Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam agenda silaturahmi formal antara jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 083/Baladhika Jaya Malang di Riverside Bondowoso, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan itu dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid, bersama jajaran, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso.
Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Bondowoso Fathur Rozi.
Selain itu hadir pula pimpinan instansi vertikal, serta jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Bondowoso.
Bupati Bondowoso menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, beserta rombongan perwira Korem di Kabupaten Bondowoso.
Menurut Bupati, kehadiran jajaran TNI memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas daerah yang menjadi fondasi utama kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan.
“Peran TNI saat ini telah berkembang secara dinamis, tidak hanya pada aspek pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program sosial, kemasyarakatan, hingga penguatan ekonomi lokal,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kodim 0822 Bondowoso yang dinilai aktif hadir di tengah masyarakat dan konsisten menjalin harmonisasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai agenda pembangunan.
Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya Malang, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, menegaskan komitmen TNI untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Forkopimda Bondowoso.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program strategis pemerintah pusat di daerah sangat bergantung pada kuatnya sinergi lintas sektor.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem memaparkan sejumlah program prioritas yang memerlukan pengawalan bersama secara berkelanjutan.
Program tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan melalui sektor agraris, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan jambanisasi, hingga pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
Ia menilai pembangunan jembatan dan pengembangan kawasan strategis dapat menjadi solusi untuk memutus isolasi geografis, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana optimalisasi dan pengembangan lahan Batalyon Infanteri (Yonif) di wilayah Bondowoso.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat sekitar.
“Melalui perencanaan yang matang, pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menumbuhkan pusat-pusat usaha baru, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan mempercepat perputaran ekonomi daerah,” kata Danrem.
Pertemuan silaturahmi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kodim 0822, dan Korem 083/Baladhika Jaya untuk memperkuat koordinasi dan langkah strategis demi memastikan seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran.














