Beranda Lensa Nusantara Bunda Literasi Bondowoso : Membaca Upaya Memperluas Wawasan dan Membentuk Karakter

Bunda Literasi Bondowoso : Membaca Upaya Memperluas Wawasan dan Membentuk Karakter

1784696982808

Bondowoso  — Bunda Literasi Kabupaten Bondowoso Dr. Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah, A.P., S.Ag., M.MPub., M.Si., mendorong peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya budaya membaca sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan membentuk karakter.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan literasi yang digelar di Kabupaten Bondowoso. Menurutnya, kegiatan literasi tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus mampu menumbuhkan kegemaran membaca di tengah masyarakat.

“Kita ingin menumbuhkan kesadaran terhadap membaca. Harapannya, dengan kegiatan semacam ini, dapat meningkatkan hobi membaca sehingga wawasan masyarakat juga semakin luas,” ujarnya,Senin 27/07/2026.

Menyambung penyampaian Bupati Bondowoso, Bunda Literasi mengapresiasi pertanyaan yang disampaikan salah seorang peserta bernama Danang. Menurutnya, pertanyaan tersebut menjadi refleksi penting tentang pendidikan, masa depan, dan tantangan generasi muda.

Ia menegaskan, pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan sosial dan peningkatan kompetensi global.

Pendidikan berkualitas, kata dia, memiliki karakter yang unik karena proses pendidikan yang dilakukan hari ini baru akan terlihat hasilnya pada masa mendatang.

“Pendidikan itu sesuatu yang unik. Kita mendidik sekarang, sementara hasilnya masih akan terlihat pada masa yang akan datang. Itu sesuatu yang unik dan misterius,” katanya.

Karena itu, menurut Khodijatul Qodriyah, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kondisi saat ini. Generasi muda juga harus dibekali kemampuan untuk menghadapi perubahan zaman yang belum tentu dapat diprediksi.

Ia menekankan pentingnya menanamkan pola pikir dan karakter kepada anak-anak sejak dini. Sebab, tidak ada seorang pun yang benar-benar mengetahui seperti apa tantangan masa depan yang akan dihadapi generasi mendatang.

1785517338444

“Yang paling penting adalah karakter dan mindset. Kita tidak tahu masa depan akan seperti apa. Karena itu, karakter harus menjadi fondasi utama,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk pribadi yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan mampu memberikan manfaat di mana pun berada. Pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan, lanjutnya, harus menjadi landasan dalam membentuk akhlak dan perilaku.

“Kita tidak hanya berbicara tentang nanti kamu harus menjadi ini atau itu. Yang paling penting adalah bagaimana membentuk karakter. Di mana pun nanti kamu berada, kamu bisa bermanfaat, memiliki kejujuran, bertanggung jawab, dan disiplin,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia diciptakan dengan keunikan masing-masing, baik secara fisik maupun psikis. Karena itu, pendidikan harus memperhatikan pertumbuhan manusia secara utuh, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga karakter dan akhlaknya.

“Pengetahuan harus menjadi landasan karakter dan akhlak. Itulah yang menjadi bagian penting dari pendidikan,” ujarnya.

Bunda Literasi Kabupaten Bondowoso berharap gerakan literasi dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Budaya membaca diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dan gerakan bersama di tengah masyarakat.

Dengan budaya membaca yang kuat, generasi muda diharapkan memiliki wawasan luas, kemampuan berpikir kritis, serta karakter yang kokoh untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521