Beranda Lensa Nusantara Golkar Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Sopir di Surabaya, Kisah Bahlil Jadi...

Golkar Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Sopir di Surabaya, Kisah Bahlil Jadi Inspirasi

1784696982808

SURABAYA – Partai Golkar menyalurkan ratusan paket sembako kepada para sopir angkutan kota (angkot) atau yang dikenal sebagai sopir len di Terminal Joyoboyo, Surabaya, Minggu (18/10/2026).

Bantuan tersebut tak sekadar menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga membawa pesan motivasi tentang pentingnya kerja keras dalam meraih kesuksesan.

Kisah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang pernah bekerja sebagai sopir angkot saat muda menjadi salah satu latar belakang kegiatan tersebut.

Pengalaman hidup Bahlil diharapkan dapat menginspirasi para sopir dan keluarga mereka agar tidak menyerah dalam memperjuangkan masa depan.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Arif Fathoni, yang akrab disapa Toni, mengatakan penyaluran bantuan tetap dilaksanakan meski agenda Bahlil untuk menyapa langsung para sopir len harus ditunda. Bahlil, kata dia, dipanggil Presiden untuk membahas persoalan bangsa.

“Pak Bahlil di masa mudanya pernah menjadi sopir angkot. Hari ini, alhamdulillah, beliau dipercaya Presiden menjadi menteri dan Ketua Umum Partai Golkar,” kata Toni.

Menurut Toni, perjalanan karier Bahlil menunjukkan bahwa latar belakang pekerjaan dan kondisi ekonomi keluarga tidak semestinya menjadi penghalang untuk memiliki cita-cita besar. Dengan kerja keras, tekad, dan kegigihan, setiap orang memiliki peluang untuk memperbaiki kehidupannya.

1791899701721

Ia juga berharap kisah tersebut dapat memotivasi anak-anak para sopir angkot di Jawa Timur agar berani bermimpi dan terus berusaha mewujudkan cita-citanya.

“Kita ingin memberikan pesan kepada anak-anak sopir angkot se-Jawa Timur agar jangan pernah patah arang dalam menggapai cita-cita. Dengan kerja keras, anak sopir sekalipun bisa menjadi orang sukses di Republik yang kita cintai ini,” ujarnya.

Toni menjelaskan, penyaluran 200 paket sembako merupakan bentuk perhatian Partai Golkar kepada para sopir len yang setiap hari melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

Di tengah aktivitas mencari nafkah, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari para penerima.

Lebih dari itu, Golkar ingin menyampaikan pesan bahwa profesi orang tua bukanlah batas bagi masa depan anak-anak mereka. Kisah Bahlil, menurut Toni, menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu dimulai dari kondisi yang mudah.

Meski Bahlil belum dapat hadir langsung di Terminal Joyoboyo, penyaluran bantuan tetap berlangsung sesuai rencana. Hingga kegiatan tersebut dilaksanakan, belum ada informasi mengenai jadwal pengganti agenda Bahlil untuk bertemu dan menyapa para sopir len di Surabaya.

ilustrasi-stop-pungli