Beranda Lensa Nusantara BSBK Tegaskan Penggunaan Anggaran BTT Jembatan Alternatif Sentong Dilakukan Secara Kolaboratif

BSBK Tegaskan Penggunaan Anggaran BTT Jembatan Alternatif Sentong Dilakukan Secara Kolaboratif

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Kepala Dinas Bina Sumber Daya Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, menegaskan bahwa penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam kegiatan penanganan darurat tidak hanya dilakukan oleh satu perangkat daerah saja.

Menurut Ansori, sejumlah perangkat daerah turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bappeda, serta instansi terkait lainnya.

“Penggunaan anggaran BTT ini bukan hanya oleh BSBK, tetapi juga melibatkan beberapa perangkat daerah lain. Ini merupakan bentuk kolaborasi dalam penanganan situasi darurat,” ujarnya,Selasa 5/05/2026

Ia menjelaskan, keputusan penggunaan sumber daya, termasuk tenaga teknis, dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama. Dalam beberapa kondisi, BPBD memanfaatkan tenaga teknis dari BSBK karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki.

“Karena BPBD tidak memiliki tenaga teknis tertentu, maka digunakan tenaga dari kami. Saat ini memang dituntut untuk saling berkolaborasi antar perangkat daerah,” tambahnya.

Terkait penggunaan material seperti pohon atau kayu dalam penanganan di lapangan, Ansori menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penebangan sembarangan.

“Kami tidak membeli atau menebang pohon secara sembarangan. Jika memang diperlukan, kami akan melakukan pengecekan langsung di lokasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

FB_IMG_1773966750014

Ansori juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang utuh dan tidak sepotong-sepotong kepada masyarakat.

Ia mengajak semua pihak untuk melakukan klarifikasi lintas instansi agar informasi yang diterima publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Informasi harus disampaikan secara komprehensif, tidak sepihak. Bisa dikroscek agar informasi yang disampaikan lengkap dan utuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah, khususnya dalam penyampaian informasi dari hulu hingga hilir.

“Yang terpenting, semua yang kami lakukan ini bertujuan agar bisa segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Terkait pihaknya akan di panggil DPRD untuk menjelaskan persoalan jembatan alternatif Sentong ia menyampaikan siap.

images (15)