Beranda blog Halaman 880

Manfaat Rambutan Untuk Kesehatan Mencegah Berbagai Penyakit Kronis

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Info Sehat – tapalkudamedia.com

BEBERAPA waktu belakangan mungkin Anda melihat banyak penjual rambutan di pinggir jalan dan tertarik untuk membelinya. Buah dengan ciri khas rambut di kulitnya itu memang merupakan favorit bagi banyak orang karena rasanya yang manis. Sama seperti buah pada umumnya, rambutan juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

Melansir Style Craze, Jumat (9/3/2018), berikut sejumlah manfaat dari buah yang hanya ada di Indonesia dan beberapa wilayah lain di Asia Tenggara:

Membantu pengobatan diabetes

Bagi para penyandang diabetes yang tidak disarankan mengonsumsi gula berlebih padahal masih membutuhkannya sebagai sumber energi, rambutan bi dijadikan alternatif. Sebuah studi di China mengungkapkan jika kulit rambutan memiliki sifat anti-diabetes. Ekstrak fenolik dari kulit rambutan bermanfaat untuk menurunkan kadar glukosa di dalam tubuh.

Membantu proses kehamilan

Rasa manis pada rambutan dapat membantu meringankan pusing atau gejala mual yang biasa terjadi selama kehamilan. Rambutan juga mengandung zat besi sehingga membantu melawan kelelahan dan meningkatkan kadar hemoglobin. Bagi ibu hamil yang sering merasa gatal, rambutan bisa membantu karena mengandung vitamin E.

FB_IMG_1773966750014

Meningkatkan kesehatan jantung

Sama seperti buah lainnya, rambutan mengandung serat yang terbilang tinggi sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner. Serat dapat membantu mengobati hipertensi dan menurunkan kadar kolesterol.

Meningkatkan kesehatan tulang

Mineral lain yang terkandung dalam rambutan adalah fosfor sehingga membantu pembentukan tulang. Selain itu, ada pula vitamin C yang bermanfaat bagi kesehatan tulang.

Membantu mencegah kanker

Rambutan adalah salah satu buah dengan kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan berfungsi melawan peradangan dan melindungi sel-sel di tubuh. Vitamin C dalam buah juga membantu menetralisir radikal bebas yang menyebabkan kanker tertentu. Di sisi lain, kulit rambutan dapat mengubah dan mengganggu pertumbuhan sel kanker sehingga bisa digunakan untuk pengobatan kanker.

images (15)

Pengunjung Kelab Malam Dikejutkan Perempuan Penunggang Kuda

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

MIAMI – tapalkudamedia.com

Para pengunjung di sebuah kelab malam di Miami, Amerika Serikat (AS), dikejutkan oleh aksi seorang perempuan yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan sambil menunggang kuda. Video insiden tersebut menyebar dengan cepat di media sosial.

Kuda berwarna putih itu ditunggangi oleh seorang perempuan berpakaian minim ke dalam kelab dan langsung menyeruak di tengah kerumunan pengunjung yang asyik menikmati malam. Namun, kuda itu kemudian terpeleset hingga jatuh dan melempar si penunggangnya dari punggung.

Dinukil dari BBC, Minggu (11/3/2018), para pengunjung kontan berteriak ketakutan sementara petugas berusaha menggiring kuda itu keluar. Kelab malam Mokai Lounge di South Beach, Miami, itu kini tengah disidik oleh polisi karena dianggap melakukan kekejaman terhadap binatang dan membahayakan keselamatan publik.

FB_IMG_1773966750014

Lewat akun Twitter, Kepolisian Miami Beach mengumumkan telah berhasil melacak kuda putih itu. Hewan berkaki empat tersebut dilaporkan dalam keadaan sehat dan aman dalam perlindungan otoritas terkait.

“Saya sangat jijik dan kecewa bahwa ada pengusaha berizin yang berpikir bahwa ini adalah aksi yang pantas untuk dilakukan,” ujar Manajer Kawasan City of Miami Beach, Jimmy L. Morales.

“Kekejaman terhadap binatang adalah tindakan mengerikan dan keji,” timpal Wali Kota Miami Beach, Dan Gelber, dalam pernyataan resminya.

Media CBS Miami melaporkan, si pemilik kelab yang namanya tidak diungkap mengaku tidak tahu bahwa aksi itu dilakukan di tempat usahanya. Ia menyatakan siap untuk bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyelidiki kasus tersebut.(war)

images (15)

Mayat Kakek ini Ditemukan Penambang Pasir

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Mojokerto – tapalkudamedia.com

Seorang kakek ditemukan tewas terseret arus Sungai Pikatan yang melintas di Desa Pengaron, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Jenazahnya ditemukan oleh dua orang yang sedang mencari pasir di sungai tersebut.

Hadi dan Lasdi yang sedang mencari pasir di tepi Sungai Pikatan mendengar teriak para santri pondok pesantren (ponpes).

FB_IMG_1773966750014

“Kita dengar ada santri teriak-teriak kalau ada mayat. Kita lihat jenazahnya hanyut sehingga kita tepikan,” ungkapnya, Sabtu (10/3/2018).

Masih kata Hadi, keduanya langsung masuk sungai dan menepikan jenazah. Setelah jenazah berhasil ditepikan ke pinggir sungai, keduanya kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Jatitejo.

Salah satu tetangga korban yang mendatangi lokasi penemuan, Fatkhur Rokman (34) mengenali jika jenazah tersebut adalah Misali (70), warga Dusun Tumbuk, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. “Aliran sungai ini dari sungai yang berada di dekat rumah korban,” katanya.

Rohman menambahkan, sebelum hanyut tersapu air bah, korban berada di belakang rumahnya untuk mencari rumput dan memandikan sapinya. Karena aktifitasnya sehari-harinya cari rumput untuk sapi miliknya itu.(tim)

images (15)

Harimau Sumatra Kembali Tikam Warga Hingga Tewas

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Korban tewas akibat diterkam di bagian tengkuknya. Sebelumnya kejadian serupa juga dialami Jumiati. Pekerja kebun sawit PT THIP itu tewas diterkam harimau yang diduga sama.

Kapolsek Pelangiran, Iptu Muhammad Rafi mengatakan penerkaman itu terjadi di RT 038 Simpang Kanan Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, pada Sabtu, 10 Maret 2018.

“Lokasinya sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian penerkaman sebelumnya. Kejadiannya di perbatasan Kabupaten Inhil dengan Kabupaten Pelalawan,” ucap Kapolsek Rafi Minggu (11/3/2018).

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban bersama 3 temannya Rusli (41 tahun), Indra (26), dan Syahran (41) sedang melakukan pekerjaan membangun sarang burung walet.

Saat mereka mengerjakan di bangunan lantai dua, mereka dikejutkan dengan kehadiran harimau besar dan liar di lantai dasar. Mereka berempat ketakutan dan menghentikan pekerjaan mereka dan memilih berdiam diri di lantai 2.

FB_IMG_1773966750014

Karena dianggap harimau itu sudah pergi, pukul 19.00 WIB, mereka berempat turun dan pergi dari tempat itu. Namun, belum beberapa lama mereka meninggalkan bangunan walet itu, harimau tersebut tiba tiba sudah berada di hadapan mereka.

“Sekitar 250 meter, harimau tersebut sudah berada di depan mereka. Karena ketakutan mereka berhamburan menyelamatkan diri masing-masing,” ujarnya.

Tiga temannya berhasil kabur karena harimau liar itu mengejar Yusri. Tiga teman korban yang selamat melaporkan kejadian itu ke warga. Tidak lama warga beserta polisi dan petugas dari balai konservasi datang ke lokasi .

“Korban akhirnya berhasil ditemukan di semak belukar dengan kondisi meninggal dunia. Terlihat luka gigitan di tengkunya,” tambah Humas Polres Inhil, Ipda Heriman Putra.

Pada 3 Januari 2018 karyawati perusahaan PT tewas diterkam harimau. Setelah kejadian itu, harimau yang diberi nama Bonita itu diburu untuk dievakuasi tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menangkap Bonita. Belakangan Bonita kembali menyerang manusia.(erh)

images (15)

Wow … Pemenang Lomba Kicau Burung Tolak Jokowi yang Ingin Membelinya

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BOGOR – tapalkudamedia.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berniat membeli burung pemenang lamba kicau kelas Burung Muray Batu yang mengikuti lomba Piala Presiden Jokowi di Kebun Raya Bogor, Minggu (11/3/2018).

“Yang juara satu akan saya beli. Sudah ditawar, pemiliknya bilang enggak mau dijual,” kata Presiden kepada wartawan di Kebun Raya Bogor.

Jokowi mengaku dirinya ikut lomba, namun tidak menang. “Ya udah kalah, mau gimana lagi,” kata Presiden.

Kepala Negara mengaku dirinya hanya penikmat saja, karena yang lebih suka itu Ibu Iriana Jokowi dan putrinya, Kahiyang Ayu.

“Sebetulnya yang senang Ibu Jokowi sama Kahiyang. Saya hanya penikmat aja. Saya hanya dengerin aja,” ujarnya.

Presiden mengaku senang adanya lomba burung ini, karena telah mendorong adanya penangkaran sehingga spesies burung yang ada tidak punah.

“Saya menghargai tadi banyaknya penangkaran burung yang ada di daerah, tadi ada penangkaran muray, kolibri, jalak. Jalak Bali dulu hampir punah sekarang banyak lagi karena berhasil ditangkarkan. Sekarang jumlahnya banyak lagi,” katanya.

FB_IMG_1773966750014

Menurut Presiden, dengan adanya penangkaran-penangkaran seperti itu, selain memberikan ruang bagi pehobi, penggemar burung, juga menjaga kelestarian spesies burung dari kepunahan.

Jokowi mengungkapkan, berdasarkan laporan spesies burung di Indonesia mencapai 1.660-an yang merupakan anugerah yang diberikan Sang Pencipta.

“Informasi yang diberikan kepada saya ada 1.660-an sepesis jenis burung yang ada di negara kita. Jelas sebuah kekayaan yang besar diberikan Allah kepada kita,” kata Jokowi.

Para kicaumania seluruh Nusantara dengan sekira 3.000 burung mengikuti festival dan pameran burung berkicau tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden di Kebun Raya Bogor.

Sebanyak 3.000 burung ini akan mengikuti 30 kelas yang dilombakan untuk mendapatkan Piala Presiden Jokowi.

Dalam kelas lomba Muray Batu, Presiden memberikan langsung pialanya kepada pemenang asal Brebes, Jawa Tengah.

Ade, pemilik burung pemenang lomba mengakui kalau burungnya mau dibeli Presiden, namun dirinya tidak mau menjualnya. “Kalau dijual, nanti saya tidak mendapatkan burung seperti ini lagi,” kata Ade.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Koordinator Staf Ahli Presiden Teten Masduki.(ari)

images (15)

Kakek 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Sumur

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Jatim – tapalkudamedia.com Warga Bangil, Pasuruan, Sajudi (65) yang indekos di Bungurasih Timur, Kecamatan Waru, ditemukan tak bernyawa di dekat sumur, Sabtu (9/3) pukul 06.00.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui tetangga korban saat hendak menuju ke sumur. Tak lama kemudian, tetangga korban berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Waru.

Kanitreskrim Polsek Waru Iptu Untoro menyampaikan“Saat kami datang, istri korban sudah berada di lokasi. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk dievakuasi,” ungkapnya.

FB_IMG_1773966750014

Menurut Untoro, lelaki lanjut usia itu baru saja mandi. Seusai mandi ia hendak menuju ke kamar kosnya. Namun, dalam perjalanan tiba-tiba korban terjatuh dan meninggal dunia.

Diduga, korban meninggal karena serangan jantung mendadak. “Keluarga korban tidak mau otopsi. Sebab, selama ini korban memang sudah punya riwayat sakit sebelumnya,” katanya.

Istri korban, yang akrab disapa Sajudi, mengungkapkan, penglihatan suaminya mengalami gangguan. Sehingga saat mandi diduga sang suami terpeleset kemudian terjatuh. Posisinya tertelungkup. “Istri korban ikhlas menerima takdir ini,” pungkasnya.

images (15)
tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BANYUWANGI – tapalkudamedia.com

Dua orang pengedar sediaan Trihexipenidhyl (Pil Trex) dicokok Satuan Narkoba Polres Banyuwangi .Keduanya adalah Roni Partowo (22) dan Yusward Ari Yunianto (36)

Mereka adalah warga Dusun Paras Tembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Petugas berhasil menciduk Roni Partowo di Jl. Raya Sempu, tepatnya di depan Bakso Mopet Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

Dari tangannya, petugas menyita 32 butir pil trex, obat yang seharusnya dijual dengan menggunakan resep dokter itu disembunyikan dalam bekas bungkus rokok .

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muh. Indra Nadjib menyampaikan bahwa pihaknya juga menyita uang tunai senilai Rp 37 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan pil trex.

FB_IMG_1773966750014

Menurutnya berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan petugas ternyata pil trex tersebut didapatkan dari Yusward Ari Yunianto.

“Polisi kemudian mencoba mencari dimana keberadaan Yusward. Informasi yang didapatkan, pria ini sedang berada di rumahnya. Saat itu juga petugas menggelandang Roni Partowo untuk menunjukkan rumah Yusward,” ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, selang satu jam dari penangkapan Roni Partowo, petugas berhasil membekuk Yusward. Penggeledahan pun dilakukan di tempat itu. Terdapat 87 butir pil trex, sebuah bekas bungkus rokok Lucky Strike serta satu unit HP yang digunakan untuk sarana komunikasi transaksi barang illegal tersebut.

Atas perbuatanya menjual barang ketersediaan farmasi tanpa ijin maka pelaku bisa dimerat dengan Pasal 197 sub pasal 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

“Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lain,” pungkasnya.(jy)

 

images (15)

Siswa SMP Tewas Gantung Diri

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BALI – tapalkudamedia.com

Banyak sekali Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri , bahkan di Bangli. Sabtu (10/3), seorang anak dibawah umur di Banjar Buungan Desa Tiga, Susut, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di tegalan samping rumahnya.

Belum diketahui secara pasti apa motif Eka Putri Wahyuni (15), siswi SMP 1 Susut mengakhiri hidupnya. Kasus tersebut kini telah ditangani Polsek Susut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus gantung diri dengan korban pelajar SMP tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.30 wita. Kejadian pertamakali diketahui saksi I Nengah Kenak. Saat itu saksi hendak mencari kayu bakar di tegalan miliknya yang lokasinya tak jauh dari rumah korban.0

Saat berada di tegalan, korban dari kejauhan melihat celana panjang tergantung di pohon. Namun setelah didekati, celana panjang tersebut ternyata adalah tubuh korban yang tewas tergantung.

FB_IMG_1773966750014

Saksi yang terkejut langsung memanggil I Wayan Lega, ayah korban serta warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Susut.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, setelah menerima laporan dari warga polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Dibantu dokter dari Puskesmas Susut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap korban. “Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.

Dari lokasi kejadian, lanjut Sulhadi, polisi menngamankan barang bukti berupa dua buah selendang warga merah dan ungu yang dipakai korban untuk gantung diri. Hingga saat ini belum diketahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya. “Kasus bunuh diri ini adalah yang ke 14 kali di tahun 2018. Pada tahun 2017 tercatat terjadi 18 kasus bunuh diri,”jelas Sulhadi. (ds)

images (15)

TNI-Polri Gerebek Penyuntikan Ribuan Tabung Gas

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

TANGERANG SELATAN – tapalkudamedia.com

Operasi gabungan yang dilancarkan TNI dan Polri berhasil mengungkap aksi penyuntikan tabung gas ilegal di Kampung Sentul RT09 RW10, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (10/3/2018) malam.

Dalam penggerebekan, petugas berhasil mengamankan 7 pelaku, yakni Ahmad Yani (37), Mulyadi (36), Deden (29), Rahmat Hidayat (40), Sofyan (28), Fauzi (40), dan Suharja (42). Petugas gabungan juga menyita barang bukti berupa 1.340 tabung gas ukuran 3 kilogram (kg), 120 tabung gas ukuran 12 kg, dan 17 tabung gas ukuran 40 kg.

Selain itu, beberapa jenis kendaraan dan peralatan yang digunakan para pelaku juga disita petugas, di antaranya 1 Mitsubishi Fuso jenis Colt Disel B 9113 NYU, 1 pikap Suzuki APV B 9808 EAE, Suzuki Carri Futura B 9964 NAL, 1 Suzuki Carri Futura B 9993 BUA, 1 Mitsubishi Fuso Colt Diesel B 9227 PDD, 6 sepeda motor, 30 balok es Industri, serta 107 selang Suntik gas.

Kapolsek Serpong, Kompol Dedi Kurniawan mengungkapkan, sebelum penggerebekan pihaknya dan Koramil 03 Serpong mendapat laporan warga tentang adanya kegiatan mencurigakan di sebuah gudang. Setelah diintai, ternyata gudang tersebut digunakan untuk aktivitas penyuntikan gas.

“Mereka baru lima hari (beroperasi), mulai dari Selasa sampai Sabtu ini kita tangkap. Mereka pelarian dari gudang sebelumnya di daerah Kranggan, Setu,” ucapnya di Koramil 03 Serpong.

FB_IMG_1773966750014

Dedi menjelaskan, para pelaku melakukan modus operandi dengan cara memindahkan gas dari tabung elpiji ukuran 3 kg ke tabung elpiji ukuran 12 kg dan 40 kg. Hal itu dilakukan dengan menggunakan alat suntikan gas khusus yang digunakan untuk memindahkan isi gas dari satu tabung ke tabung lainnya.

“Jadi modus operandinya mereka memindahkan dari gas 3 kg yang bersubsidi ke tabung gas 12 kg dan 40 kg. Sekali kerja bisa mengoplos 100 tabung,” terang Dedi.

Sementara di lokasi yang sama, Dandim 0506 Tangerang, Letnan Kolonel Infanteri M.I Gogor AA mengatakan, untuk memuluskan aksinya, ketujuh pelaku mengaku memeroleh tabung gas subsidi 3 kilo dari beberapa daerah, seperti Cakung dan Pagedangan. Setelah itu barulah mereka melakukan penyuntikan di gudang.

“Akibat ulah mereka, terjadi kelangkaan tabung gas 3 kilo di daerah Serpong dan sekitarnya,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 62 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 8 tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, dan atau Pasal 32 ayat 2 UU Nomor 2 tahun 1981 Tentang Meteorologi Legal, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(erh)

images (15)

Ketika Harus Kehilangan Lapangkan Hati Untuk Menjemput Kebahagiaan

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

tapalkudamedia.com

Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, karena perpisahan yang mungkin dihadapi saat ini akan mengantarkan pada awal yang baru. Kehilangan itu sesuatu yang paling ingin dihindarin tapi sangat tidak bisa.

Rasa dari kehilangan itu merupakan sebagian dari rasa ingin memiliki karena adanya keterikatan atas sesuatu atau seseorang. Kehilangan membuat seseorang merasakan kesedihan dan penderitaan.

Namun meski begitu tetap lapangkan hati meski kehilangan tak bisa dihindari, meski kehilangan membuatmu hancur. Jangan biarkan kehilangan membuat kita kehilangan harapan dan kesadaran hati untuk menerima kenyataan.

Sesungguhnya Pertemuan Merupakan Awal Mula Dari Lahirnya Perpisahan Dan Perpisahan Merupakan Awal Dari Keindahan Dalam Pertemuan Berikutnya

Segala sesuatu yang diawali dengan pertemua pasti akan memiliki akhir perpisahan. Dan perpisahan yang harus dihadapi itu sebagai penanda bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi. Kita tidak bisa memiliki seseorang seutuhnya.

Berpisah Bukanlah Akhir Karena Perpisahan Hanya Perpindahan Untuk Menuju Sebuah Keabadian

Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, perpisahan hanyalah keharusan bagi kita untuk berpindah pada hati yang baru. Setiap kali harus berpindah hati, berpindah tempat selalu ada kemungkinan bagi kita untuk menetap. Menetap di hati seseorang yang baru atau tinggal ditempat yang baru.

Janganlah Menangis, Tahanlah Air Mata Sebab Itu Hanya Membuat Sebuah Perpisahan Menjadi Semakin Berat Untuk Diikhlaskan

Kehilangan itu memang menyakitkan namun jangan biarkan diri manangisi kehilangan itu, sebab menangis hanya akan membuat perpisahan semakin menyakitkan, sebab jika menangis akan semakin membuat kesulitan untuk mengikhlaskan apa yang bukan milik kita.

FB_IMG_1773966750014

Tabahkan hati relaan apa yang telah meninggalkan, karena semakin kita ingin mempertahankannya maka akan semakin sulit bagi kita untuk menerima kenyataan bahwa kita memang suda ditinggalkan.

Kehilangan Itu Memang Berat Butuh Waktu, Kemauan, Dan Kesiapan Untuk Bisa Menghadapi Dan Mengatasinya

Menghadapi kehilangan, menerima kenyataan telah ditinggalkan itu memang sulit dipercaya. Tidak mudah menghadapi kenyataan bahwa apa yang menjadi milik kita sudah tidak ada, sulit untuk mengatasi rasa sakitnya kehilangan, butuh waktu mengatasi penolakan hati yang terus tidak ingin menerima kenyataan bahwa diri ini telah ditinggalkan.

Ketahuilah Ketika Kita Kehilangan Kita Akan Menjadi Orang Yang Paling Mengerti Nilai Dari Rasanya Memiliki

Luaskan hati untuk menerima kenyataan bahwa telah ditinggalkan, perpisahan yang harus dialami mengajarkan diri kita untuk menjadi seseorang yang paling mengerti nilai dari bagaimana rasanya memiliki.

Orang yang belum pernah mengalami perpisahan dan ditinggalkan tidak akan pernah belajar mengerti arti kebersamaan, mereka tidak akan mengerti seberapa besar nilai dari rasa memiliki.

Hanya Kehilanganlah Yang Mampu Mengajarkan Untuk Menjadi Pribadi yang Kuat Dan Ikhlas

Tak ada guru yang mampu mengajarkan untuk menjadi pribadi yang benar-benar kuat, tegar dan benar-benar ikhlas kecuali kehilangan yang kita rasakan sendiri. Dari kehilangan, dari perpisahan yang kita hadapi akan belajar mengikhlaskan, merelakan percaya bahwa tak ada satupun yang bisa kita miliki seutuhnya.

 

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih