Bondowoso – Wakil Bupati Bondowoso , H.Irwan Bachtiar Rahmad bersama Forpimda, serta perwakilan keluarga KI Ronggo melepas 200 ekor merpati (totaan dere) sebagai tanda pelaksanaan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke 200,di lapangan Tegalampel.
Dijelaskan bahwa pelepasan merpati merupakan simbol perdamaian. Selain itu, pelepasan merpati juga sebagai simbol kebebasan.
“Pelepasan merpati ini sebagai simbol perdamaian dan kebebasan. Jangan sampai kita terbelenggu,” kata Wabup , Sabtu (29/6/2019).
Dikatakan , Harjabo kali harus tampil beda dengan tahun – tahun sebelumnya. Harus menunjukkan keberagaman, yang diaplikasikan dengan rasa memiliki ikut serta memeriahkan Harjabo.
Baca Juga :
- KPU Bondowoso Jalin Sinergi dengan Parpol, Kunjungi Kantor DPC PDIP
- Ini Kata Abu Sofyan Terkait Kajian Dapil untuk Pemilu Mendatang
- Golkar Bondowoso Usulkan Dapil Berbasis Kecamatan untuk Perkuat Representasi
- Disparbudpora Bondowoso Fokus Revalidasi UNESCO Global Geopark 2026
- Polresta Banyuwangi Evakuasi ODGJ yang Kondisinya Memprihatinkan

“Kita tunjukkan keberagaman. Semua harus berpartisipasi aktif dalam memperingati Harjabo,” harapnya.
Bondowoso bukanlah milik satu golongan saja. Oleh karena itu, semua warga yang ada di kota Bondowoso boleh saja ikut serta memeriahkan Harjabo.
“Yang terpenting, mereka mempunyai rasa memiliki terhadap Bondowoso,” jelasnya.
Usai acara lepas merpati. Kegiatan dilanjutkan dengan grebeg gunungan, selanjutnya rombongan menuju makam Ki Ronggo untuk nyekar.










