Beranda Lensa Nusantara SIMATA Diterapkan di Bondowoso, Mutasi dan Promosi ASN Dipetakan Melalui Nine-Box Matrix

SIMATA Diterapkan di Bondowoso, Mutasi dan Promosi ASN Dipetakan Melalui Nine-Box Matrix

1784696982808

BONDOWOSO — Pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bondowoso memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Bondowoso mulai menerapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) untuk memetakan kinerja dan potensi ASN secara terukur dan terintegrasi dengan sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penerapan sistem ini menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menentukan arah pengembangan kompetensi, mutasi, hingga promosi ASN berdasarkan data yang tersedia dalam sistem.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, dalam rapat koordinasi di Sabha Bina Praja, Pemkab Bondowoso, Jumat, 18 September 2026.

Baca juga : Tak Perlu Open Bidding, Bondowoso Terapkan Manajemen Talenta ASN

Fathur Rozi menjelaskan, SIMATA bukan sekadar aplikasi pendataan ASN. Sistem tersebut dirancang untuk membaca sekaligus memetakan kinerja dan potensi setiap ASN sehingga pemerintah memiliki basis data dalam pengelolaan sumber daya manusia.

“Ini sebenarnya adalah Sistem Informasi Manajemen Talenta. Merupakan manajemen pengelolaan SDM yang terukur dan terintegrasi dengan BKN,” jelas Fathur Rozi.

Menurutnya, data ASN yang terdapat dalam aplikasi MyASN akan terintegrasi dengan sistem manajemen talenta. Data tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pemetaan untuk mengetahui posisi masing-masing ASN berdasarkan kinerja dan potensinya.

“Bukan hanya untuk mengidentifikasi, tetapi untuk memastikan sebenarnya seperti apa kinerja dan potensi masing-masing ASN,” ujarnya.

Sembilan Kotak Pemetaan ASN

Dalam SIMATA, kinerja dan potensi ASN dipetakan melalui matriks sembilan kotak (nine-box matrix). Pemetaan tersebut menempatkan ASN ke dalam kategori berdasarkan kombinasi tingkat kinerja dan potensi.

Fathur Rozi menjelaskan, terdapat sumbu kinerja dan sumbu potensi yang kemudian menghasilkan sembilan posisi pemetaan.

Dengan sistem tersebut, pemerintah daerah memiliki gambaran yang lebih terstruktur mengenai profil talenta ASN, termasuk pegawai yang memiliki kinerja tinggi maupun potensi pengembangan karier.

Data hasil pemetaan itu selanjutnya dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan kompetensi, mutasi, dan promosi ASN.

Fathur Rozi menyebut penerapan manajemen talenta juga dapat mempermudah proses pengisian jabatan tertentu.

“Memudahkan untuk melakukan mutasi dan promosi untuk eselon II tanpa open bidding,” katanya.

1785517338444

Ia menilai pemanfaatan sistem berbasis data tersebut dapat membuat pengelolaan ASN lebih efektif dan efisien, dengan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penerapan SIMATA di Bondowoso kini telah memasuki tahap peluncuran atau kick-off dan terhubung dengan sistem yang dikelola BKN.

ASN Diminta Aktif Perbarui Data

Kepala BKPSDM Bondowoso, Puspo Pranoto, menegaskan keberhasilan manajemen talenta sangat bergantung pada kelengkapan dan akurasi data ASN.

Ia menjelaskan, SIMATA akan memetakan kinerja dan potensi ASN ke dalam sembilan kotak. Hasil pemetaan tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kompetensi dan SDM, termasuk menjadi bahan pertimbangan dalam mutasi maupun promosi.

“SIMATA itu program untuk ASN. Bagaimana kinerja sama potensi masuk ke sembilan box,” ujar Puspo.

Karena itu, Puspo meminta ASN tidak pasif terhadap data kepegawaiannya. Setiap ASN diharapkan memperbarui data masing-masing melalui MyASN sehingga data yang digunakan dalam pemetaan benar-benar lengkap dan sesuai kondisi terbaru.

“Harapannya teman-teman ASN bisa meng-update data dirinya masing-masing di MyASN, sehingga tim memiliki data yang lengkap untuk dipertimbangkan untuk menempatkan pada posisi yang tepat, baik melalui mutasi maupun promosi dan sebagainya,” jelasnya.

Selain data individu ASN, Puspo menyebut terdapat sejumlah indikator yang digunakan dalam penilaian kinerja perangkat daerah. Di antaranya realisasi keuangan, kedisiplinan, DMS, serta persentase realisasi pengadaan melalui e-katalog.

Karier ASN Tak Lagi Sekadar Administrasi

Penerapan SIMATA menandai upaya Pemkab Bondowoso untuk membangun pengelolaan talenta ASN yang lebih sistematis. Kinerja dan potensi ditempatkan sebagai bagian dari data yang dapat digunakan dalam proses pengembangan karier.

Namun, sistem tersebut tidak berhenti pada aplikasi dan pemetaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan data yang dimasukkan benar-benar akurat serta hasil pemetaan digunakan secara konsisten sebagai bahan pertimbangan manajemen ASN.

Dengan demikian, SIMATA diharapkan bukan hanya menjadi sistem pencatat data pegawai, tetapi menjadi instrumen yang membantu pemerintah daerah menemukan, mengembangkan, dan menempatkan ASN sesuai kompetensi serta potensi yang dimilikinya.

Bagi ASN Bondowoso, penerapan sistem ini juga membawa pesan yang jelas: data kinerja dan potensi akan semakin memiliki peran dalam perjalanan karier mereka.

 

1784091984781
file_00000000d4ac720b8315be53dad5e2f1
file_00000000f3dc71f699615aa3d7e15c43
Screenshot_20260730-221521