Bondowoso – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso bersama BPBD Kabupaten Situbondo menggelar latihan gabungan Water Rescue di kawasan Pantai Pasir Putih (Pasput) Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya penanganan bencana dan kecelakaan di wilayah perairan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristanto Putro Prasojo, mengatakan bahwa latihan bersama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus meningkatkan sinergi antar-BPBD di wilayah Tapal Kuda.
Menurutnya, kemampuan penyelamatan di perairan menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki personel BPBD mengingat potensi bencana maupun kecelakaan di laut dan kawasan perairan lainnya memerlukan penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Selama pelatihan, peserta menerima berbagai materi teknis, di antaranya teknik penyelamatan korban di perairan, penggunaan peralatan water rescue, serta pelaksanaan operasi Search and Rescue (SAR) di laut sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Tidak hanya menerima materi, seluruh personel juga mengikuti simulasi lapangan yang meliputi pencarian korban, proses evakuasi dari perairan, hingga penanganan awal terhadap korban sebelum diserahkan kepada tim medis. Simulasi tersebut dirancang menyerupai kondisi nyata agar peserta mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
Kristanto berharap latihan gabungan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta membangun kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat.
“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki keterampilan yang memadai dalam operasi penyelamatan di perairan sehingga dapat memberikan respons yang cepat, efektif, dan sesuai prosedur ketika terjadi keadaan darurat,” ujarnya,16/07/2026.
Kegiatan latihan gabungan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia BPBD dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Jawa Timur, khususnya kawasan yang memiliki risiko kejadian di perairan.














