Beranda Ekonomi & Teknologi Ketua DPRD Bondowoso Sambut Positif Usulan OJK Final , Kopi Bondowoso Berpeluang...

Ketua DPRD Bondowoso Sambut Positif Usulan OJK Final , Kopi Bondowoso Berpeluang Mendunia Lewat Ekosistem ILO

1784696982808

BONDOWOSO – Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengusulkan sejumlah ekosistem kopi di Bondowoso untuk terlibat dalam inisiatif bersama International Labour Organization (ILO).

Menurut Ahmad Dhafir, peluang tersebut merupakan capaian penting bagi Kabupaten Bondowoso. Terlebih, Bondowoso disebut menjadi salah satu dari sedikit daerah yang diajukan dalam program tersebut.

“Ini sebuah capaian yang luar biasa untuk Bondowoso. Kalau memang Bondowoso menjadi salah satu daerah yang diajukan dan kemudian mendapatkan keputusan untuk masuk dalam program tersebut, tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi daerah,” ujarnya,Jum’at,4/09/2026 di gedung DPRD setempat.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan tenaga kerja atau para pekerja di sektor kopi saja.

Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat dalam mata rantai industri kopi Bondowoso.

Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja harus menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem kopi.

Namun, dampak yang lebih besar juga diharapkan dapat dirasakan oleh para petani, pelaku usaha, pengolah kopi, hingga masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sektor tersebut.

“Bukan hanya persoalan buruh atau pekerja kopi, tetapi bagaimana kesejahteraan mereka benar-benar diperhatikan. Termasuk melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, kesehatan, dan berbagai program yang mendukung kehidupan mereka,” katanya.

Ahmad Dhafir menilai dukungan OJK terhadap penguatan ekosistem kopi Bondowoso merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.

Sebab, kata dia ,pengembangan kopi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh rantai produksi dari hulu hingga hilir.

Mulai dari cara budidaya kopi yang baik, peningkatan kualitas hasil panen, pengolahan pascapanen, hingga pemasaran dan perluasan akses pasar, semuanya harus menjadi bagian dari ekosistem yang terintegrasi.

1785517338444

“Kalau pengembangan dilakukan dari hulu sampai hilir dan mengikuti standar serta kebutuhan pasar tertentu, tentu kualitas kopi Bondowoso akan semakin meningkat. Pada akhirnya, hal itu akan mendongkrak nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua DPRD Bondowoso itu juga menegaskan bahwa lembaga legislatif memberikan dukungan penuh terhadap berbagai langkah yang bertujuan memperkuat posisi kopi Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, keterlibatan ekosistem kopi Bondowoso dalam inisiatif yang didukung ILO dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pengakuan terhadap kualitas dan potensi kopi daerah.

Keberhasilan tersebut, lanjut Ahmad Dhafir, bukan hanya tentang sebuah program, tetapi juga merupakan bagian dari perjuangan panjang untuk membawa identitas dan produk unggulan Bondowoso ke panggung global.

“Ini merupakan mata rantai dari upaya untuk memfasilitasi pengakuan dan memperkuat posisi Bondowoso sebagai daerah penghasil kopi. Dampaknya tentu akan sangat besar bagi kopi Bondowoso agar semakin dikenal dan memiliki peluang untuk mendunia,” tegasnya.

Ia berharap, penguatan ekosistem kopi tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ketika kesejahteraan pekerja dan petani diperhatikan, kualitas produksi ditingkatkan, serta akses pasar diperluas, maka sektor kopi diyakini mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Bondowoso.

“Intinya, DPRD sangat mendukung. Kita ingin keberhasilan kopi Bondowoso ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Penguatan ekosistem kopi Bondowoso melalui kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi momentum penting. Di tengah semakin ketatnya persaingan pasar global, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan pekerja, standar produksi, hingga penguatan rantai nilai menjadi pekerjaan besar yang harus dilakukan secara bersama-sama.

Jika peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, kopi Bondowoso tidak hanya berpotensi semakin dikenal di pasar nasional, tetapi juga membuka jalan menuju pasar internasional dengan fondasi ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Sekali lagi terima kasih pada OJK sudah memproses project ini sampai final,”pungkasnya.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521