Beranda blog Halaman 856

Jangan Tergiur Janji-Janji Politik

IMG-20250408-WA0090

Probolinggo, tapalkudamedia.com – Kontrak politik yang dilakukan pasangan calon (paslon) Walikota Probolinggo selama masa kampanye mencederai demokrasi bangsa. Pememerintah Kota (Pemkot) Probolinggo berharap, warga hingga RT/RW sekalipun, tidak tergiur dengan janji-janji politik.

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga, Bakesbangpol Kota Probolinggo, Slamet Hariyanto menilai deal-deal politik yang diteken dengan tim sukses (timses) paslon untuk menghimpun dukungan, sangat merugikan warga. Sebab, dengan kontrak politik itu, warga tidak akan mendapatkan pemimpin yang ideal.

Sehingga, Bakesbangpol berinisiatif mengumpulkan ketua RT dan RW, di seluruh Kota Probolinggo. Dijepaskan, Bakesbangpol bertindak sebagai fasilitator pemerintahan untuk menjembatani, antara warga dengan KPU, Panwaslu dan Polri. Tujuannya, memberikan edukasi dan pemahaman, bahaya kontrak politik atau deal-deal politik.

“Sebelum masuk masa kampanye seperti saat ini, kami sudah menyosialisasikan soal bahaya kontrak politik, money politik, dan kecurangan dalam pemilu. Sasarannya, tak hanya warga, tetapi juga pada pemilih pemula, yakni pelajar yang sudah punya hak pilih. Sebab, kontrak politik itu, rawan dengan kepentingan dan keberpihakan,” ujar Slamet Hariyanto, Kamis (22/3/2018).

Sosiasilisasi bagi RT/RT itu diharapkan akan memberikan efek positif bagi warga Kota Probolinggo. Agar bijak dalam menentukan pilihan dalam Pilwali 2018 ini. Karena pemilihan menyangkut keberlangsungan pembangunan Kota, selama lima tahun ke depan. Jika yang dipilih asal-asalan atau berdasarkan uang dan kontrak politik, maka warga tidak akan mendapat pemimpin yang sesuai dengan aspirasi warga sepenuhnya. Hal itu disebutnya, sama saja memilih kucing dalam karung.

Disinggung soal tindakan apa yang dilakukan jika ditemukan pelanggaran berupa kontrak politik, Slamet menyebut itu bukan ranahnya. “Melainkan, kewenangan Panwas. Kalaupun kami menemukan hal semacam itu, maka akan kami serahkan ke Panwas atau pihak Kepolisian. Karena ada unsur pidana, dalam ketentuan tersebut, soal money politik,” elak Slamet.

Sekedar diketahui, Kota Probolinggo masuk dalam zona merah pemilihan umum. Pada 2013 lalu, terjadi kerusuhan saat penghitungan suara. Selain itu, Panwaslu dan Polresta juga sudah memetakan daerah yang rawan terjadi money politik. (*)

1744129950993

Dari 10 M Dana Bencana Pasuruan Sudah Terserap 400 Juta

IMG-20250408-WA0090

Pasuruan, tapalkudamedia.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan, telah menyerap Rp 400 juta dari Rp 10 milyar anggaran penanganan bencana. Jumlah tersebut digunakan penanganan bencana selama kurun hampir tiga bulan terakhir.

Bakti Jati Permana, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menjelaskan, bencana diantaranya berupa banjir, puting beliung maupun tanah longsor.

Penanganan kedaruratan cukup menyedot ketersediaan anggaran, seperti kebutuhan dapur umum, pengadaan terpal, sand bag (karung pasir) hingga kegiatan pembersihan sungai-sungai yang dipenuhi sampah kiriman maupun longsor.

“Apalagi hari ini, banjir sudah menerjang 3 kecamatan, yakni Bangil, Kraton dan Beji. Bangil paling parah sampai 1 meter lebih yang dekat laut. Maka dari itu, sudah kami pastikan untuk pendirian dapur umum dan kebutuhan kedaruratan lainnya,” kata Bakti, Kamis (22/03/2018).

Besaran anggaran yang dikeluarkan selama ini, belum termasuk pembenahan fisik, seperti kerusakan infrastruktur atau rumah-rumah warga yang mendapatkan bantuan.

“Jadi Rp 400 juta itu anggaran yang kita kelola. Kalau untuk pembenahan fisik ada di Dinas PU Bina Marga dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman,” singkatnya.

Anggaran kedaruratan dapat diambil sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan, melalui anggaran tidak terduga yang berasal dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan.

“Yang paling penting adalah penanganan kedaruratan. Anggaran bisa diambil kapan saja sesuai dengan tingkat kebutuhan,” pungkasnya. (*)

1744129950993

6 Pemuda Bondowoso Tercyduk Saat Pesta Narkoba

IMG-20250408-WA0090

JEMBER – tapalkudamedia.com

4 Mahasiswa dan 2 Orang Karyawan Swasta yang lagi asyik pesta Narkoba harus pasrah ditangan petugas kepolisian, betapa tidak mereka sedang asik mengisap barang haram jenis Ganja di sebuah kamar Kost Perum Mastrip dekat salah satu Kampus ternama Jember, Senin, ( 19/03 ) Pukul. 00. 30 Wib.

Berawal Kecurigaan Warga terkait gerak gerik dari ke 5 Orang Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Jember itulah kemudian di tindak lanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Sumber Sari, akhirnya ke 4 Mahasiswa asal Bondowoso tersebut di gelandang ke Mapolsek setempat berikut Barang Bukti yakni 2 klip Ganja Kering.

Kanit Reskrim Polsek Wonosari , Ipda. Eko Yulianto SH saat Mendampingi Kapolsek Sumber Sari Kompol Nur Hadi Selasa ( 20/03 ) mengatakan, ” Mereka ber 6 Kami amankan setelah positif menggunakan Narkoba jenis Ganja di Rumah Kost Perum Mastrip, ”  jelasnya

4 Mahasiswa asal Bondowoso tersebut antara lain, AP (25) Warga Kelurahan Blindungan Rt. 28 Rw. 08 Kecamatan Bondowoso,AF (21) Warga Jln. Sucipto Yudhodiharjo Bondowoso,MDI (20), Warga Jln. Kis Mangunsarkoro Bondowoso, PUR (20). Warga Jln. Kis Mangunsarkoro Bondowoso dan 2 Orang Teman Karyawan Swasta yakni. Ik (21) Warga Kelurahan Blindungan Kecamatan Bondowoso. Serta Dv (23) Warga Jln. Jend Pol Sucipto Yufhodiharjo Rt. 31 Rw. 06 Kelurahan Blindungan KececamatanBondowoso.

Ke 6 Pelaku berikut Barang Bukti 2 klip Ganja Kering seberat 14.70 Gram kini di amankan di Mapolsek Sumber Sari.(red)

1744129950993

Jokowi: Alquran Pedoman bagi Manusia untuk Kehidupan Penuh Cinta

IMG-20250408-WA0090

JAKARTA – tapalkudamedia.com

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Alquran diturunkan ke bumi sebagai pedoman bagi umat manusia. Alquran dan hadist bisa membawa manfaat bagi alam, termasuk kehidupan yang baik dalam berbangsa dan bernegara.

“Pedoman yang harus kita baca, pahami, hayati dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pedoman yang harus jadi bagian yang tidak terpisahkan dari diri kita sebagai manusia untuk menempuh jalan yang diridhai Allah,” kata Jokowi saat menerima peserta Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadist Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Asean Pasifik ke-10 di Indonesia 2018 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Menurut Jokowi, Alquran adalah jalan untuk kehidupan yang penuh cinta damai, saling tolong-menolong dan penuh persatuan. Ia berharap, pelaksanaan musabaqah jangan dipandang sebagai pelaksanan acara biasa. Sebab, musabaqah adalah sarana untuk memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Alquran.

“Lebih penting lagi, saya minta seluruh qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, mufasirah agar terus mensyiarkan dan mengamalkan ajaran Alquran di luar acara ini. Kita semua harus membangun kemanusiaan yang adil beradab,” jelasnya.

Kepala Negara berharap, tak ada lagi tindakan yang membentak anak yatim sebagai bentuk kepatuhan terhadap ajaran agama. Selain itu, masyatakat harus peduli kepada fakir miskin, dan cinta akan saudara sebangsa dan setanah air, serta menyayangi seluruh kehidupan di bumi Allah ini.

“Supaya seluruh Indonesia, seluruh Asia dan seluruh dunia benar-benar melihat dan merasakan Islam sebagai agama yang Rahmatan Lilalamin,” ucapnya.

Jokowi mengingatkan, agar setiap acara musabaqah Alquran dan hadits ini dapat membawa manfaat dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Terlebih, Indonesia terus menjadi panutan banyak negara dalam mengelola kemajemukan lantaran memiliki 714 suku, lebih dari 1.100 bahasa daerah.

“Tapi kita tetap rukun bersatu. Maka semua itu harus kita jaga, jangan sampai umat Islam di Indonesia terjebak pada fitnah, hasutan kebencian. Bahkan kita harus menularkan pengalaman berharga umat Islam Indonesia kepada dunia dalam menjaga kerukunan, persatuan, dalam menjaga perdamaian di bumi Allah SWT,” tandasnya(sal)

1744129950993

Empat Provinsi Dinyatakan Siaga Darurat Karhutla

IMG-20250408-WA0090

PONTIANAK – tapalkudamedia.com

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2015 dalam menyikapi kejadian kebakaran hutan dan lahan, beberapa provinsi segera melakukan tindakan. Dari 12 provinsi yang rawan karhutla, pada tahun ini ada empat provinsi yang dinyatakan siaga darurat, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau, dan Sumatera Selatan.

Sementara itu, guna menjalin sinergitas dalam pengendalian karhutla di Kalbar, Kementerian Koordinator Bidang politik, Hukum, dan Keamanan bersama pemerintah provinsi setempat serta instansi dan institusi terkait lainnya hari ini menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2018 di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar.

Asisten Deputi Penanganan Konflik Keamanan Transportasi Kemenko Polhukam Brigjen Bambang Sugeng mengatakan, rakor ini bertujuan mengoordinasikan soal pendanaan untuk pengendalian karhutla yang ada pada kementerian/lembaga terkait.

“Sehingga, rapat ini sangatlah penting. Mudah-mudahan kita dapat menyinergikan untuk penanganan karhutla,” ungkapnya saat membuka rakor, Kamis (22/3/2018).

Ia melanjutkan, pada Februari lalu seluruh gubernur, pangdam, kapolda, dan kajati dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara untuk mendengarkan evaluasi penanganan karhutla dengan hasil evaluasi jumlah titik api (hotspot) yang mengalami penurunan.

“Faktor cuaca memang sangat menentukan, namun turunnya titik api atau hotspot juga karena upaya pak bupati, pak dandim, BPBD, serta LHK di daerah, bukan karena semata-mata cuaca tidak seperti pada 2015,” paparnya.

Hasil evaluasi lainnya yaitu terbentuknya Satgas Penanganan Karhutla dan Penetapan Siaga Darurat di lima provinsi tersebut.

Kemudian Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalbar TTA Nyarong mengatakan penanggulangan karhutla di sana sudah dikoordinasikan dengan para pemimpin daerah. Ia meminta setiap kepala daerah, baik itu bupati maupun wali kota meminta kepala BPBD masing-masing memberdayakan kelompok masyarakat yang didanai melalui APBD kabupaen/kota.

“Daerah yang memilki potensi kebakaran hutan dan lahan paling sedikit 50 persen dari alokasi dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam dan dana reboisasi (DR) digunakan untuk mendanai kegiatan pencegahan serta penanggulangan karhutla,” paparnya.

Dia menambahkan, dalam kunjungan kerja staf Presiden RI terkait antisipasi karhutla beberapa waktu lalu, BPBD Provinsi Kalbar selaku koordinator telah menunjukkan sinergitas yang baik dengan pihak Manggala Agni, TNI-POLRI, dan instansi terkait.(han)

1744129950993

Ratusan Warga Hadang Mobil Tangki

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – tapalkudamedia.com

Aaksi dengan menghadang mobil tangki yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PT Bumi Suksesindo (BSI), dilakukan ratusan warga Desa Sumbermulyo dan Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi,Jawa Timur, Rabu (21/3/2018)

Aksi yang dilakukan di jalan simpang tiga Lohwe, Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, sejak pukul 14.00 itu warga berorasi dengan tuntutan PT BSI bertanggung jawab terhadap jalan di desanya yang kini rusak berat.

Narso, 40, warga Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran mengatakan,” Warga minta perbaikan jalan segera dilakukan,” jelasnya.

Jalan yang rusak menurtnya sangat menganggu warga dan pengunjung wisata Pantai Pulau Merah. Selain itu, dalam aksinya itu warga juga menuntut BSI bertanggung jawab atas korban yang terluka akibat diserempet kendaraan PT BSI.

“Jalan sudah rusak parah dan tidak juga diperbaiki. Ada lagi kejadian tabrakan oleh kendaraan PT BSI,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PT BSI Mufi menjelaskan, kesepakatan untuk perbaikan jalan sudah ditandatangani oleh kantor Kecamatan Pesanggaran dengan PT BSI. Dan itu, akan segera dikerjakan dalam waktu dekat. “Perbaikan jalan akan segera kita lakukan,” janjinya.

Terkait berita ada warga yang menjadi korban karena diserempet kendaraan PT BSI, itu tidak ada. Buktinya, sampai saat ini belum ada laporan ke Polsek Pesanggaran. “Ada warga yang ditabrak mobil BSI, itu tidak benar,” cetusnya.

Kanit Laka Lantas Polres Banyuwangi, Iptu Lipur mengatakan, tidak ada tabrakan antara warga dengan truk milik PT BSI. Berdasarkan keterangan saksi, warga itu sebenarnya jatuh sendiri.

“Warga yang mengaku jatuh itu tidak kooperatif, diajak ke Polsek Pesanggaran untuk dimintai keteranganya tidak bersedia,” tandasnya.

 

1744129950993

Panen Bawang Putih di Lereng Ijen, Mentan Optimis Swasembada di 2021

IMG-20250408-WA0090

BANYUWANGI – tapalkudamedia.com

 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membeberkan strategi swasembada saat menghadiri acara panen bawang putih perdana di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (22/03). Di lokasi yang merupakan sentra baru pengembangan bawang putih seluas 116 hektare itu, Amran optimis cita-citanya dapat diwujudkan.

“Ini adalah panen bawang putih pertama di Banyuwangi. Baru tanam langsung berhasil. Kita jadikan pilot project, selain Magelang dan Temanggung,” kata Amran

Menurut Amran, kombinasi dari penyediaan lahan, pengadaan benih, dan penerapan regulasi dapat mendorong terciptanya kondisi yang kondusif guna percepatan produksi bawang putih nasional.

Dalam perhitungan Kementerian Pertanian, setidaknya dibutuhkan 73 ribu hektar lahan untuk mencapai swasembada. Sebanyak 60 ribu hektar untuk bawang konsumsi, dan 13 ribu hektar untuk produksi benih. Kebutuhan lahan yang untuk bawang putih ini sangat kecil, jauh kalau dibandingkan dengan jagung dan padi yang kebutuhan lahannya 21 juta hektar.

“Kita tahu, tahun 2014 lahan bawang putih hanya seribu hektar lebih. Tahun 2018, insyaallah sudah 15 ribu hektar. Naik seribu persen. Tahun depan bisa 45 ribu. Tahun 2021 paling lambat sudah bisa swasembada bawang,” tambahnya.

 

Berdasarkan data Badan Litbang Pertanian, tersedia potensi lahan yang cocok untuk pengembangan bawang putih seluas 629.000 hektar yang terdiri dari 259.000 hektar lahan diversifikasi (tegalan) dan 370.000 hektar lahan eketensifikasi (semak belukar).

Khusus untuk percepatan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan, Kementan sudah menerbitkan Peraturan Pertanian Nomor 38 tahun 2017. Aturan tersebut, Kementan mewajibkan pelaku usaha untuk menanam dan menghasilkan bawang putih sebanyak 5% dari volume permohonan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Hingga Maret 2018, Kementerian Pertanian telah menerbitkan RIPH Bawang Putih untuk 41 importir, dengan volume pengajuan total 456.644 ton. “Sekarang kami wajibkan tanam 5 persen dari dari setiap izin impor bawang putih,” tegas Amran.

Sebagai upaya untuk penyediaan benih bawang putih, Kementan juga telah membuat relaksasi aturan perbenihan, penjajakan dan ujicoba benih impor beberapa negara, dan memacu produksi benih lokal melalui kegiatan APBN dan swadaya. Bantuan alat mesin pertanian juga diupayakan terutama untuk wilayah yang produktif.

Kesejahteraan Petani

Dari panen bawang putih di Banyuwangi tersebut, Kementan setidaknya sudah membuktikan bahwa pengembangan bawang putih di daerah tersebut mampu menciptakan lapangan kerja baru dengan pola padat karya. Selain itu juga sangat membantu masyarakat sekitar yang biasa mencari rumput untuk pakan ternak.

Masriah (55), seorang petani bawang putih mengaku bersyukur karena punya penghasilan tetap setelah dibukanya lahan untuk bawang putih di deaanya. “Dulu disini cuma hutan, masyarakatnya kerja serabutan. Alhamdulillah sekarang kita kerja setengah hari bisa dapat 35-40 ribu,” cerita Masriah yang merupakan salah satu dari 830 orang pekerja perkebunan bawang putih di sekitar desa Licin, Glagah, Kalipuro dan Giri.

Penanaman di lahan hak guna usaha (HGU) milik PT Perkebunan Lidjen yang dilakukan sejak 2 November 2017 lalu itu, berhasil mengembangkan bawang putih varietas Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau yang didatangkan dari sentra bawang putih Parakan, Temanggung, Jawa Tengah. Kualitasnya diklaim lebih baik lima Kali lipat dari bawang putih impor.

Di lokasi yang berada di kaki gunung Ijen itu, jenis tanahnya menang cocok untuk pengembangan bawang putih. Sebelumnya, lahan tersebut selama 6 tahun lebih kondisinya terlantar, tidak terawat dan kurang produktif. Sebagian besar awalnya hanya ditanami kayu hutan dan jati putih.

Pada kesempatan itu, Mentan juga menagih komitmen pengusaha setempat untuk stop impor di 2019.(rzy)

 

1744129950993

Bantah Terima Aliran Dana E-KTP, Pramono Siap Dikonfrontasi dengan Setya Novanto

IMG-20250408-WA0090

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung membantah tudingan dari terdakwa mantan Ketua DPR Setya Novanto yang menyebut dirinya menerima aliran dana USD500 dari megaproyek e-KTP.

“Saya pimpinan DPR yang membawahi komisi IV sampai komisi VII. Sama sekali tak Komisi II dan sama sekali tak Banggar. Kalau ada yang memberi, logikanya wewenang jabatan kedudukan.

Saya nggak pernah ngomong sekali pun tentang e-KTP,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/3/2018).Menurut Pramono, Setya Novanto selalu menyampaikan keterangan berdasarkan pernyataan katanya dan bukan berdasarkan fakta dalam persidangan. Sebab itu, ia menegaskan, siap dikonfrontasi dengan Setya Novanto guna meluruskan pemberitaan ini.

“Saya tak melihat langsung tapi mendengar dari online, tapi Pak Nov selalu katanya, katanya, katanya, tapi mengenai dirinya tak ingat. Maka demikian karena menyangkut integritas, saya sebagai orang yang panjang dalam karier politik, saya siap dikonfrontasi dengan siapa saja, di mana saja, kapan saja, monggo-monggo saja,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, pernyataan Setya Novanto lantaran ingin menjadi justice collaburator dalam kasus megalroyek e-KTP. Kendati demikian, Pramono membenarkan sempat berbincang dengan Setya Novanto saat menghadiri acara ngunduh mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo beberapa waktu lalu.

“Kalau Pak Nov mau dapat JC, jangan sebut nama yang bapak pikir bisa ringankan bapak. Saya yakin bukan meringankan, terus terang Pak Nov minta tolong pada saya, termasuk yang di Solo sebenarnya nggak ada urusan yang dilakukan Pak Nov agar ketika dia kirim surat untuk minta pemeriksaannya dapat izin Presiden, saya tidak jawab,” ungkap Pramono.

Ia memastikan, tidak pernah sama sekali membahas proyek e-KTP bersama Komisi II saat menjabat pimpinan DPR. Bahkan, Pramono kembali mempertanyakan pernyataan Setya Novanto yang menyebut alasan dirinya harus mendapat aliran dana proyek e-KTP.

“Pimpinan DPR termasuk Pak Marzuki tak pernah bahas e-KTP. Silakan cek di DPR, ada notulen dan sebagainya. Saya sebagai pimpinan DPR tak ada urusan Komisi II dan Banggar, kenapa saya mesti dikasih? Memangnya saya jagoan,” tandasnya.(muf)

1744129950993

Jadi Tersangka Ijazah Palsu, Demokrat Pecat JR Saragih

IMG-20250408-WA0090

JAKARTA – tapalkudamedia.com

DPP Partai Demokrat memecat Ketua DPD PD Sumatera Utara, JR Saragih. Pemecatan ini merupakan buntut dari ditetapkannya JR Saragih sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggunaan dokumen palsu dalam berkas pencalonan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Dokumen palsu yang diduga digunakan itu adalah fotokopi ijazah SMA terlegalisir milik JR Saragih. Akibatnya, pencalonan JR Saragih sebagai calon gubernur Sumatera Utara menjadi terhambat.

“Jadi begini, itu memang di dalam kode etik kita ya, itu kalau ada kader yang berstatus sebagai tersangka itu memang standarnya begitu, diberhentikan,” jelas Sekretaris Majelis Tinggi PD Amir Syamsuddin saat dihubungi wartawan, Kamis (22/3/2018).

Amir mengatakan, pemecatan terhadap JR Saragih dilakukan DPP Partai Demokrat sejak Rabu, 21 Maret 2018. Demokrat beralasan ancaman hukuman yang cukup tinggi menyebabkan partainya mengambil keputusan untuk memberhentikan JR Saragih.

“Ini kan Gakkumdu Sumatera Utara itu kan sudah menetapkan dia sebagai tersangka dan ancamannya itu cukup tinggi, di atas 5 tahun,” ucapnya.

Diketahui perbuatan yang disangkakan kepada JR Saragih tersebut melanggar ketentuan pada Pasal 184 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang penggunaan dokumen palsu pada pencalonan Pilkada. Atas sangkaan itu, JR terancam penjara 6 tahun dan denda Rp72 juta. Kasus ini kini tengah disidik Penyidik Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) Polda Sumatera Utara.

Sebelumnya, pasangan JR Saragih-Ance Selian digugurkan KPU Sumatera Utara sebagai pasangan calon karena fotokopi legalisir ijazah SMA JR Saragih dari SMA Iklas Prasetia, Jakarta, dinilai tidak memenuhi syarat. ‎Keputusan itu kemudian digugat ke Bawaslu hingga akhirnya Bawaslu merekomendasikan untuk memberikan kesempatan JR melegalisir ulang ijazahnya.

(Baca Juga: Polri: Gakkumdu Temukan Bukti JR Saragih Gunakan Ijazah Palsu di Pilgub Sumut)

Namun dalam perjalannnya, ijazah SMA yang sempat dipamerkan JR kepada awak media itu hilang. Sehingga, ia menggunakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) untuk memenuhi rekomendasi Bawaslu tersebut.

Dalam perjalanannya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara kembali menggugurkan pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian dari pencalonan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara pada pilkada serentak 2018.

Pasangan yang didukung Partai Demokrat, PKB, dan PKPI itu kembali gugur setelah berkas pendaftaran susulan yang mereka ajukan sesuai dengan Pelaksanaan Putusan Bawaslu Sumut No 01/PS/BWSL.SUMUT.02.00/II/2018, tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Sumut.(red)

1744129950993

Warga Diduga Keracunan Gas

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso – tapalkudamedia.com

Warga desa Kali Anyar Dusun Margahayu, Krepekan, Watucapil, Kebun Jeruk mengalami diduga keracunan gas yang di timbulkan dari kawah ijen yang mengalir lewat kali pahit, Kurang lebih 200 Warga sudah dievakuasi ketempat aman di Masjid sempol, di rumah warga dan di puskesmas. Akibat dari kejadian gas tersebut banyak warga yang keracunan,bau menyengat yang tercium mengakibatkan pernafasan tidak stabil, adapun jumlah korban yang berhasil di himpun di lokasi kejadian, 30 orang korban sudah berhasil di evakuasi, 24 orang di rawat di puskesmas sempol, 4 orang di rawat di puskesmas Tlogosari dan 2 orang di rujuk ke RSUD bondowoso karena faktor keracunan yang cukup parah.

Winarto selaku kabid PK2 (Pencegahan Kesiap siagaan dan Kedaruratan) BPBD Bondowoso menjelaskan ” kejadian gas beracun itu terjadi kurang lebih pukul 19.00 WIB kami mendapat telepon dari warga ijen kemudian TRC (Tim Reaksi Cepat) langsung meluncur membawa peralatan berupa masker dan masker oksigen” Lanjut Winarto, kami sudah mendistribusikan sebanyak kurang lebih 10,000 masker untuk masyarakat Ijen khususnya di wilayah yang berdekatan dengan sumber gas,katanya di kantor BPBD.

Berdasarkan pantauan di halaman kantor BPBD, pagi ini kamis (22/3) ada pendistribusian bantuan makanan dan tambahan masker oksigen untuk mengantisipasi memburuknya keadaan di sekitar kecamatan ijen.

Terpisah melalui sambungan Whats App-nya Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. H. Moh. Imron MM.MKes .”Data terkahir tetap seperti yang tadi malam di laporkan, yang dirawat di puskesmas Ijen tinhggal 13 orang  dan kami masih observasi, lainnya sudah bisa pulang dan semoga gas beracun tidak keluar lagi. Beberapa tindakan seperti evakuasi masyarakat di daerah terdampak  gas beracun kita bawa ke puskesmas ijen, kemudian kita mengerahkan tim TRC Dinas kesehatan dan beberapa TRC Puskesmas untuk back Up pelayanan di Puskesmas Ijen , disamping juga penyediaan obat-obatan dan kebutuhan lain untuk masyarakat seperti masker  kemudian bersama tim kabupaten juga kecamatan untuk memonitor kondisi Kesehatan masyarakat.” jelasnya.(NN)

1744129950993
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih