Bondowoso – Wakil Bupati Bondowoso H.Irwan Bachtiar Rahmad bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Bondowoso melakukan petik Kopi di lahan petani rakyat seluas 6 Ha pada petak 23 Desa Sukorejo Kecamatan Sumberwringin,Bondowoso Jawa Timur,Selasa,02/07/2019.
Dalam kesempatan tersebut Wabup berkali-kali mengingatkan kepada petani kopi agar tidak memetik kopi yang masih berwarna hijau. Hal itu untuk menjaga kualitas kopi.
“Jangan sampai, karena hanya ingin memenuhi kuota yang hijau juga di petik. Itu akan mengganggu cita rasa kopi Bondowoso,jadi petik yang merah, ” tegasnya.
Baca Juga :
- 10 Sikap Perempuan Berkelas: Bukan Soal Uang, Melainkan Cara Membawa Diri
- Polres Bondowoso Ungkap Sejumlah Kasus Narkotika dan Obat Keras, Beberapa Tersangka Diamankan
- Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Terbingkar , Dua Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara
- Sekda Bondowoso Tinjau SD di Wilayah Terpencil, Dorong Percepatan Revitalisasi Sarana Pendidikan
- Pemkab Bondowoso Asesmen Infrastruktur dan Optimalisasi Aset Daerah
Dijelaskan bahwa standar mutu kopi akan tetap terjaga jika para petani memetik kopi yang sudah berwarna merah. Para pembeli pun, akan tetap bertahan jika para petani mengutamakan kualitas dari pada kuota.
“Kita akan memenuhi standar mutu, ketika para petani kopi menjaga betul saat memetiknya. Apalagi saat ini menghadapi panen raya,”ungkapnya.
Saat ini kata Wabup produk kopi di Bondowoso semakin diminati. Bukan hanya kopi yang berada dipegunungan ijen, hasil kopi di pegunungan argopuro juga banyak peminat. Kualitasnya pun, semakin dikenal sejak menjadi juara tiga kelas dunia.











