SURABAYA – Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, mengapresiasi penyelenggaraan Grand Champions Bahlil Mini Soccer bertajuk Asyik Menuju Puncak.
Kompetisi sepak bola antarpelajar tersebut dinilai menjadi wadah positif untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menanamkan nilai sportivitas kepada generasi muda.
Ady Kriesna mengikuti jalannya pertandingan final yang mempertemukan SMAN 3 Bojonegoro dengan SMAN Ngoro Jombang di Lapangan THOR, Surabaya, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berlangsung kompetitif hingga SMAN 3 Bojonegoro memastikan gelar juara edisi perdana dengan kemenangan 4-2.
Draf kutipan untuk dikonfirmasi kepada Ady Kriesna:
“Menurut saya, Grand Champions Bahlil Mini Soccer merupakan kegiatan yang sangat positif bagi para pelajar. Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana para peserta belajar menjunjung sportivitas, membangun kekompakan, dan menghargai lawan. Saya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Ady Kriesna.
Menurut Kriesna , kompetisi olahraga antarpelajar memiliki arti lebih dari sekadar perebutan gelar juara. Lapangan pertandingan menjadi tempat bagi siswa untuk belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta sikap menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
Pembinaan sejak usia sekolah, lanjut dalam draf pesan yang perlu dikonfirmasi, juga penting untuk membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan memiliki karakter kuat.
SMAN 3 Bojonegoro Tampil Gemilang di Partai Final
Dalam pertandingan final, SMAN 3 Bojonegoro menunjukkan permainan agresif dan kerja sama tim yang solid. Mereka mampu mengatasi tekanan SMAN Ngoro Jombang yang sejak awal berusaha mengambil inisiatif melalui pressing ketat.
Nawval Airlangga S., pemain bernomor punggung 7, menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan Bojonegoro. Ia mencetak dua gol pada babak pertama dan melengkapi torehan tiga gol atau hattrick hingga pertandingan berakhir.
Satu gol lainnya pada babak pertama disumbangkan Wildan Abdurrasyid, pemain bernomor punggung 9. Sementara itu, SMAN Ngoro Jombang mampu membalas dengan dua gol sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan SMAN 3 Bojonegoro 3-2.
Memasuki babak kedua, SMAN 3 Bojonegoro tetap menjaga intensitas serangan. Konsistensi permainan tersebut mengantarkan mereka menutup pertandingan dengan skor 4-2 sekaligus memastikan diri sebagai juara pertama Grand Champions Bahlil Mini Soccer.
Kompetisi Pelajar Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
Penyelenggaraan Grand Champions Bahlil Mini Soccer diharapkan dapat menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan olahraga di kalangan pelajar. Kompetisi semacam ini tidak hanya memberikan pengalaman bertanding, tetapi juga mempererat persaudaraan antarsekolah.
Nilai penting dari sebuah kompetisi bukan semata-mata terletak pada kemenangan. Semangat berjuang, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, dan penghormatan terhadap lawan merupakan pelajaran yang dapat dibawa para pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, ajang olahraga antarpelajar diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda sekaligus membangun generasi yang menjunjung tinggi sportivitas.











