Beranda Ekonomi & Teknologi Disparbudpora Bondowoso Gelar Musik Akustik Rutin , Dorong Wisata Kuliner Jembatan Kironggo...

Disparbudpora Bondowoso Gelar Musik Akustik Rutin , Dorong Wisata Kuliner Jembatan Kironggo dan Kebangkitan Pariwisata Lokal

1784696982808

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mulai menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan pagelaran musik akustik yang akan digelar secara rutin setiap pekan di kawasan Geledek Lajuh Kironggo.

Program tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat sekaligus menghidupkan kawasan wisata kuliner yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Gede Budiawan, mengatakan pagelaran musik akustik akan dilaksanakan setiap Jumat malam.

Pemilihan hari tersebut dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan agar kegiatan dapat menarik lebih banyak pengunjung tanpa berbenturan dengan agenda komunitas maupun kegiatan lain yang umumnya berlangsung pada Sabtu malam.

“Setiap pekan kami akan menggelar pagelaran musik akustik di Geledek Lajuh Kironggo. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Gede.

Menurutnya, Bondowoso memiliki potensi wisata yang sangat besar, baik wisata alam, budaya, maupun kuliner. Potensi tersebut perlu terus dioptimalkan melalui berbagai kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

Salah satu kawasan yang menjadi fokus pengembangan adalah sentra wisata kuliner di Jembatan Kironggo. Melalui hiburan musik akustik yang digelar secara rutin, pemerintah berharap kawasan tersebut semakin ramai dikunjungi sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi para pelaku usaha mikro, pedagang, dan pelaku ekonomi kreatif.

Gede menjelaskan, terselenggaranya program tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Disparbudpora, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kawasan wisata yang nyaman, bersih, dan menarik bagi masyarakat.

1785517338444

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum program tersebut diluncurkan, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i bersama sejumlah OPD terkait hampir setiap hari meninjau lokasi untuk memastikan seluruh kebutuhan dan persiapan kegiatan dapat berjalan dengan baik.

“Persiapan dilakukan secara matang agar kawasan Kironggo benar-benar siap menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus destinasi wisata kuliner yang hidup,” katanya.

Lebih lanjut, Gede menegaskan alasan dipilihnya Jumat malam sebagai waktu penyelenggaraan. Menurutnya, Sabtu malam umumnya telah dipenuhi berbagai kegiatan komunitas dan masyarakat sehingga dikhawatirkan akan mengurangi jumlah pengunjung.

Dengan pelaksanaan rutin setiap Jumat malam, pemerintah berharap masyarakat memiliki alternatif hiburan sekaligus dapat menikmati kuliner lokal di kawasan Kironggo.

Selain menghidupkan kawasan wisata kuliner, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat citra Bondowoso sebagai “Republik Kopi”. Meningkatnya kunjungan masyarakat ke kawasan Kironggo diyakini akan turut mendorong pertumbuhan usaha kedai kopi dan pelaku UMKM berbasis produk kopi khas Bondowoso.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis kolaborasi antara hiburan, wisata kuliner, dan promosi produk lokal mampu menjadi salah satu langkah nyata dalam membangkitkan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Akhir pekan ke wisata kuliner Kironggo , bersama keluarga sambil ngopi dan dengerin musik .

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521