Bondowoso – Sengketa batas kawah Ijen antara Bondowoso dengan Banyuwangi yang sudah berpuluh-puluh tahun akhirnya selesai di meja perundingan.16 titik Batas sudah disepakati dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
“Berdasarkan Permendagri 141 , tempo hari kan sudah disepakati 15 titik , nah ini yang satu masalah Kawah di gunung Ijen, kita sudah sepakat dibagi 2 , yaitu wilayah Bondowoso dan Banyuwangi,” ungkap Wakil Bupati Bondowoso usai melakukan kesepakatan di Banyuwangi,”Rabu 17/07/2019.
Dalam perundingan tersebut, delegasi dari Bondowoso, langsung dipimpin oleh Wakil Bupati H Irwan Bachtiar Rahmat, yang didampingi Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan dan sejumlah pejabat terkait.
“Dalam perundingan antara Pemkab Bondowoso dan Pemkab Banyuwangi terkait sengketa kepemilikan kawah ijen, sudah ada kesepakatan yang tertuang dalam naskah sebanyak 16 butir item. “Alhamdulilah dari 16 sengketa titik sudah terselesaikkan dengan catatan untuk kawahnya dibagi dua,” ungkapnya.
Baca Juga :
- Diskominfo Bondowoso Dorong Literasi Informasi dan Digitalisasi Desa dengan Pembinaan KIM
- Bank Jatim KC Bondowoso Serahkan CSR, Dorong Digitalisasi Transaksi dan Literasi Keuangan
- Kodim 0822 Bondowoso Serahkan 41 Truk Operasional untuk Koperasi Merah Putih
- Perkuat Ekonomi Desa ,41 Kendaraan Operasional KDKMP Diserahkan
- Kewajiban Pajak dalam Pinjam Pakai Kendaraan Dinas
Wabup mengaku, dalam perundingan itu memang sangat alot dan saling mengklaim batas-batasnya. Namun, hal itu sudah tertuang pada peta, sehingga pada akhirnya dapat diterima dan disepakati bersama. “Jadi status kawah Ijen itu sudah jelas dan tegas, bahwa Bondowoso memiliki kawah ijen yang selama puluhan tahun tidak jelas statusnya,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan ,”Alhamdulillah masalah sengketa dengan Bondowoso bisa selesai dengan damai, karena kehadiran Bapak H Irwan.Bukan saatnya lagi kita mempersoalkan batas wilayah,” tegasnya.
Diungkapkan Anas bahwa kehadiran Wabup Irwan dan Rombongan ini sangat bermanfaat, “Kedepan kita akan lebih fokus bagaimana menciptakan kedamaian dan meningkatkan pariwisata bersama di wilayah bagian timur ini,” pungkasnya.










