Beranda Lensa Nusantara Sekda Tegaskan Pentingnya Multiple Intelligences di Dunia Pendidikan Bondowoso 

Sekda Tegaskan Pentingnya Multiple Intelligences di Dunia Pendidikan Bondowoso 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Bupati Bondowoso melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan majemuk (multiple intelligences) dalam dunia pendidikan melalui kegiatan Pekan Pendidikan Berkah 2026 jenjang SMP.

Menurutnya, berbagai lomba yang digelar tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memberi ruang luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi nonakademik, termasuk kecerdasan kinestetik, linguistik, hingga kecerdasan emosional dan spiritual.

“Contohnya tari Remo, itu dalam konteks multiple intelligences termasuk kecerdasan kinestetik atau kecerdasan gerak. Tidak semua orang bisa melakukannya, karena dibutuhkan kecerdasan sekaligus keterampilan,” ujar Fathur Rozi,Selasa ,28/04/2026.

Ia menjelaskan, lomba tari menjadi salah satu wadah ekspresi bagi siswa yang memiliki kemampuan di bidang seni gerak.

Sementara itu, lomba bahasa seperti Bahasa Inggris dan Mandarin menjadi ruang bagi siswa yang unggul dalam kecerdasan linguistik.

“Setiap anak memiliki potensi berbeda. Ada yang unggul di bahasa, ada yang di seni, bahkan ada yang kuat di aspek mental dan spiritual. Semua itu difasilitasi dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fathur Rozi menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pendidikan di Bondowoso, mulai dari Dinas Pendidikan, dewan pendidikan, kepala sekolah, hingga para guru yang terus berkomitmen mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.

FB_IMG_1773966750014

Ia menekankan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kematangan emosional.

“Kehidupan tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual semata. Yang jauh lebih penting adalah kematangan emosional dan spiritual, serta karakter mulia,” tegasnya.

Melalui Pekan Pendidikan Berkah, ia berharap siswa-siswi Bondowoso dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, unggul, dan berdaya saing, baik dari sisi keilmuan, fisik, maupun kepribadian.

“Kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mengantarkan anak-anak menjadi generasi masa depan yang berkualitas dan diridhai Allah SWT,” ungkapnya.

Fathur Rozi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik di Bondowoso.

“Dengan kebersamaan, kita optimistis mampu mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan,” pungkasnya.

images (15)