Bondowoso – Tingkat tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Bondowoso masih tergolong tinggi. Hingga saat ini, tunggakan pajak tercatat mencapai sekitar 14 persen, sehingga pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso Haeriyah Yuliati ,saat menghadiri pengundian hadiah bagi 10 wajib pajak taat pajak yang digelar Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur di Pendapa Raden Bagus Asra, Selasa (21/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ia berharap para wajib pajak yang memperoleh penghargaan tidak hanya menjadi penerima hadiah, tetapi juga mampu menjadi teladan (role model) dan inspirasi bagi masyarakat luas agar budaya taat pajak semakin mengakar di Bumi Ki Ronggo.
“Harapannya, para wajib pajak yang menerima penghargaan tahun ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya sehingga kesadaran membayar pajak kendaraan tepat waktu terus meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, potensi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Bondowoso masih sangat besar. Karena itu, diperlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Ia menegaskan, keberhasilan meningkatkan penerimaan pajak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pembangunan daerah yang mandiri, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan publik.
Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pelayanan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperluas layanan perpajakan berbasis digital. Berbagai kanal pembayaran elektronik kini telah terintegrasi sehingga masyarakat dapat membayar pajak kendaraan dengan lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman.
Melalui layanan digital tersebut, wajib pajak tidak lagi harus datang langsung ke Kantor Samsat, kecuali untuk jenis layanan tertentu yang memang memerlukan pemeriksaan fisik kendaraan.
Pemerintah berharap kemudahan akses layanan perpajakan, disertai apresiasi kepada wajib pajak yang patuh, dapat menjadi pemicu meningkatnya kepatuhan masyarakat. Dengan demikian, angka tunggakan pajak kendaraan di Bondowoso dapat terus ditekan, sementara penerimaan daerah semakin optimal untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.














