Beranda blog Halaman 69

Alun-Alun Etalase Kota Harus Dijaga Bersama

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO – Alun-alun Raden Bagus Asra (RBA) Ki Ronggo sebagai etalase kota, Pemkab Bondowoso maka harus dijaga bersama kebersihannya, masyarakat dan seluruh pelaku usaha untuk turut serta menjaga dan merawat

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bondowoso M.Hadi Wawan Guntoro saat apel bersama seluruh ASN di alun-alun RBA Kironggo.

Ia menegaskan, bahwa semua pihak harus bersama-sama menata dan membenahi alun-alun agar lebih terlihat artistik.

Pasalnya,kata Hadi Alun-alun RBA Ki Ronggo sering dijadikan jujukan masyarakat tidak hanya Bondowoso, namun juga luar daerah.

” Siapapun ,dunia usaha atau di luar pemerintahan yang mau gabung kita membenahi alun-alun silakan. Tapi dari mereka tidak masuk ke pemda. Misalkan tempat sampah nanti tinggal hubungi DLH (Dinas Lingkungan Hidup), ” tuturnya,”ungkapnya.

Untuk mempercantik alun-alun, DLH akan membuat konsep desain tempat sampah tematik dan tentunya sesuai dengan tema yang dibangun oleh pemerintah daerah setempat.

Tentunya juga harus selaras ,bersamaan dengan hal itu, dunia usaha juga dapat berkolaborasi dalam membranding produknya.

FB_IMG_1773966750014

” Jadi mereka sendiri yang pasang di situ. Pengawasannya mereka sendiri sehingga tinggal branding aja ini tempat sampah, ” contohnya.

Selain itu, ia juga berharap keikhlasan para aparatur sipil negara untuk mengadakan piket di lokasi tersebut. Pasalnya, ia menilai terdapat jam-jam rawan ketika malam hari.

” Kita tahu alun-alun ini kan cukup gelap kalau malam hari sehingga banyak aktivitas-aktivitas masyarakat mungkin ada pohon yang rantingnya mau jatuh untuk memberitahukan kepada DLH agar dipotong, ” imbuhnya.

Intinya, kata Hadi diharapkan Alun -alun Bondowoso ramah keluarga, ramah lingkungan dan ramah kepada semua pengunjung baik dalam kota maupun dari luar daerah.

” Juga mengimbau kebersihan yang paling berat adalah bagaimana mengubah perilaku masyarakat untuk peduli kebersihan, ” pungkasnya

 

images (15)

Pendidikan Parenting Banyuwangi Diikuti Ribuan Orang

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BANYUWANGI – Ribuan orang tua siswa difasilitasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,untuk mengikuti pendidikan parenting melalui Program Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat).

Ipuk Fiestiandani Bupati Banyuwangi , mengatakan dengan pendidikan parenting bagi orang tua siswa diharapkan tercipta pendidikan dan pengasuhan yang diperoleh anak di rumah selaras dan saling menguatkan dengan di sekolah.

“Anak-anak kita adalah generasi alpha yang lahir di tengah dunia yang erat dengan digitalisasi yang sangat memudahkan anak kita mengakses hal apapun, dan waktu yang dihabiskan di depan gawai juga lama dibanding ngobrol dengan orang tuanya,” jelasnya ,Jum’at 6/09/2024.

Menurutnya, dukungan orang tua bagi pendidikan anak sangat penting, apalagi bagi anak-anak zaman sekarang yang hidup di era digitalisasi dan akses informasi sangat mudah untuk didapatkan.

“Orang tua berperan menjadi filter anak-anak dari pengaruh negatif digitalisasi,” tegas Ipuk.

FB_IMG_1773966750014

Peran orang tua kata Ipuk , menjadi sangat penting dan lebih menghadapi tantangan dalam pembentukan karakter anak, dan dibutuhkan ilmu parenting yang tentunya menyesuaikan dengan era saat ini.

“Seperti pesan sahabat Nabi, ‘Didiklah Anakmu Sesuai Zamannya’, ini menyiratkan bahwa setiap diri orang tua harus terus mengasah ilmu parenting dalam mendidik anak menyesuaikan dengan eranya. Mari bersama kita ciptakan generasi yang berkarakter bagus, kuat, tangguh dan optimistis dalam menghadapi masa depan,” paparnya.

Ditempat yang sama ,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno menyebutkan peserta Program Sobat merupakan orang tua/wali murid dari jenjang PAUD, SD dan SMP dengan jumlah total 337 lembaga.

Dikatakan bahwa ,setiap pertemuan berisi tema materi yang berbeda, di antaranya tema memahami perkembangan anak, pengembangan bakat minat anak, dukungan orang tua dalam penumbuhan budi pekerti, mandiri, dan tanggung jawab hingga peran orang tua dalam perundungan dan kekerasan, komunikasi efektif antara orang tua dan anak, peran orang tua dalam literasi dan lainnya.

“Untuk angkatan pertama ini diikuti oleh 7.155 orang tua yang berlangsung selama empat bulan,” imbuhnya.

images (15)

26 Pelaku Kriminal dan Korupsi DD Dibekuk

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

PROBOLINGGO – Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Jawa Timur,berhasil membekuk 26 pelaku tindak kriminalitas dan pengedar narkotika selama tiga bulan terakhir.

Dari penangkapan tersebut, para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan harus menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kelima tersangka di antaranya tersandung kasus korupsi dana desa, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penggelapan jabatan dan uang sewa mobil, penganiayaan, serta pembunuhan.

Sementara 16 tersangka lainnya, tersandung kasus narkotika. Sebanyak 10 tersangka di antaranya terjerat kasus sabu-sabu, dan 6 tersangka kasus edar farmasi atau obat-obatan terlarang.

FB_IMG_1773966750014

“Selain mengamankan 26 tersangka, kami juga menyita sejumlah barang bukti yang diamankan dari para tersangka. Untuk kasus narkotika, Satnarkoba Polres Probolinggo menyita total 6 gram sabu dan total 5300 butir pil koplo berbagai merek,” ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian Purwono di Mapolres Probolinggo, Kamis (5/9/2024).

Oki menyampaikan, untuk kasus kriminal berupa pencurian kendaraan bermotor, barang bukti yang disita berupa satu motor matic.

“Ada pula sejumlah surat dan dokumen, mulai dari kasus korupsi hingga penggelapan dan surat kendaraan, sejumlah ponsel, celurit, hingga pakaian,” pungkasnya.

images (15)

Sadis …Siang Hari Beraksi Begal Bacok Kepala Korban

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Lumajang – Sungguh sadis siang hari begal beraksi dan bacok kepala korban.Aksi kejahatan ini terjadi di wilayah Lumajang. Kali ini menimpa seorang ibu yang usai mengantarkan anaknya dari puskesmas untuk memeriksa gigi.

Sulasa warga Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung mengalami luka bacok di kepala.

Kejadian ini sekitar jam 11.30 WIB Jumat, (6/9/2024) ketika jalanan sepi semua orang sedang melaksanakan sholat jumat. Lokasinya tepat berada di timur Kantor Balai Desa Jatiroto, di jalan menurun.

Korban berhasil dipepet oleh pelaku, salah satu pelaku mengeluarkan dan menyembunyikan celurit ke kepala korban.

Dalam kondisi terluka dan ketakutan, korban langsung menyelamatkan diri dan meninggalkan motor yang mesinnya masih dalam keadaan menyala.

FB_IMG_1773966750014

Korban selanjutnya meminta bantuan ke Puskesmas Tunjung Kecamatan Randuagung dan melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian.

Kapolsek Jatiroto AKP Agus Sugiarto mengungkapkan bahwa kegagalan akan memburu pelaku.

“Pelaku ada dua orang dan berhasil mengambil sepeda motor korban” tuturnya Sabtu, (7/9/2024).

Pihaknya telah melakukan olah TKP dan hasil sementara kedua pelaku ini tergolong sadis. “Mengambil motor dengan cara cabut kontak kemudian langsung dibawa kabur kendaraan korban” pungkasnya.

 

images (15)

Simpan 6 Kg Sabu Pemuda Kalipuro Diganjar 17 Tahun Penjara dan Denda 1 Miliar

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BANYUWANGI – Andrean Arif Sollana, 23, pemilik 6 kg sabu-sabu asal Kalipuro divonis 17 tahun penjara. Putusan majelis hakim tersebut sama dengan tuntutan jaksa.

Terdakwa kasus narkotika itu menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan Kamis (5/9).

Selain diganjar hukuman 17 tahun, terdakwa juga didenda Rp 1 miliar subsider satu tahun penjara. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terdakwa juga terbukti memiliki atau pun menyimpan maupun mengedarkan barang haram tersebut kepada kedua terdakwa lainnya.

Kedua terdakwa lainnya, yaitu Krisna Dian Saputra dan Moh. Tri Sahroni, juga telah divonis dengan hukuman penjara selama tujuh tahun penjara dengan denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. Vonis tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi I Gede Yuliartha.

FB_IMG_1773966750014

Para terdakwa kasus narkotika tersebut menjalani sidang secara terpisah. ”Keduanya terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan menjatuhkan hukuman penjara yang dikurangi selama masa para terdakwa ditahan,” ungkap Yuliartha.

Setelah dijatuhi hukuman penjara, ketiga terdakwa diberikan kesempatan untuk mengajukan banding atau upaya hukum lainnya. ”Kami berikan waktu sepekan untuk mengajukan banding atau upaya hukum lainnya,” pungkas Yuliartha sembari menutup proses persidangan.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi Septa Rizky Kurniandhi menegaskan, terdakwa Lana memang terbukti memiliki atau menyimpan sabu seberat 6.182 gram atau 6 kilogram. Sedangkan terdakwa Krisna juga terbukti menyimpan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,18 gram.

Sementara terdakwa Moh. Tri Sahroni terbukti menyimpan lima paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,92 gram. ”Meski terdakwa Lana mengaku jika mendapatkan barang tersebut dari seseorang, tetapi terdakwa juga berperan sebagai pengedar dengan jumlah besar,” jelas Rizky.

images (15)

Komitmen Perangi Narkoba ,Unej Kerjasama dengan Polda Jatim

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

JEMBER – Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fendy Setyawan menyampaikan semua pihak harus sadar jika alarm bahaya narkoba sudah berdering memanggil semua pihak untuk bergerak bersama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Untuk itu Universitas Jember (Unej) berkomitmen untuk memerangi narkoba dengan terus melaksanakan kerjasama bersama Polda Jawa Timur.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba yang digelar oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur Kamis (5/9/2024) di gedung Auditorium Universitas Negeri Jember.

“UNEJ siap bekerja sama dengan Polri khususnya Polda Jatim serta Polres Jember untuk turut serta mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan kampus. Apalagi pencegahan dan penanggulangan dampak narkoba harus dilakukan secara holistik tidak hanya dari sisi penegakan hukum saja” papar Fendi Kamis (5/9/2024).

FB_IMG_1773966750014

Ditempat yang sama Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombespol. Robert Da Costa, menjelaskan Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba di Jember digelar di beberapa tempat diantaranya Gresik, Sidoarjo, Kediri. Sedangkan di Jember melibatkan siswa dari wilayah Tapal Kuda dan mahasiswa UNEJ. Tercatat seribuan peserta hadir di Gedung Auditorium UNEJ.

“Tujuannya memberikan informasi mengenai bahaya narkoba, serta menumbuhkan daya cegah dan daya tangkal siswa dan mahasiswa akan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dan untuk diketahui, kegiatan pencegahan narkoba seperti ini hanya dilakukan di Polda Jatim atas arahan dan dukungan Kapolda Jatim,”jelas Robert.

Peserta Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba diberi materi terkait bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba oleh nara sumber dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur, aktivis pegiat anti narkoba serta psikiater

images (15)

Serahkan 268 SK Fungsional Bupati Banyuwangi Minta ASN Bekerja Lebih Lincah dan Responsif

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyerahkan surat keputusan (SK) penetapan jabatan fungsional kepada 268 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten setempat, Kamis 05/09/2024.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan ke-268 ASN itu adalah guru, tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga teknis yang lolos seleksi CPNS tahun 2020 dan 2022.

“Kita perlu menjadi ASN yang agile, yang bisa bekerja secara lincah dan fleksibel serta inovatif,”ungkap Ipuk usai pengambilan sumpah dan penyerahan SK di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Ipuk berpesan agar para ASN bisa bekerja lebih lincah dan responsif seiring perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.

Menurut Ipuk, birokrasi tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama yang cenderung kaku dan birokratis.

“ASN harus lebih responsif terhadap perubahan dan mampu bekerja secara fleksibel serta selalu siap untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan tantangan yang ada,”paparnya.

FB_IMG_1773966750014

Dengan begitu kata Ipuk ,ASN dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada masyarakat.

Selain itu Ipuk juga menekankan agar ASN juga bisa berkolaborasi dan kerja tim dan bekerja bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan ragu untuk saling berbagi ide, saling mendukung dan bekerja sama. Karena itulah kunci sukses agar kita bisa mencapai hasil yang optimal,” tegasnya.

Ditempat yang sama ,Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli menyampaikan bahwa  268 ASN yang menerima SK penetapan jabatan fungsional tersebut terdiri atasi 79 tenaga guru, 157 tenaga kesehatan, dan 32 tenaga teknis.

“Mereka adalah CPNS angkatan tahun 2020 dan 2022 yang telah menerima SK PNS dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan SK jabatan fungsional, seperti memenuhi angka kredit dan memiliki nilai SKP minimal baik,” pungkasnya.

images (15)

M.Hadi Wawan Guntoro Tegaskan Jajaranya Jangan Alergi pada Insan Pers

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pj Bupati Bondowoso Muhamad Hadi Wawan Guntoro menegaskan sebagai bagian dari pentahelix, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat sinergitas dengan pers.

Menurutnya ,pers merupakan lembaga yang dilindungi oleh undang-undang.
Untuk itu Hadi menegaskan, agar seluruh jajarannya tidak alergi terhadap insan pers.

“Singkatnya bahwa pers menjadi bagian mengkomunikasikan, menjadi bagian yang juga berfungsi agar  masyarakat tahu,  untuk memperhatikan, termasuk mengawasi jalanya pemerintahan ,” ungkapnya saat apel bersama dan usai memberi penghargaan SKK di Pendopo Raden Bagus Asra.

Hadi menjabarkan bahwa peran insan pers juga untuk mencermati apa yang dilakukan pemerintah daerah dan hak yang demikian itu juga menjadi suara masyarakat.

“Kemudian termasuk memberitakan yang baik-baik, masyarakat yang semula tidak tahu menjadi tahu. Itulah fungsinya menjadi jembatan,” jelasnya.

FB_IMG_1773966750014

Oleh karena itu, kata Hadi,harus dibangun sinergitas bersama yang baik antara pemerintah daerah dengan awak media. Agar dalam hal penyajian berita dapat obyektif, seimbang dan proporsional.

“Saya yakin dimanapun, dewan pers sekalipun, tujuan pasti bagaimana menjadikan teman-teman pers tidak hanya dari aspek pribadi maupun kelembagaannya pers itu menjadi yang profesional,” paparnya.

Lebih-lebih menurut Hadi peran pers yakni dapat menyampaikan semua program pemerintah daerah kepada masyarakat selain berfungsi sebagai salah satu kontrol sosial.

“Oleh karena itu saya juga mengajak teman-teman saya di birokrasi untuk tidak alergi kepada pers,” pungkasnya.

images (15)

Pria Asal Probolinggo Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Jagir

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Surabaya – Seorang Pria ditemukan meninggal disungai.Petugas rescue gabungan berhasil mengevakuasi jenazahpria yang tenggelam di Sungai Jagir Jembatan Nginden pada Kamis (5/9/2024) pagi sekitar pukul 08.15 WIB.

Buyung Hidayat Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota  Surabaya mengatakan, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, korban sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak.

“Dari kemarin sore hingga tadi pagi, tidak ada saksi yang menerangkan kalau korban merupakan mahasiswa. Yang ada informasi dari warga sekitar, yang bersangkutan biasa beraktivitas sebagai tukang becak,” kata Buyung 5/08/2024.

Petugas menerjunkan 50 orang personel dengan dukungan tiga perahu karet, dua penyelam dalam pencarian tersebut.

Akhirnya petugas rescue menemukan keberadaan jenazah sekitar 30 meter dari sisi jembatan.

FB_IMG_1773966750014

Menurut keterangan polisi, identitas korban adalah IM (22), warga asal Dusun Krajan, Probolinggo.

AKBP Teguh Santoso Kasat Samapta Polrestabes Surabaya mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari laporan seorang warga sekitar bernama Mustofa pada Rabu, (4/9/2024), sekitar pukul 16:43 WIB.

“Menurut Mustofa, ia melihat seseorang tenggelam di sungai (Jagir) setelah sempat meminta pertolongan namun kemudian hilang dari pandangan. Mustofa segera melaporkan kejadian itu ke Command Center (CC),” ujar Teguh dalam keterangannya.

Teguh menyebut proses pencarian berlangsung lancar berkat kerjasama tim dengan berbagai instansi. Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Probolinggo untuk segera dimakamkan.

“Kami juga berterima kasih atas laporan cepat dari warga sekitar yang membantu proses evakuasi,” ujar Teguh.

images (15)

Hendy Lakukan Beberapa Langkah Atasi Deflasi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan deflasi tersebut. Pihaknya akan melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan deflasi yang sudah terjadi selama empat bulan berturut-turut.

Diketahui Kabupaten Jember mengalami deflasi sebesar 0,08 persen pada bulan Agustus 2024. Data itu diungkap BPS Jember pada kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Mingguan setiap Rabo (Si Rambo).

“Deflasi kita posisinya masih bagus atau tidak terlalu dalam. Tapi ini juga perlu diantisipasi. Apakah memang daya belinya turun atau stoknya yang melimpah? Ini sedang kita lakukan penetrasi pasar,” kata Hendy,Rabu 4/09/2024.

Deflasi juga terjadi di tingkat provinsi dan nasional. Untuk mengatasi masalah ini, Hendy menyebutkan bahwa mereka akan melaksanakan operasi pasar untuk memeriksa kondisi daya beli masyarakat di Jember.

“Tujuannya kita melihat daya beli masyarakat masih ada atau tidak, atau memang stoknya melimpah. Sehingga, itu perlu dites atau dicek lewat kegiatan operasi pasar,” ungkapnya.

FB_IMG_1773966750014

Hendy mendorong lembaga dan institusi untuk mengeluarkan kebijakan insentif guna meningkatkan daya beli masyarakat. Misalnya, menawarkan diskon atau promosi khusus dari berbagai pihak yang diharapkan dapat memicu peningkatan minat belanja dan perputaran uang.

“Contoh, dari Telkom atau KAI memberikan diskon. Itu kiranya bisa dikeluarkan hari ini, supaya mereka ada daya beli atau ada perputaran keuangan di sana,”ujarnya.

Menurutnya ,langkah lain yang direncanakan adalah memindahkan atau menjual stok komoditas berlebih di Jember ke daerah yang membutuhkan. Bupati meminta BPS untuk mendata daerah yang kekurangan komoditas dan merencanakan kerja sama antar daerah.

“Saya sudah sampaikan ke BPS untuk mendata, daerah mana yang membutuhkan komoditas, yang stoknya itu melimpah di Jember. Nantinya kita akan dilakukan kerja sama antar daerah. Contohnya jagung di Jember banyak, lalu di Blitar mungkin kurang stoknya dan butuh untuk ternak ayam. Nah, dari sini kita harapkan bisa disinergikan di situ,” pungkasnya.

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih