Beranda blog Halaman 5

10 Pasangan Jalani Isbat Nikah Tahap Pertama di Bondowoso, KUA Curahdami Perketat Verifikasi Berkas

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Curahdami, Mukti Ali, mengungkapkan bahwa terdapat 10 pasangan dari wilayahnya yang mengikuti pelaksanaan isbat nikah tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh legalitas perkawinan secara sah melalui penetapan Pengadilan Agama (PA).

Menurut Mukti Ali, pelaksanaan isbat nikah tahun ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 12 Desember 2025 dengan jumlah 125 pasangan, sementara tahap kedua dijadwalkan pada 19 Desember 2025 dengan jumlah 94 pasangan.

“Saat ini sedang berlangsung persidangan tahap pertama di Pengadilan Agama, yang turut dihadiri Asisten I, Inspektur, serta Kepala Dispendukcapil,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyerahan buku nikah bagi pasangan yang telah ditetapkan akan dilakukan pada acara resepsi Bupati Ngunduh Mantu, yang semula direncanakan berlangsung pada 23 Desember 2025 di Pendopo Bupati. Namun acara tersebut dimajukan menjadi 22 Desember 2025.

Untuk berkas isbat nikah tahap kedua, Mukti Ali menjelaskan bahwa berkas persidangan tanggal 19 Desember akan diserahkan terlebih dahulu ke KUA pada 17 Desember 2025. “Berkas ini akan segera kami input ke dalam SIMKAH. Pada 19 Desember, setelah nomor penetapan PA keluar, proses langsung dieksekusi,” jelasnya.

Mukti Ali menegaskan bahwa pihaknya menerapkan pelayanan super prima, terutama dalam proses verifikasi berkas. Setiap dokumen harus benar-benar valid sebelum KUA mengeluarkan surat pengantar isbat nikah.

Namun demikian, banyak peserta dari Kecamatan Curahdami yang tidak lolos verifikasi karena berkas dinilai kurang valid. Ia mencontohkan salah satu kasus di mana seorang peserta tercatat menikah pada 2021 dan telah memiliki anak berusia dua tahun, namun statusnya di administrasi masih tercatat sebagai duda. “Akta cerainya baru terbit pada Agustus 2025, sehingga tidak memenuhi syarat verifikasi,” ungkapnya.

Dengan adanya isbat nikah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kepastian hukum atas status perkawinan dan administrasi kependudukan yang lebih tertib.

1744129950993

Bondowoso Hadiri Sinergi Pembangunan dan Optimalisasi Pendapatan Daerah di Bangkalan

IMG-20250408-WA0090

Madura — Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, mewakili Bupati Bondowoso dalam agenda Sinergi Pembangunan dan Optimalisasi Penerimaan Daerah yang digelar di Bangkalan, Madura, Kamis (11/12/2025). Kegiatan strategis ini turut dihadiri Gubernur Jawa Timur dan sejumlah kepala daerah se-Jawa Timur.

Acara tersebut berfokus pada dua agenda utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi pendapatan daerah di lingkup Provinsi Jawa Timur.

Peresmian Kantor Bersama SAMSAT Bangkalan

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah peresmian Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Bangkalan. Kehadiran kantor baru ini menjadi langkah maju Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan efisiensi layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat Madura.

Kantor Bersama SAMSAT dirancang untuk mengintegrasikan tiga layanan utama, yaitu Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Jasa Raharja. Dengan integrasi ini, proses administrasi dan pembayaran pajak kendaraan menjadi lebih cepat, mudah, dan praktis bagi wajib pajak.

Kehadiran Sekda Bondowoso dalam peresmian tersebut mencerminkan dukungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso terhadap upaya provinsi dalam memperbaiki kualitas layanan publik.

Dukungan Bondowoso terhadap Pengembangan Geopark Ijen

Melalui Sekda, Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid turut menegaskan komitmen daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Geopark Ijen. Dalam forum regional tersebut, Bupati kembali menekankan bahwa Bondowoso sebagai bagian dari kawasan Geopark Ijen memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya lokal.

Dalam sambutannya yang disampaikan di hadapan perwakilan pemerintah daerah, akademisi, peneliti, dan komunitas lokal, Bupati menyatakan bahwa pengakuan global atas Geopark Ijen harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

> “Geopark Ijen adalah aset tak ternilai. Ini bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi juga tentang potensi luar biasa untuk pendidikan dan penelitian. Melalui Festival Taman Bumi dengan fokus pada riset dan pendidikan, kita memastikan bahwa pengembangan kawasan ini berjalan seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Inovasi dari riset di Ijen harus mampu menjawab tantangan lingkungan dan sosial ekonomi di daerah kita,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya integrasi hasil penelitian ilmiah ke dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjalin kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi serta lembaga penelitian, baik dari dalam maupun luar negeri. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan terobosan dalam pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan geoproduct berbasis kearifan lokal.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat, Bondowoso optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga ramah lingkungan serta berkelanjutan.

1744129950993

Bupati Bondowoso Terima Penghargaan Kemenkumham atas Dukungan Pembentukan POSBANKUM

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI sebagai daerah yang dinilai berkomitmen mendukung pembentukan Pos Bantuan Hukum Masyarakat (POSBANKUM).

Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (11/12/2025) malam, bertepatan dengan agenda peresmian POSBANKUM .

Dalam keterangan resminya, Bupati KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat akses layanan hukum bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

“Malam ini saya melanjutkan agenda Peresmian POSBANKUM, dan dalam kesempatan tersebut Kabupaten Bondowoso menerima penghargaan dari Kementerian Hukum RI sebagai daerah yang mendukung pembentukan POSBANKUM. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat layanan hukum bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bupati, keberadaan POSBANKUM diharapkan mampu memberikan kemudahan, pendampingan, serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan hukum yang adil dan terjangkau.

Dengan adanya POSBANKUM, pemerintah daerah berkomitmen mendorong terciptanya pelayanan hukum yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif.

 

1744129950993

Kawanan Pembobol SDN 3 Kedungringin Banyuwangi Berhasil Di Bekuk Polsek Muncar 

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – Kasus pencurian di SDN 3 Kedungringin, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terungkap. Tiga orang terduga pelaku telah diamankan, Kamis (11/12/2025).

Terduga pelaku masing-masing berinisial DA (37) dan NAC (33). Keduanya berdomisili di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Satu lainnya yakni MH (33), warga Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatra Utara.

Dalam melancarkan aksinya, kawanan pencuri tersebut merangsek masuk gedung sekolah dengan cara membobol gudang dan membawa kabur sejumlah barang.

Kejadian itu pertama kali diketahui pada Rabu (10/12/2025), sekira pukul 05.00 WIB oleh petugas kebersihan sekolah. Dia terkejut melihat pintu gudang sudah dalam keadaan rusak.

Petugas kebersihan kemudian mengadukan temuan itu kepada guru dan kepala sekolah, sebelum akhirnya mereka melaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Muncar.

“Setelah mendapat laporan, kami segera mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” kata Kapolsek Muncar, AKP Mujiono.

Setelah dilakukan penyelidikan secara mendalam, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan DA, NAC, dan MH, yang diduga terlibat dalam aksi pencurian di SDN 3 Kedungringin, Muncar.

“Anggota melakukan upaya paksa berupa penangkapan terhadap ketiga terduga pelaku. Selanjutnya mereka kita bawa ke Polsek Muncar,” ungkap Mujiono, Jumat (12/12/2025).

Selain menangkap terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, 1 set microphone wireless, adaptor, transmitter, tang, pahat, sound sistem, 2 roll kabel, 4 buah tinta, 2 printer, kipas angin, 1 unit motor Honda Vario 125 beserta kunci, hoodie, kaos, topi, ponsel, dan kunci gembok.

“Ketiga terduga pelaku sudah dilakukan penanganan dan dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHP,” pungkasnya. (mam)

1744129950993

Tebar Keberkahan, Curahdami Gelar Sema’an Khotmil Qur’an dan Sholawat di 100 Titik

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Menebar keberkahan Ratusan jamaah, santri, serta para penghafal Al-Qur’an (huffadh) memadati Pendopo Kecamatan Curahdami dalam pelaksanaan Sema’an Khotmil Qur’an dan Sholawat Bersama Huffadh, Selasa–Rabu (9–10/12/2025). Suasana religius dan khidmat terasa sejak awal kegiatan, seiring lantunan ayat suci dan sholawat yang mengalun tanpa henti.

Camat Curahdami, Guruh Purnama Putra, menjelaskan bahwa tahun ini kegiatan tidak hanya dipusatkan di pendopo, tetapi juga digelar serentak di 100 titik.

“Titik tersebut terbagi atas 50 lokasi untuk putra dan 50 lokasi untuk putri, sehingga pelaksanaan berlangsung lebih terkoordinasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Sekda Bondowoso Fathur Rozi, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Ketua Komisi II DPRD H. Tohari, Ketua PCNU Bondowoso KH. Abdul Qodir Syam, serta Ketua MUI Bondowoso KH. Asy’ari Fasya. Para kiai, tokoh agama, dan ustadz setempat memimpin pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran, sementara jamaah mengikuti dengan penuh kekhusyukan.

Lantunan sholawat yang menggema menambah kesyahduan acara, menguatkan suasana spiritual masyarakat Curahdami.

Camat Guruh menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antara ulama, santri, dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi media mempererat silaturahmi, namun juga sarana memperkuat kecintaan pada Al-Qur’an serta menumbuhkan semangat keagamaan di lingkungan Curahdami,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran para huffadh dapat mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.

“Sema’an Khotmil Qur’an dan Sholawat memberikan energi positif bagi lingkungan kita. Acara seperti ini harus terus dilestarikan karena menjadi pondasi moral bagi generasi muda Curahdami,” tegasnya.

Camat Guruh, yang baru dilantik pada 24 November 2025, menambahkan bahwa Kecamatan Curahdami akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara ulama, santri, masyarakat, dan pemerintah adalah kunci terwujudnya Curahdami yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.

1744129950993

Pekerja Pemecah Batu Hanyut di Sungai Badeng Ditemukan Meninggal 30 Km dari tempat pertama 

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi  –  Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Ponirin, pekerja pemecah batu yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Badeng di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Ponirin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi tubuhnya terkubur pasir sungai dan hanya menyisakan telapak kaki yang terlihat dipermukaan.

Jasad Ponirin ditemukan di aliran sungai Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi sekitar pukul 09.00 WIB. Jaraknya kurang lebih 30 kilometer dari lokasi awal korban hanyut.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra mengatakan korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan yang sedang melakukan melakukan pencarian bersama perangkat desa dan para relawan.

“Saat itu tim melakukan pencarian dengan perahu karet. Saat penyisiran itu, tim melihat adanya sebuah kaki yang terangkat diantara bebatuan dan terkubur pasir tepian aliran sungai,” kata Rama, Selasa (9/12/2025).

Sementara itu, Kepala Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setya Budi mengatakan, tubuh korban tertimbun pasir. Sehingga mengharuskan tim menggunakan sekop dalam proses evakuasi.

“Setelah dipastikan itu adalah korban. Jenazah kemudian dievakuasi,” kara Wahyu.

Wahyu menambahkan, operasi pencarian resmi ditutup dengan ditemukannya korban. “Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR resmi ditutup,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ponirin (50), dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Badeng di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jumat (5/12/2025) sore.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat koran bersama rekannya tengah bekerja memecah batu di tengah aliran sungai kawasan PLTMH Mikrohidro Sempol.

Korban sebenarnya sudah sempat diperingatkan untuk segera naik ke tepi sungai, namun peringatan itu tidak diindahkan. Beberapa menit kemudian, debit air semakin besar dan arus deras menyeret tubuh Ponirin. (mam)

1744129950993

Seorang Pria Pencari Kerang Ditemukan Tewas di Pantai Grajagan

IMG-20250408-WA0090

Banyuwangi – Seorang pria pencari kerang yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang di Perairan Bedul Segara Anakan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, telah berhasil ditemukan.

Korban berinisial FDI (29), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa pada Selasa (9/12/2025) pagi.

Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup di sekitar Pantai Grajagan sekitar pukul 05.30 WIB oleh nelayan setempat yang hendak berangkat melaut.

Kapolsek Purwoharjo, AKP Heru Slamet Hariyanto membenarkan membenarkan adanya temua jasad tersebut merupakan FDI yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.

“Jasad yang ditemukan di tepi Pantai Grajagan itu dipastikan adalah FDI yang dilaporkan hilang Senin kemarin,” kata Heru.

Penemuan korban bermula saat seorang nelayan setempat, hendak berangkat melaut. Ia tiba-tiba melihat tubuh manusia dalam posisi telungkup di tepi pantai.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Beberapa saat kemudian, petugas tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad pria pencari kerang tersebut.

Jasad korban kemudian dibawa ke Puskesmas Grajagan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kata Heru, tidak ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan atau penganiayaan.

Heru menambahkan, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan menganggap bahwa kejadian tersebut murni musibah.

“Korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Dusun Tambakrejo, Desa Bulurejo,” pungkasnya Kapolsek Purwoharjo . (mam)

1744129950993

Kementan Mantapkan Strategi HDDAP 2026, Percepatan Hortikultura Lahan Kering Digaspol

IMG-20250408-WA0090

Bali — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Pertemuan Teknis Nasional Proyek Pengembangan Hortikultura di Lahan Kering atau Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) pada 8–11 Desember 2025 di Bali. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi implementasi HDDAP pascarestrukturisasi tahun 2025, menyusun rencana kerja 2026, sekaligus menyosialisasikan mekanisme monitoring dan evaluasi di tingkat pusat maupun daerah.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran unit kerja Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dari tujuh provinsi dan 13 kabupaten lokasi proyek, konsultan pusat dan daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Kehadiran lembaga donor seperti Asian Development Bank (ADB) dan IFAD, bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas serta Kementerian Keuangan, semakin menegaskan kuatnya dukungan lintas lembaga terhadap percepatan pelaksanaan HDDAP sebagai proyek strategis nasional sektor hortikultura.

Para narasumber memaparkan berbagai materi, mulai dari arah kebijakan hortikultura nasional, strategi lembaga donor, penguatan kelembagaan agribisnis, teknologi budidaya lahan kering, sinkronisasi perencanaan 2026, penganggaran PHLN, hingga evaluasi kinerja penarikan dana HDDAP.

Program Komprehensif dari Hulu ke Hilir

Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Hotman Fajar Simanjuntak, menegaskan bahwa HDDAP merupakan program komprehensif yang dirancang untuk menjawab tantangan pengembangan hortikultura di lahan kering secara menyeluruh.

“Pertemuan ini kita rancang untuk menetapkan langkah strategis tahun 2026. Kami berharap HDDAP dapat terlaksana dengan baik, terarah, dan sesuai target. Program ini diproyeksi menjadi motor pengungkit peningkatan produksi, produktivitas, mutu, hingga ekspor komoditas hortikultura,” ujar Hotman.

HDDAP menyasar pengembangan hortikultura pada lahan seluas 10.000 hektare di 13 kabupaten pada tujuh provinsi. Program ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat melalui pendekatan klaster komoditas.

Restrukturisasi HDDAP pada 2025 juga melibatkan dua implementing agency baru, yaitu Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian serta Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Penambahan tersebut menuntut koordinasi yang lebih kuat dalam penyusunan rencana, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

“Sinergi antarunit menjadi kunci percepatan. Dengan restrukturisasi ini, perencanaan HDDAP akan semakin tajam dan dukungan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Penguatan Klaster, Penerapan GAP–GHP, dan Dukungan Infrastruktur

Pelaksanaan HDDAP mengacu pada Horticulture Cluster Development Plan (HCDP) yang memuat analisis kondisi fisik, sosial ekonomi, kebutuhan budidaya, pascapanen, pemasaran, hingga pengolahan. Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP) menjadi prioritas untuk memastikan produk yang dihasilkan aman konsumsi, bermutu tinggi, ramah lingkungan, serta memiliki ketertelusuran.

Program ini juga menyiapkan bangsal pascapanen modern sebagai pusat pengumpulan komoditas hortikultura, sekaligus mendukung suplai bahan pangan segar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Modernisasi Teknologi untuk Daya Saing Ekspor

Staf Khusus Menteri Pertanian, Sam Herodian, menegaskan bahwa sektor hortikultura menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim, krisis pangan, dan keterbatasan lahan.

“Kebijakan pembangunan hortikultura diarahkan pada peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, penguatan cold chain, serta penggunaan teknologi modern seperti perbenihan modern, aeroponik, mekanisasi, digital farming, hingga smart screen house. Ini menjadi kunci memperkuat daya saing ekspor hortikultura Indonesia,” jelasnya.

Indonesia menargetkan peningkatan ekspor buah tropis, tanaman obat, dan sayuran premium, serta memperkuat substitusi impor bawang putih, bawang merah, dan cabai.

Dukungan Daerah untuk Percepatan HDDAP

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Dewa Ketut Subawa, menyambut baik pelaksanaan HDDAP yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan pertanian Bali.

“Modernisasi lahan diharapkan mampu meningkatkan produksi, kualitas, dan pendapatan petani,” ujarnya.

Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekspor Hortikultura

Kementerian Pertanian berharap Pertemuan Teknis Nasional HDDAP Tahun 2025 dapat memperkuat penyelarasan kebijakan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di pusat dan daerah. HDDAP diharapkan menjadi pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan nilai tambah, serta memperluas pasar ekspor komoditas hortikultura Indonesia.(Im)

1744129950993

Hari Anti Korupsi ,KH. Abdul Hamid Wahid Tegaskan Perang Melawan Korupsi Bukan Sekadar Slogan

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum sebagai upaya memperkuat pemahaman serta komitmen aparatur terhadap pencegahan korupsi. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/12/2025)

Kegiatan itu turut dihadiri oleh jajaran aparatur pemerintah dan Kejaksaan Negeri Bondowoso sebagai narasumber.

Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa perang melawan korupsi bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata untuk menjamin masa depan daerah.

“Korupsi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merampas hak-hak rakyat dan menghambat kemajuan daerah,” tegasnya.

Bupati menekankan pentingnya momen Hari Antikorupsi Sedunia sebagai pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah agar terus menjaga integritas dalam setiap kebijakan maupun pelaksanaan tugas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bondowoso yang turut hadir memberikan materi penyuluhan.

“Kami sangat menghargai kehadiran Kejaksaan Negeri Bondowoso. Ini bukti bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama. Tanpa kolaborasi, upaya menciptakan pemerintahan yang bersih tidak akan optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mendorong seluruh aparatur pemerintah untuk mengikuti penyuluhan dengan serius dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas pelayanan publik.

Menurutnya, Bondowoso harus menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Setiap langkah kecil yang kita lakukan memiliki peran besar dalam membangun Bondowoso yang bersih. Integritas adalah fondasi, dan kita semua memegang kunci untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Bupati mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk terus menumbuhkan keberanian dan konsistensi dalam melawan berbagai bentuk korupsi.

Komitmen bersama tersebut, katanya, akan membawa Bondowoso menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.

Kegiatan penyuluhan hukum ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya pemerintahan yang bersih, sekaligus menjadi ruang refleksi dan penguatan integritas bagi seluruh aparatur di Kabupaten Bondowoso.

1744129950993

KHR Aza’im Hadir di Lapas Bondowoso, Sekda Fathor Rozi Apresiasi Pembinaan Spiritual Warga Binaan

IMG-20250408-WA0090

Bondowoso — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bondowoso menggelar kegiatan pengajian dan sholawat bersama Al-Mukarrom Kiai Haji Raden Ahmad Aza’im Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy tersebut mendapat apresiasi luas dari jajaran Lapas hingga Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Ketua Panitia, Samsul Arifin, dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda tersebut tidak hanya bertujuan memberikan siraman rohani kepada warga binaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang sedang melaksanakan magang.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kalapas atas dukungan penuh yang membuat acara dapat terselenggara dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Samsul menyerahkan sebuah buku biografi Ki As’ad Syamsul Arifin kepada Kalapas . Menurutnya, ketokohan Ki As’ad merupakan teladan besar dalam perjuangan, termasuk perannya bersama para anggota Darjiniyah di Ponjowongso yang terlibat dalam pertempuran 10 November di Surabaya.

“Semoga buku sejarah Ki As’ad ini dapat menjadi inspirasi bagi Kalapas dalam membina warga binaan agar lebih baik dan berdaya,” ujarnya.

Sekda Bondowoso Apresiasi Sinergi Lapas dan Mahasiswa

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathor Rozi,dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lapas IIB Bondowoso yang telah menjadi tuan rumah yang baik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan.

Sekda Fathor Rozi menegaskan bahwa kegiatan pengajian dan sholawat ini membawa manfaat besar, baik bagi mahasiswa maupun warga binaan yang membutuhkan pendampingan mental dan spiritual.

“Dengan hadirnya Kiai Aza’im, kita mendapatkan kesejukan hati, semangat, dan ilmu untuk menebarkan kebaikan. Semoga kegiatan ini menjadikan kita semakin cinta kepada Rasulullah dan menambah keberkahan dalam hidup,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Lapas, aparat penegak hukum, perguruan tinggi, dan tokoh agama terus diperkuat guna membangun karakter masyarakat Bondowoso menuju daerah yang thayyibatun wa rabbun ghafur.

Kalapas Bondowoso: Pembinaan Spiritual Jadi Komitmen

Kalapas Kelas IIB Bondowoso, Nunus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Universitas Ibrahimy dan mahasiswa magang. Menurutnya, kegiatan pengajian dan sholawat memiliki peran strategis dalam pembinaan mental dan spiritual warga binaan.

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya keterampilan, tetapi juga pembinaan keagamaan. Dukungan para kiai dan tokoh masyarakat menjadi energi positif bagi warga binaan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan untuk mewujudkan warga binaan yang produktif, berakhlak, dan siap kembali ke masyarakat.

1744129950993
0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Recent Posts

error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih