Beranda Lensa Nusantara Puncak Hajalu ke 763, Nama Adipati Arya Wiraraja Diabadikan jadi Nama Rumdin...

Puncak Hajalu ke 763, Nama Adipati Arya Wiraraja Diabadikan jadi Nama Rumdin Bupati Lumajan

Hijau Tua dan Oranye Modern Ramadhan Banner_20260218_054315_0000

Lumajang – Prosesi puncak Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-763 digelar di Alun-Alun Lumajang, Sabtu (15/12/2018). 

Salah satu yang selalu ditunggu warga adalah tradisi berebut gunungan hasil bumi.

Tahun ini ada empat gunungan hasil bumi yang diarak dan diperebutkan warga,tak pelak puncak Harjalu ke-763 berlangsung meriah.

Selain prosesi yang tiap tahun digelar, kali ini ada yang berbeda dalam peringatan puncak Harjalu 15 Desember 2018 pasalnya, ada prosesi pemberian nama bagi dua rumah dinas, yakni rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

Kedua rumah dinas itu mendapatkan nama pendiri Lamajang yakni Arya Wiraraja dan Narrarya Kirana.

Rumdin Bupati Lumajang yang kini ditempati Bupati Thoriqul Haq didaulat bernama Pendopo Arya Wiraraja, sedangkan Rumdin Wabup Indah Amperawati diberi nama Graha Narrarya Kirana.

Prosesi puncak Harjalu dimulai dari kedatangan rombongan Kepala Daerah Lumajang dan Forkopimda yang dikawal oleh prajurit dan cucuk lampah dari Pendopo Bupati menuju ALun-Alun Lumajang.

Bupati Thoriqul Haq kemudian menerima tombak pusaka oleh pemeran Narrarya Kirana Sminingrat (Wisnu Wardana) sebagai simbol estafet kepemimpinan dari pemimpin pertama Nagari Lamajang kepada Bupati sekarang.

Mengawali acara prosesi Harjalu tersebut Ketua DPRD Agus Wicaksono membacakan sejarah singkat Kabupaten Lumajang.

Menyinggung tentang sejarah, Cak Thoriq sapaan akrab Bupati Lumajang mengungkapkan, Lumajang didirikan oleh seorang pemimpin yang memiliki jati diri yang kuat, yaitu Arya Wiraraja.

b960b693d2e64885b0a430ade63c7dd8

Menurutnya, Arya Wiraraja, merupakan sosok yang mempunyai jiwa kesatria, berjiwa administratur, jiwa kepemimpinan yang tangguh dan jati diri kuat yang bisa membuktikan bahwa Lamajang berdaya saing.

“Untuk itu, hari ini, mari kita meneruskan cita – cita leluhur yang mempunyai tanggung jawab. Kita juga harus meneruskan, Lumajang mempunyai daya saing, jati diri, dan tanggung jawab,” harapnya.

Cak Thoriq berharap melalui Harjalu yang ke-763, semua pihak di Lumajang mampu menginstropeksi diri apa yang telah dilakukan untuk membangun Lumajang, dan selanjutnya berpikir dan berbuat untuk pembangunan Lumajang supaya lebih baik, lebih maju, dan lebih hebat.

Sementara itu, Wabup Lumajang yang akrab dipanggil Bunda Indah menambahkan, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada pendiri Lamajang atau maka Pemkab memutuskan mengabadikan nama mereka sebagai nama rumah dinas kepala daerah.

“Demi memberikan penghormatan dan rasa terimakasih kepada pendiri Lumajang, maka hari ini kami mengumumkan bahwa kedua nama tersebut akan kami abadikan sebagai nama rumah dinas bupati dan wakil bupati,” kata Bunda Indah.

Dalam prosesi Harjalu ke-763 kali ini, ribuan orang yang hadir disuguhi aneka pertunjukan kesenian tradisional Lumajang, seperti Tari Bedoyo dan Tari Godril Lumajangan. Di akhir acara, warga menyerbu gunungan hasil bumi.

Gunungan hasil bumi itu antara lain berisi polo pendem, buah, juga sayur mayur hasil bumi Kabupaten Lumajang. Sebagai daerah agraris yang berada di kaki tiga gunung berapi.

Sebagai mana kita tahu Lumajang dikenal sebagai penghasil buah dan sayur mayur. Tiga gunung berapi aktif yang mengelilinginya adalah Gunung Semeru, Bromo, dan Lemongan.

Gunungan hasil bumi itu menggambarkan bumi Lumajang yang gemah ripah loh jinawi, dan sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Setelah gunungan hasil bumi diarak, warga pun secara cepat dan sigap memperebutkannya. Bahkan tidak sedikit warga yang membawa wadah untuk menampung aneka buah dan sayur mayur di gunungan tersebut.

Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_213307_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_213617_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_213927_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_214314_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_214822_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_225755_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_215228_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_215612_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_215907_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_220130_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_220421_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_220750_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_221111_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_221418_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_221840_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_222214_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_222507_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_222810_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_223053_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_223242_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_223543_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_223853_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_224212_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_224651_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_225008_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_225214_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_225426_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260217_225550_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260218_071504_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260218_105200_0000
Hijau dan Emas Tradisional Diskon Ramadan Flyer_20260218_113328_0000

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini