Beranda Lensa Nusantara Wabup Bondowoso: Keterbatasan Anggaran Bukan Penghalang ,Dorong Kreativitas Desa

Wabup Bondowoso: Keterbatasan Anggaran Bukan Penghalang ,Dorong Kreativitas Desa

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, menyampaikan bahwa kondisi pemerintahan saat ini diibaratkan seperti kendaraan dengan bahan bakar yang sangat terbatas.

Hal tersebut disampaikan saat kegiatan konsolidasi bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa di Pendopo Bagus Asra, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, keterbatasan anggaran saat ini jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam pengelolaan anggaran dan mendorong kreativitas desa

“Sangat terbatas sekali dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ibarat kendaraan, kita harus memilih mode ekonomi, bukan mode power yang boros,” ujarnya berseloroh.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan visi dan misi yang telah ditetapkan. Penggunaan anggaran, kata dia, harus dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kita harus benar-benar mengelola anggaran, bukan hanya menyalurkan, tetapi memastikan tepat sasaran,” jelasnya.

FB_IMG_1773966750014

Sebagai contoh, ia menyoroti peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diharapkan dapat berkembang dan menjadi solusi dalam kondisi keterbatasan anggaran.

Ia optimistis desa dapat semakin mandiri, meskipun target kemandirian mengalami penyesuaian dari 77 persen menjadi 47 persen.

Wabup juga menilai bahwa kondisi keterbatasan justru dapat memicu lahirnya ide-ide kreatif dalam pembangunan desa.

“Dalam kondisi yang kepepet biasanya muncul ide-ide kreatif. Kita harus bisa memaksimalkan potensi yang ada,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak, khususnya para pendamping desa, terus siap berdiskusi dan mencari solusi bersama demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

 

images (15)