Bondowoso – Ilham Mulyadi , Ketua LSM Jas Merah, meminta Kapolres Bondowoso mengusut pihak pembuat dan penyebar surat permohonan dukungan turnamen Bupati Cup di desa Tangsil Wetan Kecamatan Wonosari. Surat tersebut ditegaskannya oleh bupati ,bahwa pihaknya tidak pernah menandatangani,dengan kata lain disinyalir palsu.
Dalam surat pernyataan tersebut, disebutkan meminta dukungan dan sejumlah nominal dengan tandatangan dan stempel bupati.
Baca Juga :
- Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Ada Uang Saku dan Nota BBM Bermasalah Dipertanyakan
- Bukan Sekadar Label! BRK Reborn Digelorakan, Kopi Bondowoso Mulai Unjuk Gigi di Pasar Dunia
- “Jangan Besar Pasak daripada Tiang”, Ketua DPRD Bondowoso Minta Perumdam Ijen Tirta Berbenah Total
- Tunjangan Pendidikan Rp14,33 Juta untuk Direktur Perumdam Ijen Tirta Perlu Dipertanyakan, Diduga Tak Sesuai Ketentuan
- Bukan Sekadar Ungkapan, “Sampek Mate, Sampek Odik Pole” Jadi Tekad Merawat Mahabbah Guru
“Saya meminta kepada Kapolres untuk mengusut tuntas siapa pelaku pembuat surat tersebut ,dan siapa yang menyebarkan ,” kata Ilham usai melaporkan hal tersebut ke Polres Bondowoso,Senin 24/06/2019.
Ia melanjutkan, dengan adanya surat tersebut bupati sebagai orang nomor satu dirugikan. Untuk itu ia meminta penyidik polres Bondowoso menyelidiki siapa pembuat surat palsu tersebut.
“Ini fitnah yang paling merugikan bupati. Sebagai warganya,saya sangat tidak terima. Itu jelas bukan tandatangan Beliau ,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, melalui pesan singkat Bupati Salwa merasa dirugikan. Karena pihaknya tidak pernah melakukan tandatangan surat tersebut apa lagi menyebutkan sejumlah nominal Rp 150 ribu.
Ada kejanggalan.Pertama tandatangan tertulis miring, kedua stempel warna merah yang ketiga pengundang atas nama pelindung,yang seharusnya panitia penyelenggara.














