Bondowoso – Duta GenRe Radhwa Firstia Ramadani mengaku siap mewakili Jawa Timur dalam ajang pemilihan Duta GenRe ke Tingkat Nasional .
Beberapa persiapan dilakukan diantaranya
melakukan pembinaan PIK-R ( Pusat Informasi dan Konseling Remaja) di beberapa sekolah yang ada di Bondowoso.
Duta Radhwa Firstia Ramadani dibantu oleh para duta GenRe Bondowosonlainya diantaranya Rifqy Daifullah,Muhammad Rakha Pratama ,Siti Nurul Aini dalam melakukan pembinaan .
Adapun pembinaan PIK-R yang dilakukan meliputi dibeberapa sekolah diantaranya pada hari Senin, 27 Juli melakukan pembinaan di
– SMAN 1 Tapen (08.00)
– MTsN 4 Bondowoso (11.00)
– MTsN 1 Bondowoso (13.00)
Sementara pada hari Selasa, 28 Juli
– Nurul Huda (08.00)
– SMK Miftahul Ulum (11.00)
– SMKPP Negeri 1 Tegalampel (13.00)
dan tadi Rabu, 29 Juli melakukan pembinaan di
– SMK 2 Bondowoso (08.00)
– SMAN 2 Bondowoso(10.00)
– SMAN 1 Tenggarang (12.00)
– MAN Bondowoso (14.00)
Untuk diketahui Radhwa Firstia Ramadani Aktif di Forum GenRe dan Forum Anak.
Berperan sebagai penggerak serta inspirator bagi kalangan remaja untuk membangun kehidupan yang terencana, berdaya, dan berdampak positif.
Remaja yang meraih total lebih dari 100 penghargaan di berbagai bidang seperti public speaking, debat, dan kegiatan sosial
Ini memang layak menjadi Duta Jawa Timur menuju tingkat Nasional.
Bagi Radhwa, setiap pencapaian bukanlah
garis akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk memberi manfaat bagisesama.
Berawal dari Bondowoso, Jawa Timur,
Radhwa tumbuh sebagai remaja yang aktif
dalam dunia debat, public speaking,
organisasi, hingga berbagai kegiatan sosial.
Perjalanannya membawanya menjadi Duta
GenRe Jawa Timur dan Juara LDBI Tingkat
Nasional 2025.
Namun di balik berbagai prestasi tersebut,
ada satu hal yang selalu ia pegang teguh:
suara anak dan remaja harus memiliki ruang untuk didengar.
Melalui advokasi, edukasi, dan
keterlibatannya di berbagai kegiatan
kepemudaan, Radhwa membuktikan bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari hal besar.
Terkadang, perubahan dimulai dari keberanian untuk berbicara, menyampaikan gagasan, dan peduli terhadap sekitar karena sejatinya, prestasi bukan hanya tentang gelar yang diraih, tetapi juga tentang dampak yang ditinggalkan.














