Bondowoso – Program Koperasi Peternak Solidaritas resmi diluncurkan sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi peternak rakyat di Kabupaten Bondowoso. Program ini diharapkan menjadi solusi dalam menghadapi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi peternak, mulai dari keterbatasan modal, tingginya harga pakan, akses pasar yang terbatas, hingga lemahnya posisi tawar di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i menyampaikan bahwa peluncuran, penyelenggara menegaskan sektor peternakan masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, kehadiran koperasi ini mengusung visi besar.
“Membangun Kemandirian Ekonomi Peternak Rakyat melalui Koperasi Modern, Transparan, dan Berkelanjutan.”umgkapmya di pendopo Raden Bagus Asra ,Selasa
Menurutnya, penguatan kelembagaan peternak menjadi kebutuhan mendesak di tengah fluktuasi harga pakan dan ketidakstabilan harga hasil peternakan. Melalui koperasi, peternak diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat, mampu meningkatkan efisiensi usaha, serta memperoleh manfaat ekonomi secara kolektif.
“Koperasi Peternak Solidaritas bukan hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi, solidaritas, dan kebersamaan antarpeternak dalam menghadapi dinamika bisnis peternakan,” ujarnya.
Program tersebut dirancang untuk memberikan berbagai dukungan kepada anggota, antara lain akses permodalan, pendampingan usaha, pengadaan pakan yang lebih efisien, hingga perluasan jaringan pemasaran.
Dengan demikian, peternak dapat memperoleh nilai tambah yang lebih besar dari hasil usahanya.
Prinsip utama yang diusung dalam koperasi ini adalah “Dari Peternak, Oleh Peternak, Untuk Kesejahteraan Peternak Bondowoso.
” Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menjalankan seluruh program dan kegiatan koperasi agar tetap berorientasi pada kepentingan anggota.
Peluncuran Koperasi Peternak Solidaritas juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat sektor pertanian dan peternakan sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah,”jelasnya.
Penguatan ekonomi desa, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dinilai dapat terwujud melalui pemberdayaan peternak yang terorganisasi dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, seluruh pengurus, anggota, dan pihak terkait diajak untuk menjaga semangat gotong royong dan kerja sama sebagai fondasi utama koperasi.
Koperasi diharapkan menjadi rumah besar bagi para peternak untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan berkembang bersama.
Semangat tersebut dirangkum dalam slogan:“Bersatu dalam Koperasi, Mandiri dalam Ekonomi, Peternak Kuat, Bondowoso Hebat, untuk Bondowoso Berkah.”
Peluncuran Program Koperasi Peternak Solidaritas diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi kemajuan sektor peternakan di Kabupaten Bondowoso serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran tersebut ditandai dengan pembagian 20 ribu Ayam joper (Jawa Super atau ayam kampung super).














