Bondowoso – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan. Salah satunya melalui Workshop Strategi Pengembangan Pemasaran UMKM Lokal di Era Digital yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Ampel (UINSA) Kelompok Sumber Canting.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam mendampingi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Menurut Ady Kriesna, membangun pola pikir dan mental masyarakat jauh lebih sulit dibandingkan membangun infrastruktur fisik. Karena itu, ia menilai langkah mahasiswa KKN UINSA memilih fokus pada pemberdayaan masyarakat merupakan keputusan yang patut diapresiasi.
“Membangun mental dan mengubah mindset tentu jauh lebih sulit daripada membangun fisik. Namun mahasiswa KKN UINSA justru memilih jalan yang penuh tantangan itu. Salut,” ujar Ady Kriesna,Jum’at 17/07/2026.
Ia berharap kegiatan serupa mampu meningkatkan literasi digital para pelaku UMKM sehingga mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Bondowoso.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi praktis mengenai strategi pemasaran digital. Mulai dari mengenali target konsumen, membangun identitas merek yang mudah diingat, hingga memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan marketplace sebagai sarana promosi dan penjualan.
Selain itu, peserta juga dibekali teknik membuat konten kreatif yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga mampu memberikan edukasi dan membangun kedekatan dengan konsumen.
Materi lain yang menjadi perhatian adalah pentingnya legalitas usaha, seperti kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka peluang pemasaran ke pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UINSA diharapkan mampu memotivasi pelaku UMKM di Bondowoso semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sehingga mampu meningkatkan omzet, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.














