Beranda Ekonomi & Teknologi Fakta Menarik Geopark Ijen: Blue Fire Tampil Memukau dalam Pawai Budaya HARJABO...

Fakta Menarik Geopark Ijen: Blue Fire Tampil Memukau dalam Pawai Budaya HARJABO 2026

1784696982808

BONDOWOSO – Bagi sebagian orang, Ijen identik dengan fenomena Blue Fire dan kawah berwarna toska. Namun, kekayaan kawasan Geopark Ijen sejatinya jauh lebih luas. Bentang alam, keanekaragaman hayati, budaya, hingga kehidupan masyarakat di sekitarnya menjadi satu kesatuan yang terus diperkenalkan kepada publik.

Semangat menjaga dan memperkenalkan kekayaan tersebut turut terlihat dalam Pawai Budaya Hari Jadi Bondowoso (HARJABO) ke-207 yang digelar di Kabupaten Bondowoso, Rabu (26/8/2026).

Ribuan pelajar yang mengikuti pawai tidak hanya menampilkan kreativitas melalui busana dan seni pertunjukan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga dan mengenalkan Geopark Ijen kepada generasi muda.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan bertema Blue Fire. Para peserta menghadirkan kostum hingga diorama yang menggambarkan Kawah Ijen. Fenomena alam tersebut menjadi salah satu ikon penting Geopark Ijen yang selama ini menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Pawai tersebut juga menjadi momentum untuk mendukung upaya revalidasi status UNESCO Global Geopark (UGG) Ijen. Revalidasi merupakan proses evaluasi berkala setiap empat tahun yang dilakukan UNESCO Global Geopark untuk menilai konsistensi pengelolaan kawasan, termasuk aspek konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Tim asesor internasional sebelumnya telah melakukan asesmen lapangan di wilayah Bondowoso dan Banyuwangi pada 2–6 Agustus 2026. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan status UNESCO Global Geopark Ijen dan memperoleh hasil revalidasi terbaik.

Blue Fire, Fenomena Alam yang Mendunia
Fenomena Blue Fire menjadi salah satu daya tarik paling unik di kawasan Ijen. Api berwarna biru yang tampak pada malam hingga menjelang dini hari tersebut berasal dari gas belerang yang terbakar ketika bersentuhan dengan oksigen pada suhu tinggi.

Keunikan tersebut menjadikan Blue Fire bukan sekadar objek wisata, tetapi juga fenomena geologi yang memiliki nilai edukasi dan penelitian. Kawah Ijen sendiri dikenal sebagai salah satu kawah asam terbesar di dunia.

Dalam pawai budaya, gambaran kehidupan masyarakat di kawasan Ijen juga turut ditampilkan. Salah satunya melalui simulasi aktivitas penambang belerang yang diperagakan peserta di hadapan panggung kehormatan.

1785517338444

Pesan yang ingin disampaikan tidak semata-mata mengenai keindahan alam, tetapi juga tentang hubungan antara lingkungan, masyarakat, budaya, dan aktivitas ekonomi yang tumbuh di kawasan Geopark Ijen.

Kekayaan Bondowoso pun tidak berhenti pada Blue Fire. Para peserta pawai juga memperkenalkan potensi kuliner dan budaya lokal melalui seni tari.

Salah satunya ditampilkan oleh siswa SDN Dabasah 1 melalui Tari Tape. Pertunjukan tersebut menggambarkan tape sebagai salah satu produk khas Bondowoso yang telah lama menjadi bagian dari identitas dan perekonomian masyarakat setempat.
Perpaduan antara kekayaan alam dan budaya itu menjadi gambaran bahwa Geopark Ijen bukan hanya tentang destinasi wisata, tetapi juga ruang hidup masyarakat yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Bagi masyarakat yang menyaksikan pawai, penampilan para pelajar tersebut menjadi hiburan sekaligus sarana mengenalkan kembali kekayaan daerah kepada generasi muda.

“Lebih bagus dari tahun lalu. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ungkap Novi, warga Nangkaan, Bondowoso.

Ia mengaku terkesan dengan beragam kostum dan pertunjukan yang ditampilkan para peserta.

“Senang, bagus. Itu apa namanya, Blue Fire, ya? Kemudian ada Topeng Konah. Tape juga memang ada di Bondowoso,” katanya.

Pawai Budaya HARJABO 2026 akhirnya tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi daerah. Di balik kemeriahan ribuan pelajar, kostum, tarian, dan diorama, terselip pesan penting bahwa kekayaan alam dan budaya Bondowoso harus terus dikenalkan, dirawat, dan diwariskan.

Dengan cara itu, Blue Fire tidak hanya menjadi ikon Ijen, tetapi juga menjadi bagian dari cerita besar tentang upaya menjaga alam, memperkuat budaya, sekaligus membuka jalan bagi masa depan pariwisata Bondowoso yang berkelanjutan.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521