Bondowoso – Ilham Mulyadi , Ketua LSM Jas Merah, meminta Kapolres Bondowoso mengusut pihak pembuat dan penyebar surat permohonan dukungan turnamen Bupati Cup di desa Tangsil Wetan Kecamatan Wonosari. Surat tersebut ditegaskannya oleh bupati ,bahwa pihaknya tidak pernah menandatangani,dengan kata lain disinyalir palsu.
Dalam surat pernyataan tersebut, disebutkan meminta dukungan dan sejumlah nominal dengan tandatangan dan stempel bupati.
Baca Juga :
- Bukan Sekadar Ungkapan, “Sampek Mate, Sampek Odik Pole” Jadi Tekad Merawat Mahabbah Guru
- 334 Warga Bondowoso Diverifikasi untuk Bantuan Modal Produktif KIP Jawara Tanpa Ada Potongan
- Empat Tahun Jadi Langganan Dropping, Pemkab Bondowoso Bidik Delapan Titik Kekeringan dengan Solusi Permanen
- Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Bondowoso: Sekda Fathur Rozi Tegaskan Semangat Persatuan dan Kebangsaan
- Baznas Bondowoso Salurkan Bantuan Puluhan Juta untuk UMKM Besek Ikan dan Beasiswa
“Saya meminta kepada Kapolres untuk mengusut tuntas siapa pelaku pembuat surat tersebut ,dan siapa yang menyebarkan ,” kata Ilham usai melaporkan hal tersebut ke Polres Bondowoso,Senin 24/06/2019.
Ia melanjutkan, dengan adanya surat tersebut bupati sebagai orang nomor satu dirugikan. Untuk itu ia meminta penyidik polres Bondowoso menyelidiki siapa pembuat surat palsu tersebut.
“Ini fitnah yang paling merugikan bupati. Sebagai warganya,saya sangat tidak terima. Itu jelas bukan tandatangan Beliau ,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, melalui pesan singkat Bupati Salwa merasa dirugikan. Karena pihaknya tidak pernah melakukan tandatangan surat tersebut apa lagi menyebutkan sejumlah nominal Rp 150 ribu.
Ada kejanggalan.Pertama tandatangan tertulis miring, kedua stempel warna merah yang ketiga pengundang atas nama pelindung,yang seharusnya panitia penyelenggara.














