Beranda Politik & Pemerintahan Ekonomi Tumbuh 6,64 Persen  Pringkat ke Tiga se Jatim , Bondowoso Perkuat...

Ekonomi Tumbuh 6,64 Persen  Pringkat ke Tiga se Jatim , Bondowoso Perkuat Sektor Primer Lewat High Level Meeting TP2D–TPID

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Seiring pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bondowoso yang menduduki peringkat ke tiga se Jawa Timur dengan 6,64 persen Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar High Level Meeting Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2D) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bondowoso melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa perekonomian daerah ke depan diproyeksikan mengalami peningkatan melalui penguatan berbagai sektor, mulai dari sektor primer, sekunder, hingga tersier. Meski demikian, fokus utama pemerintah daerah saat ini diarahkan pada penguatan sektor primer, khususnya pertanian dan pertambangan.

Hal tersebut disampaikan Fathur Rozi dalam forum resmi yang membahas strategi pengendalian inflasi sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sektor primer memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam menopang kebutuhan masyarakat serta mendorong pergerakan sektor-sektor lainnya.

“Ke depan akan terjadi kenaikan di beberapa sektor, baik primer, sekunder, maupun tersier. Namun yang paling utama adalah sektor primer, terutama pertanian dan pertambangan. Sektor pertanian ini dapat kita dorong untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah sendiri,” ujar Fathur Rozi.

Ia menjelaskan, penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan lokal, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Optimalisasi potensi lokal dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Fathur Rozi menyampaikan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan ekonomi. Peningkatan aktivitas pada sektor primer diyakini akan berdampak langsung pada kenaikan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Kita ingin mendorong masyarakat agar ikut berperan dalam memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri. Dari sana akan tumbuh aktivitas ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Bondowoso,” pungkasnya.

Melalui sinergi TP2D dan TPID, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada penguatan sektor unggulan daerah, pengendalian inflasi, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

1744129950993