bisa melibatkan banyak pegiat yang ada di ekosistem kopi,” katanya.
Berita terkait :
ILO Bidik Bondowoso sebagai Kandidat Pilot Project Pemberdayaan Buruh dan Petani Kopi
Kerja sama ILO dengan pemerintah, asosiasi pengusaha, serikat pekerja, dan perusahaan selama ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta perlindungan hukum bagi petani dan buruh perkebunan kopi di Indonesia.
Dukungan terhadap Bondowoso tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperkuat sektor kopi secara lebih menyeluruh. Tidak hanya dari sisi produksi dan pemasaran, tetapi juga menyangkut kesejahteraan petani dan buruh yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok komoditas kopi.
Dengan semakin banyaknya pihak yang terlibat, program tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem kopi Bondowoso yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Terpisah Bupati Bondowoso KH.Abdul Hamid Wahid menyambut baik atas Project tersebut.
“Terimakasih kepada OJK yang sudah sangat mendukung hingga proses ini final,” katanya.
Ia berharap Project ini bermanfaat untuk para petani ataupun buruh Kopi khususnya dan untuk masyarakat Bondowoso pada umumnya.














